Lanal Ternate Tenggelamkan Satu Kapal Filipina

i-malut.com, TERNATE – Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Ternate kembali menenggelamkan 1 unit kapal nelayan asing asal Filipina, Selasa (17/10).

Kapal baja jenis FB/LB Rashell DH-10 ukuran 35 Gross Tonasse (GT) ini ditenggelam secara ramah lingkungan tanpa bahan peledak dengan cara dilubangi.

Penenggelaman kapal tersebut berlangsung di kedalaman 20 meter dengan jarak sekitar 40 meter dari seputaran perairan tepat depan Taman Nukila Ternate.

Danlanal Ternate Kolonel Laut (P) Rizaldi mengatakan, kapal yang ditenggelamkan itu merupakan satu dari empat kapal yang berhasil ditangkap oleh KRI Karel Satsuit Tubun 356, di perairan kawasan Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia, Morotai, pada 11 Juni 2016 lalu.

Tiga kapal lainnya yang diamankan kata Rizaldi, telah dimusnahkan, diantaranya dua kapal yakni F/B Rashell, dan F/B Yanreyd diledakan di perairan antara Pulau Ternate dan Tidore, sementara kapal baja KM. Santo Nino Aqua 4 dimusnahkan dengan cara dipotong.

“Ada empat kapal, dua kapal kita ledakan sesuai instruksi Ibu Menteri, kemudian satu pamboat sudah berhasil kita potong dan kita musnahkan, dan terakhir ini, kita tenggelamkan. Maka empat kapal tangkapan dari Karel Satsuit Tubun 356 sudah kita selesaikan tugas penenggelaman,” jelas Rizaldi.

Lanjut dia, pihaknya akan terus berupaya untuk menjaga perairan laut Malut dari praktek ilegal fishing nelayan asing yang dampaknya merugikan negara.

“Untuk berikutnya manakala ada instruksi-instruksi lebih lanjut dari tingkat pimpinan di atas terkait tentang ilegal fishing, kita akan melaksanakan sesuai dengan arahan dan perintah komando,” tandasnya.

Sementara itu, dimusnahkan kapal asing tersebut maka bertambah pula satu objek wisata bawah laut di sekitar perairan depan Taman Nukila Ternate, selain KM. Pari, dan bus bekas yang sebelumnya telah ditenggelamkan.

Diketahui, kegiatan penenggelaman kapal tersebut turut dihadiri Danrem 152/Babullah, Wakapolda Ternate, Kajari Ternate, Kapolres Ternate dan Setda Kota Ternate.

Rep/Red : (savi)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Lanal Ternate Tenggelamkan Satu Kapal Filipina

i-malut.com, TERNATE – Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Ternate kembali menenggelamkan 1 unit kapal nelayan asing asal Filipina, Selasa (17/10).

Kapal baja jenis FB/LB Rashell DH-10 ukuran 35 Gross Tonasse (GT) ini ditenggelam secara ramah lingkungan tanpa bahan peledak dengan cara dilubangi.

Penenggelaman kapal tersebut berlangsung di kedalaman 20 meter dengan jarak sekitar 40 meter dari seputaran perairan tepat depan Taman Nukila Ternate.

Danlanal Ternate Kolonel Laut (P) Rizaldi mengatakan, kapal yang ditenggelamkan itu merupakan satu dari empat kapal yang berhasil ditangkap oleh KRI Karel Satsuit Tubun 356, di perairan kawasan Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia, Morotai, pada 11 Juni 2016 lalu.

Tiga kapal lainnya yang diamankan kata Rizaldi, telah dimusnahkan, diantaranya dua kapal yakni F/B Rashell, dan F/B Yanreyd diledakan di perairan antara Pulau Ternate dan Tidore, sementara kapal baja KM. Santo Nino Aqua 4 dimusnahkan dengan cara dipotong.

“Ada empat kapal, dua kapal kita ledakan sesuai instruksi Ibu Menteri, kemudian satu pamboat sudah berhasil kita potong dan kita musnahkan, dan terakhir ini, kita tenggelamkan. Maka empat kapal tangkapan dari Karel Satsuit Tubun 356 sudah kita selesaikan tugas penenggelaman,” jelas Rizaldi.

Lanjut dia, pihaknya akan terus berupaya untuk menjaga perairan laut Malut dari praktek ilegal fishing nelayan asing yang dampaknya merugikan negara.

“Untuk berikutnya manakala ada instruksi-instruksi lebih lanjut dari tingkat pimpinan di atas terkait tentang ilegal fishing, kita akan melaksanakan sesuai dengan arahan dan perintah komando,” tandasnya.

Sementara itu, dimusnahkan kapal asing tersebut maka bertambah pula satu objek wisata bawah laut di sekitar perairan depan Taman Nukila Ternate, selain KM. Pari, dan bus bekas yang sebelumnya telah ditenggelamkan.

Diketahui, kegiatan penenggelaman kapal tersebut turut dihadiri Danrem 152/Babullah, Wakapolda Ternate, Kajari Ternate, Kapolres Ternate dan Setda Kota Ternate.

Rep/Red : (savi)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER