Atasi Krisi Air Bersih, Pemkot Akan Bangun Sumur Resapan

i-malut.com, TERNATE – Upaya Pemerintah kota (Pemkot) Ternate dalam menghadapi krisi air bersih beberapa wilayah di kota Ternate terus dilakukan. Dari rencana pembangunan sumur resapan sampai pemanfaatan air Danau Laguna yang berada di kelurahan Ngade kecamatan Ternate Selatan.

Pada Senin (09/10/2017), Pemkot Ternate bersama USAID dari Amerika dan instansi teknis terkiat melakukan rapat pembahasan, tindak lanjut dari MoU antara Pemkot dan USAID beberapa waktu lalu.

Sekedar diketahui wilayah kota Ternate sendiri merupakan wilayah tropis dan memiliki 2 musim yakni musim kemarau dan musim hujan, kurang memiliki kesiapan dalam menghadapi adanya dampak dan efek dari pemanasan global yang telah membuat iklim berubah-ubah dan tidak bisa diprediksi.

Dengan masalah itu, Pemkot Ternate terus berupaya untuk mengatasi krisis air dimasa-masa yang akan datang, apalagi saat ini, sumber air di kota Ternate sendiri tepatnya ake ga’ale PDAM kota Ternate sudah berkurang ditambah lagi dengan kepadatan penduduk terus bertambah.

Asisten II Setda kota Ternate Bahtiar Teng, usai melakukan pertemuan dengan tim Usaid Amerika dengan beberapa instansi/SKPD terkait, kepada wartawan i-malut.com, Senin (09/10/2017), mengatakan, tindaglanjut dari MoU beberapa bulan kemarin antara Pemkot dengan Usaid sudah mulai jalan. Kegiatan yang sudah jalan itu terkiat sanitasi dan air bersih, diantaranya kegaiatan sosialisasi dan workshop menyangkut dengan air bersih.

Menurut Bachtiar, saat ini yang dihadapi kota Ternate adalah masalah air bersih. Untuk itu,dia meminta masalah air bersih harus menjadi perhatian semua pihak.

“Sumber mata air di ake ga’ale saat ini sudah berkurang, untuk itu Pemerintah terus berupaya mencari solusi dengan membangun kerja sama dengan pihak-pihak lain, seperti MoU dengan USAID Amerika dan upaya pemerintah sendiri,” kata Bahtiar kepada wartawan.

Dikatakan, selain itu, tim USAID bersama dengan Pemkot Ternate juga membangunan komitmen dengan badan usaha milik negara (BUMN) dan badan usaha milik daerah (BUMD) melalui bantuan CSR mereka.
“Alhamdulillah komunikasi kita sudah direspon baik oleh BUMN,” ungkap Dia.Sehingga itu, Lanjut Bachtiar, dengan kerja sama tersebut, sudah dipastikan kedepannya Pemkot bersama dengan Tim berencana akan membangun kurang lebih 350 simur resapan di titik titik tertentu yang akan ditentukan oleh tim USID Amerika di bagian Ternate Utara.

Setelah disepakti oleh BUMN lanjut Dia, juga ada bantuan dukungan dana dari Bank-Bank Pemerintah.
“Beberapa waktu lalu kita dapat kucuran dana pertama dari Bank kurang lebih Rp 158 juta, dan akan ada bantuan dari Bank lainnya,” ungkap Bahtiar.

Dengan dana yang dikucurkan dari berbagai pihak ini, menurut Dia Rencana Pemkot Ternate sampai 2018 sudah akan membangun 350 simur resapan dititik-titik kawasan Ake Ga’ale.
“Jadi pembangunan simur resapan itu, dilakukan oleh tim yang kerja, dan sementara dalam pengkajian dilapangan,” ungkapnya lagi.

Kerja sama Pemkot Ternate dengan Usaid Amerika ini, kata Bahtiar dalam jangka waktu 5 tahun, sehingga simur resapan yang akan dibangun nanti dilakukan secara bertahap.
“Nah yang kita direncankan bersama, untuk mengatasi krisi air, kurang lebih 1000 simur resapan yang akan kita bangun selama 5 tahun dan simur resapan akan tersebar di kota Ternate,” jelas Dia.

Bahkan Bahtiar juga menjaminkan dengan simur resapan yang akan dibangun nanti, kedepannya bisa mengatasi masalah air bersih di kota Ternate dengan baik.

Rep/Red : Uyat

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Atasi Krisi Air Bersih, Pemkot Akan Bangun Sumur Resapan

i-malut.com, TERNATE – Upaya Pemerintah kota (Pemkot) Ternate dalam menghadapi krisi air bersih beberapa wilayah di kota Ternate terus dilakukan. Dari rencana pembangunan sumur resapan sampai pemanfaatan air Danau Laguna yang berada di kelurahan Ngade kecamatan Ternate Selatan.

Pada Senin (09/10/2017), Pemkot Ternate bersama USAID dari Amerika dan instansi teknis terkiat melakukan rapat pembahasan, tindak lanjut dari MoU antara Pemkot dan USAID beberapa waktu lalu.

Sekedar diketahui wilayah kota Ternate sendiri merupakan wilayah tropis dan memiliki 2 musim yakni musim kemarau dan musim hujan, kurang memiliki kesiapan dalam menghadapi adanya dampak dan efek dari pemanasan global yang telah membuat iklim berubah-ubah dan tidak bisa diprediksi.

Dengan masalah itu, Pemkot Ternate terus berupaya untuk mengatasi krisis air dimasa-masa yang akan datang, apalagi saat ini, sumber air di kota Ternate sendiri tepatnya ake ga’ale PDAM kota Ternate sudah berkurang ditambah lagi dengan kepadatan penduduk terus bertambah.

Asisten II Setda kota Ternate Bahtiar Teng, usai melakukan pertemuan dengan tim Usaid Amerika dengan beberapa instansi/SKPD terkait, kepada wartawan i-malut.com, Senin (09/10/2017), mengatakan, tindaglanjut dari MoU beberapa bulan kemarin antara Pemkot dengan Usaid sudah mulai jalan. Kegiatan yang sudah jalan itu terkiat sanitasi dan air bersih, diantaranya kegaiatan sosialisasi dan workshop menyangkut dengan air bersih.

Menurut Bachtiar, saat ini yang dihadapi kota Ternate adalah masalah air bersih. Untuk itu,dia meminta masalah air bersih harus menjadi perhatian semua pihak.

“Sumber mata air di ake ga’ale saat ini sudah berkurang, untuk itu Pemerintah terus berupaya mencari solusi dengan membangun kerja sama dengan pihak-pihak lain, seperti MoU dengan USAID Amerika dan upaya pemerintah sendiri,” kata Bahtiar kepada wartawan.

Dikatakan, selain itu, tim USAID bersama dengan Pemkot Ternate juga membangunan komitmen dengan badan usaha milik negara (BUMN) dan badan usaha milik daerah (BUMD) melalui bantuan CSR mereka.
“Alhamdulillah komunikasi kita sudah direspon baik oleh BUMN,” ungkap Dia.Sehingga itu, Lanjut Bachtiar, dengan kerja sama tersebut, sudah dipastikan kedepannya Pemkot bersama dengan Tim berencana akan membangun kurang lebih 350 simur resapan di titik titik tertentu yang akan ditentukan oleh tim USID Amerika di bagian Ternate Utara.

Setelah disepakti oleh BUMN lanjut Dia, juga ada bantuan dukungan dana dari Bank-Bank Pemerintah.
“Beberapa waktu lalu kita dapat kucuran dana pertama dari Bank kurang lebih Rp 158 juta, dan akan ada bantuan dari Bank lainnya,” ungkap Bahtiar.

Dengan dana yang dikucurkan dari berbagai pihak ini, menurut Dia Rencana Pemkot Ternate sampai 2018 sudah akan membangun 350 simur resapan dititik-titik kawasan Ake Ga’ale.
“Jadi pembangunan simur resapan itu, dilakukan oleh tim yang kerja, dan sementara dalam pengkajian dilapangan,” ungkapnya lagi.

Kerja sama Pemkot Ternate dengan Usaid Amerika ini, kata Bahtiar dalam jangka waktu 5 tahun, sehingga simur resapan yang akan dibangun nanti dilakukan secara bertahap.
“Nah yang kita direncankan bersama, untuk mengatasi krisi air, kurang lebih 1000 simur resapan yang akan kita bangun selama 5 tahun dan simur resapan akan tersebar di kota Ternate,” jelas Dia.

Bahkan Bahtiar juga menjaminkan dengan simur resapan yang akan dibangun nanti, kedepannya bisa mengatasi masalah air bersih di kota Ternate dengan baik.

Rep/Red : Uyat

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER