Tenaga Kesehatan Kemenkes Tempati Puskesmas Terpencil

i-malut.com, TERNATE– Delapan tenaga medis individual dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, tahun 2017 yang ditempatkan di kecamatan terpencil di Kota Ternate,Kamis (05/10) tadi telah diterima langsung oleh Pemerintah kota Ternate di kantor Walikota Ternate.

Acara penyerahan dari pemerintah Provinsi Maluku Utara ke Kabupaten/Kota ini dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial, Mohdar Din yang mewakili
Walikota Ternate. Dengan telah dilakukannya serah terima para tenaga kesehatan individual puskesmas ini, maka 8 tenaga kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI siap bertugas memberikan pelayanan kesehatan di kota Ternate tepatnya di Puskemas Kecamatan Batang Dua dan Kecamatan Hiri.

Sebanyak 8 tenaga kesehatan khusus tenaga kesehatan individual puskesmas itu, sesuai dengan bidang tugas masing-masing dari perawat sampai dengan analisis.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, dr. Fathiyah Suma usai penyerahan, kepada Wartawan, mengatakan penyerahan tenaga kesehatan khusus itu, kota Ternate mendapatkan 8 tenaga medis, masing dibagi 5 orang ke puskesamas Mayau Kecamatan Batang Dua dan 3 orang tenaga medis ke Puskesmas Kecamatan Pulau Hiri.

Menurut dr. Fathiyah, penempatan 8 tenaga medis itu sama dengan penempatan tenaga nusantara (NS) lalu, yaitu selama 2 tahun lamanya. Hanya saja, kata Dia, ke delapan tenaga Medis tersebut, bentuk penugasannya secara individual.

” Mereka ini bertugas khsusus, namun tetap membantu program puskesmas untuk mencapai target pelayanan masyarakaat secara keseluruhan dengan basis program indonesia sehat dengan pendekatan keluarga,” jelas Dia.

Untuk itu, lanjut Fathiya secara teknis kedelapan orang tetap membantu menjalankan program-program pelayanan masyarakat dilapangan, sementara itu, lanjutnya, program tersebut di khususkan Kemenkes bagi daerah terluar, daerah kepulauan dan daerah perbatasan.

Untuk diketahui, ketiga orang tenaga Medis, Kamis tadi langsung dikirim ke Puskesmas kecamatan Hiri, begitupun untuk ke lima tenaga medis juga langsung diberangkatkan ke Batang Dua.

Fathiya juga berharap, agar kedelapan tenaga medis yang sudah ditempat itu, mampu bertanggung jawab, memberikan pelayanan yang baik juga betah di lokasi penugasan yang baru.
“Kita berharap mereka bisa berbaur dengan masyarakat disana,”” harap Fathiya.

Rep/Red : Uyat

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Satu Karyawan PT IWIP Meninggal Dunia, SPSI Bakal...

Sofifi -- Satu karyawan yang merupakan korban pada insiden ledakan tungku Smelter A PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, dinyatakan telah menghembuskan napas...

Kadis Tersangka, simak Komentar mereka Eks. Kadisdik Sula

Sanana -- Permasalahan Hukum yang tengah dihadapi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kepulauan Sula (Kepsul), Rifai Haitami, mendapat komentar beragam dari ASN Senior yang pernah juga menjabat sebagai Kadisdik Kepsul. Rifai...

Berkas Perkara menuju P21, Pelapor berharap Kadisdik Sula...

Sanana -- Berkas Kasus dugaan Pengancaman lewat media Elektronik yang dilaporkan oleh Saudara La Onyong Ode Ali alias Nyong alias Ongen dengan Terlapor Saudara Rifai Haitami alias Kafu, Oknum...

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Tenaga Kesehatan Kemenkes Tempati Puskesmas Terpencil

i-malut.com, TERNATE– Delapan tenaga medis individual dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, tahun 2017 yang ditempatkan di kecamatan terpencil di Kota Ternate,Kamis (05/10) tadi telah diterima langsung oleh Pemerintah kota Ternate di kantor Walikota Ternate.

Acara penyerahan dari pemerintah Provinsi Maluku Utara ke Kabupaten/Kota ini dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial, Mohdar Din yang mewakili
Walikota Ternate. Dengan telah dilakukannya serah terima para tenaga kesehatan individual puskesmas ini, maka 8 tenaga kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI siap bertugas memberikan pelayanan kesehatan di kota Ternate tepatnya di Puskemas Kecamatan Batang Dua dan Kecamatan Hiri.

Sebanyak 8 tenaga kesehatan khusus tenaga kesehatan individual puskesmas itu, sesuai dengan bidang tugas masing-masing dari perawat sampai dengan analisis.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, dr. Fathiyah Suma usai penyerahan, kepada Wartawan, mengatakan penyerahan tenaga kesehatan khusus itu, kota Ternate mendapatkan 8 tenaga medis, masing dibagi 5 orang ke puskesamas Mayau Kecamatan Batang Dua dan 3 orang tenaga medis ke Puskesmas Kecamatan Pulau Hiri.

Menurut dr. Fathiyah, penempatan 8 tenaga medis itu sama dengan penempatan tenaga nusantara (NS) lalu, yaitu selama 2 tahun lamanya. Hanya saja, kata Dia, ke delapan tenaga Medis tersebut, bentuk penugasannya secara individual.

” Mereka ini bertugas khsusus, namun tetap membantu program puskesmas untuk mencapai target pelayanan masyarakaat secara keseluruhan dengan basis program indonesia sehat dengan pendekatan keluarga,” jelas Dia.

Untuk itu, lanjut Fathiya secara teknis kedelapan orang tetap membantu menjalankan program-program pelayanan masyarakat dilapangan, sementara itu, lanjutnya, program tersebut di khususkan Kemenkes bagi daerah terluar, daerah kepulauan dan daerah perbatasan.

Untuk diketahui, ketiga orang tenaga Medis, Kamis tadi langsung dikirim ke Puskesmas kecamatan Hiri, begitupun untuk ke lima tenaga medis juga langsung diberangkatkan ke Batang Dua.

Fathiya juga berharap, agar kedelapan tenaga medis yang sudah ditempat itu, mampu bertanggung jawab, memberikan pelayanan yang baik juga betah di lokasi penugasan yang baru.
“Kita berharap mereka bisa berbaur dengan masyarakat disana,”” harap Fathiya.

Rep/Red : Uyat

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER