Dolar AS melemah

i-malut.com, New York – Kurs dolar AS berakhir melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan di New York pada Rabu waktu setempat karena para investor mempertimbangkan sejumlah laporan data ekonomi.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,10 persen menjadi 93,471 pada akhir perdagangan menurut siaran kantor berita Xinhua.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1763 dolar AS dari 1,1748 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3247 dolar AS dari 1,3244 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7860 dolar AS dari 0,7833 dolar AS.

Dolar AS dibeli 112,79 yen Jepang, lebih rendah dari 112,92 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS meningkat menjadi 0,9749 franc Swiss dari 0,9740 franc Swiss, dan dolar turun menjadi 1,2476 dolar Kanada dari 1,2492 dolar Kanada.

Lapangan pekerjaan sektor swasta AS meningkat sebesar 135.000 pada September, jauh lebih rendah daripada angka Agustus di 228.000, menurut Laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP yang dirilis Rabu (4/10).

Laporan ADP sering dilihat sebagai pratinjau untuk data penggajian nonpertanian Amerika Serikat yang diawasi ketat, yang akan keluar pada Jumat (6/10) waktu setempat.

Sementara itu, aktivitas ekonomi di sektor nonmanufaktur meningkat pada September untuk bulan ke-93 berturut-turut, Institute for Supply Management (ISM) mengatakan pada Rabu (4/10).

Indeks nonmanufaktur ISM mencapai 59,8 persen pada September, mengalahkan ekspektasi pasar.

Para investor juga terus mengawasi Ketua Federal Reserve Janet Yellen, yang dijadwalkan akan menyampaikan sambutan pembukaan di Komunitas Perbankan dalam konferensi penelitian dan kebijakan abad ke-21 di St. Louis pada Rabu sore waktu setempat, untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai waktu kenaikan suku bunga berikutnya. (UU.A026)

Source : AntaraNews.com

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Dolar AS melemah

i-malut.com, New York – Kurs dolar AS berakhir melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan di New York pada Rabu waktu setempat karena para investor mempertimbangkan sejumlah laporan data ekonomi.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,10 persen menjadi 93,471 pada akhir perdagangan menurut siaran kantor berita Xinhua.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1763 dolar AS dari 1,1748 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3247 dolar AS dari 1,3244 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7860 dolar AS dari 0,7833 dolar AS.

Dolar AS dibeli 112,79 yen Jepang, lebih rendah dari 112,92 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS meningkat menjadi 0,9749 franc Swiss dari 0,9740 franc Swiss, dan dolar turun menjadi 1,2476 dolar Kanada dari 1,2492 dolar Kanada.

Lapangan pekerjaan sektor swasta AS meningkat sebesar 135.000 pada September, jauh lebih rendah daripada angka Agustus di 228.000, menurut Laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP yang dirilis Rabu (4/10).

Laporan ADP sering dilihat sebagai pratinjau untuk data penggajian nonpertanian Amerika Serikat yang diawasi ketat, yang akan keluar pada Jumat (6/10) waktu setempat.

Sementara itu, aktivitas ekonomi di sektor nonmanufaktur meningkat pada September untuk bulan ke-93 berturut-turut, Institute for Supply Management (ISM) mengatakan pada Rabu (4/10).

Indeks nonmanufaktur ISM mencapai 59,8 persen pada September, mengalahkan ekspektasi pasar.

Para investor juga terus mengawasi Ketua Federal Reserve Janet Yellen, yang dijadwalkan akan menyampaikan sambutan pembukaan di Komunitas Perbankan dalam konferensi penelitian dan kebijakan abad ke-21 di St. Louis pada Rabu sore waktu setempat, untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai waktu kenaikan suku bunga berikutnya. (UU.A026)

Source : AntaraNews.com

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER