Disperindag Dapat Kucuran Dana APBN Rp 6 Miliyar

i-malut.com, TERNATE – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kota Ternate, akhirnya mendapatkan kucuran dana dari anggaran pendapatan belanja Negara (APBN) tahun 2017 sebesar Rp. 6 miliyar.

Kepala Disperindag kota Ternate, Nuryadhin Rachman, kepada wartawan i-malut.com, Kamis (12/10/2017), menjelaskan, kucuran dana sebesar Rp. 6 miliyar tersebut dikhususkan untuk pembuanguan pasar yang didalamnya akan ditempatkan berbagai jenis pedagang barito.

Pasar yang akan dibangun ini berdekatan dengan pas Los berlokasi dibelakang pasar percontohan atau tepatnya berlokasi di eks rombengan.

“Pembangunan pasar itu, akan dilakukan secepatnya setelah dilakukan pendatangan kontrak kerja bersama perusahan yang menangani proyek pembangunan pasar tersebut,” kata Yadhi ketika ditemui wartawan diseputaran Bandara Sultan Babullah, Kamis (12/10/2017).

Menurut Nuryadhin, Pasar tersebut dibangun hanya satu lantai saja dengan konstruksi baja, sehingga itu, untuk mempercepat pekerjaan pembangunan Pasar, pada jumat (13/10/2017) hari ini, para pedagang yang berjualan di eks pasar rombengan akan direlokasi ke tempat lain.

Fungsi pasar tersebut, menurut Yadhy, jika selesai dibangun para pedagang yang akan menempatinya dipilah sesuai pembagian zona komoditi masing-masing.

“Misalnya sayur, rica tomat sendiri, terus sayur manado juga sendiri, sayur masak dan lainnya, intinya nanti diklasifikasi bentuk usaha berdasarkan bentuk zonasinya, yang pasti selesai dibangun dulu baru kita pilah,” jelas Dia,

Selain itu, Yadhi pun menegaskan, jika setelah dibangun pasar Barito yang baru itu, para pedagang sudah tidak bisa lagi berjualan diluar gedung pasar. Jika masih ada pedagang yang berjualan, akan diterapkan sangsi.

Sementara, pelaksanaan sendiri ditargetkan 4 bulan mendatang sudah selesai dibangun, karena anggaran yang dikucurkan adalah APBN 2017 sehingga penyelesaiannya juga harus di 2017.
“Tetapi, ada Juknis susulan dari kementerin yang diberi waktu tambahan dua tiga bulan, selain itu, ada juga dua cara yang dipakai, pertama PP nomor 9 pasal 1 diberikan jedah waktu selama 50 hari setelah masa kontrak, yang kedua kita akan minta ke kementrian untuk diperpanjng masa kerjanya, yang jelas pekerjaan ini akan cepat karena konstruksinya baja,” pungkasnya.

Rep/Red : (Uyat)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Drupadi BMI Malut Desak Polda Malut Usut Tuntas...

Ternate -- Drupadi Bintang Muda Indonesia (BIM) Maluku Utara (Malut), desak Polda Malut untuk segera mengusut tuntas kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh salah satu oknum Polisi berpangkat Briptu pada...

Dampingi Luhut Resmi Pabrik Bahan Baku Batrai, Bupati...

Labuha -- Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), ikut mendampingi Menteri Koordinator bidang kemaritiman, Luhut Bizar Pandjaitan, dalam peresmian Pabrik bahan baku baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia yang memproduksi...

Lagi, Jembatan Pitago Bailengit Rusak

Tobelo -- Sangat memprihatinkan, jembatan Wailamo yang menghubungkan Desa Pitago dan Desa Bailengit Kecamatan Kao Barat Kabupaten Halmahera Utara, lagi-lagi kembali rusak. Padahal, jembatan tersebut belum lama ini telah...

Dinas P3A Malut Bakal Kawal Kasus Pemerkosaan di...

Sofifi -- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Maluku Utara (Malut) akan mengawal kasus pemerkosaan terhadap korban yang masih dibawah umur, yang diduga dilakukan oknum Polisi di...

Kembali marak, Babinsa Waiman ingatkan warga terkait Bahaya...

Sanana, Perang terhadap Corona Virus Disease atau Covid-19 belum selesai, bahkan kini ada varian baru terkait virus ini. Untuk itu Pemerintah Indonesia, mulai dari Pusat maupun Daerah kembali mengingatkan...

Bergerak Cepat, DPD BMI Malut Mengakar Hingga ke-Pelosok...

Ternate -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bintang Muda Indonesian (BMI) Maluku Utara, gencar melakukan sosialisasi serta konsolidasi dan verifikasi faktual, guna membentuk DPC Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku Utara (Malut). Hal ini...

Besok, Disdik Kota Ternate Lounching Sekolah Insklusif di...

Ternate - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ternate pada Rabu 23 Juni 2021 besok akan Lounching Sekolah Insklusif, bertempat SD Negeri 6 Kota Ternate, Kelurahan Kampung Makasar Barat, Kota Ternate...

Sambut kedatangan Mendagri Tito Karnavian, APMS pasang baliho...

Sanana -- Aliansi Peduli Masyarakat Sula atau APMS kepada media ini memberikan penjelasan terkait Sikap Bupati Sula memutasi dan merotasi 57 jabatan termasuk menon-jobkan Sekda Kepulauan Sula, sebagai perbuatan...

Babinsa Sekom Pelopori Giat Bhakti, ajak Warga dan...

Sanana -- Kelompok Masyarakat Desa yang mempunyai paradigma maju dan berpikir positif adalah suatu kekuatan dan aset untuk membangun sebuah Desa, ditambah lagi dengan Kelompok Mahasiswa dalam satuan tugas...

BERITA UTAMA

Dampingi Luhut Resmi Pabrik Bahan Baku Batrai, Bupati...

Labuha -- Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), ikut mendampingi Menteri Koordinator bidang kemaritiman, Luhut Bizar Pandjaitan, dalam peresmian Pabrik...

Maslan Jabat PLH Sekda Halsel, Helmi Dikabarkan Sakit

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), mengangkat Maslan Hi. Hasan,SH,M.Si, Kepala Bagian (Kabag) organisasi sebagai Asisten Perekonomian dan...

ARTIKEL TERKAIT

Disperindag Dapat Kucuran Dana APBN Rp 6 Miliyar

i-malut.com, TERNATE – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kota Ternate, akhirnya mendapatkan kucuran dana dari anggaran pendapatan belanja Negara (APBN) tahun 2017 sebesar Rp. 6 miliyar.

Kepala Disperindag kota Ternate, Nuryadhin Rachman, kepada wartawan i-malut.com, Kamis (12/10/2017), menjelaskan, kucuran dana sebesar Rp. 6 miliyar tersebut dikhususkan untuk pembuanguan pasar yang didalamnya akan ditempatkan berbagai jenis pedagang barito.

Pasar yang akan dibangun ini berdekatan dengan pas Los berlokasi dibelakang pasar percontohan atau tepatnya berlokasi di eks rombengan.

“Pembangunan pasar itu, akan dilakukan secepatnya setelah dilakukan pendatangan kontrak kerja bersama perusahan yang menangani proyek pembangunan pasar tersebut,” kata Yadhi ketika ditemui wartawan diseputaran Bandara Sultan Babullah, Kamis (12/10/2017).

Menurut Nuryadhin, Pasar tersebut dibangun hanya satu lantai saja dengan konstruksi baja, sehingga itu, untuk mempercepat pekerjaan pembangunan Pasar, pada jumat (13/10/2017) hari ini, para pedagang yang berjualan di eks pasar rombengan akan direlokasi ke tempat lain.

Fungsi pasar tersebut, menurut Yadhy, jika selesai dibangun para pedagang yang akan menempatinya dipilah sesuai pembagian zona komoditi masing-masing.

“Misalnya sayur, rica tomat sendiri, terus sayur manado juga sendiri, sayur masak dan lainnya, intinya nanti diklasifikasi bentuk usaha berdasarkan bentuk zonasinya, yang pasti selesai dibangun dulu baru kita pilah,” jelas Dia,

Selain itu, Yadhi pun menegaskan, jika setelah dibangun pasar Barito yang baru itu, para pedagang sudah tidak bisa lagi berjualan diluar gedung pasar. Jika masih ada pedagang yang berjualan, akan diterapkan sangsi.

Sementara, pelaksanaan sendiri ditargetkan 4 bulan mendatang sudah selesai dibangun, karena anggaran yang dikucurkan adalah APBN 2017 sehingga penyelesaiannya juga harus di 2017.
“Tetapi, ada Juknis susulan dari kementerin yang diberi waktu tambahan dua tiga bulan, selain itu, ada juga dua cara yang dipakai, pertama PP nomor 9 pasal 1 diberikan jedah waktu selama 50 hari setelah masa kontrak, yang kedua kita akan minta ke kementrian untuk diperpanjng masa kerjanya, yang jelas pekerjaan ini akan cepat karena konstruksinya baja,” pungkasnya.

Rep/Red : (Uyat)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER