Bagaimana Sikap Barcelona Terhadap Wacana Kemerdekaan Catalunya?

i-malut.com – Jakarta – Di La Liga Primera musim ini ada tiga klub yang berasal dari wilayah Catalunya. Bagaimana sikap politik mereka terhadap rencana memisahkan diri dari Spanyol?

Meski dilarang oleh Pemerintah Spanyol, publik Catalunya dikabarkan akan tetap menggelar referendum pada 1 Oktober. Referendum tersebut dilakukan untuk menentukan apakah Catalunya tetap menjadi bagian Spanyol atau memisahkan diri dan menjadi negara merdeka.

Pemerintah Spanyol menganggap referendum tersebut inkonstitusional dan memerintahkan polisi untuk menghalau upaya dilakukannya referendum. Rangkaian kejadian itu, sebagaimana dikutip dari Express, membuat Spanyol menghadapi salah satu situasi politik paling panas.

Yang menjadi perhatian besar di balik kisruh politik ini adalah bagaimana nasib FC Barcelona dan klub-klub lain yang berada di wilayah tersebut. La Liga dan otoritas Asosiasi Sepakbola Spanyol sudah menyatakan kalau Barca dan teman-temannya asal Catalunya tidak akan bisa main di Liga Spanyol andai Catalunya benar merdeka.

Bagaimana sebenarnya sikap Barcelona terhadap rencana kemerdekaan Catalunya?

Dikutip dari Marca, Barcelona pada beberapa hari lalu sudah menyatakan dukungan untuk memilih melepaskan diri dari Spanyol.

“Barca, sesuai dengan sejarah komitmetnya untuk melindiungi negara, demokrasi, kebebasan berekspresi dan hak untuk memilih. Akan terus mendukung apa yang dipilih oleh mayoritas penduduk Catalunya.”

Barcelona bukan satu-satunya klub asal Catalunya di La Liga. Ada juga Espanyol dan pendatang baru Girona.

Girona punya pandangan seperti Barcelona, mendukung referendum demi mendapat kemerdekaan. Sementara Espanyol menyatakan tidak akan mau terlibat dalam urusan politik.

“Penting untuk menjaga Espanyol dan dunia olahraga terlepas dari posisi sosial-politik yang penuh dengan omong kosong dan tanpa arti,” demikian pernyataan Espanyol melalui akun Twitter mereka beberapa hari lalu.

Masih menurut Marca, saat ini ada 11 klub sepakbola asal Catalunya yang berlaga di Liga Spanyol. Mereka tersebar dari level La Liga hingga beberapa tingkat di bawahnya.

Sumber : detik.com(raw/din)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Bagaimana Sikap Barcelona Terhadap Wacana Kemerdekaan Catalunya?

i-malut.com – Jakarta – Di La Liga Primera musim ini ada tiga klub yang berasal dari wilayah Catalunya. Bagaimana sikap politik mereka terhadap rencana memisahkan diri dari Spanyol?

Meski dilarang oleh Pemerintah Spanyol, publik Catalunya dikabarkan akan tetap menggelar referendum pada 1 Oktober. Referendum tersebut dilakukan untuk menentukan apakah Catalunya tetap menjadi bagian Spanyol atau memisahkan diri dan menjadi negara merdeka.

Pemerintah Spanyol menganggap referendum tersebut inkonstitusional dan memerintahkan polisi untuk menghalau upaya dilakukannya referendum. Rangkaian kejadian itu, sebagaimana dikutip dari Express, membuat Spanyol menghadapi salah satu situasi politik paling panas.

Yang menjadi perhatian besar di balik kisruh politik ini adalah bagaimana nasib FC Barcelona dan klub-klub lain yang berada di wilayah tersebut. La Liga dan otoritas Asosiasi Sepakbola Spanyol sudah menyatakan kalau Barca dan teman-temannya asal Catalunya tidak akan bisa main di Liga Spanyol andai Catalunya benar merdeka.

Bagaimana sebenarnya sikap Barcelona terhadap rencana kemerdekaan Catalunya?

Dikutip dari Marca, Barcelona pada beberapa hari lalu sudah menyatakan dukungan untuk memilih melepaskan diri dari Spanyol.

“Barca, sesuai dengan sejarah komitmetnya untuk melindiungi negara, demokrasi, kebebasan berekspresi dan hak untuk memilih. Akan terus mendukung apa yang dipilih oleh mayoritas penduduk Catalunya.”

Barcelona bukan satu-satunya klub asal Catalunya di La Liga. Ada juga Espanyol dan pendatang baru Girona.

Girona punya pandangan seperti Barcelona, mendukung referendum demi mendapat kemerdekaan. Sementara Espanyol menyatakan tidak akan mau terlibat dalam urusan politik.

“Penting untuk menjaga Espanyol dan dunia olahraga terlepas dari posisi sosial-politik yang penuh dengan omong kosong dan tanpa arti,” demikian pernyataan Espanyol melalui akun Twitter mereka beberapa hari lalu.

Masih menurut Marca, saat ini ada 11 klub sepakbola asal Catalunya yang berlaga di Liga Spanyol. Mereka tersebar dari level La Liga hingga beberapa tingkat di bawahnya.

Sumber : detik.com(raw/din)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER