Kota Ternate, Jadi Contoh Kota Layak Pemuda di Malut

i-malut.com, TERNATE – Kementerian Pemuda dan Olahraga menggagas program Kota Layak Pemuda (KLP) 2017. Program tersebut merupakan sebuah fondasi untuk memperkuat pembinaan dan pemberdayaan pemuda di tiap wilayah Indonesia. Program ini diluncurkan sejak 2016 lalu oleh Menpora Imam Nahrawi.

Kota Ternate bisa dibilang menjadi satu dari puluhan kota yang menjadi percontohan, bahkan Kota Ternate merupakan satu-satunya kota/Kabupaten di Maluku Utara yang masuk dalam kategori Kota layak Pemuda dari 514 Kabupaten/Kota di Indonesia oleh Tim dari Kemenpora.

Melalui program Kota Layak Pemuda 2017 tim Kemenpora dan penilai dari KLP telah melakukan verifikasi di kota Ternate, pada Sabtu (21/10/2017) pekan kemarin.

Verifikasi yang dilakukan oleh Tim Kemenpora ini, juga dilakukan dibeberapa kota di Indonesia yang memiliki standar dan potensi menjadi KPL.

Sekedar diketahui bahwa, Kota layak pemuda akan diberikan atau dicanangkan oleh pemerintah pusat karena telah mencapai sejumlah indikator yang ditetapkan oleh Kemenpora, antara lain dukungan Perda tentang kepemudaan (regulasi), ruang dan tempat berekspresi dan kreasi pemuda (infrastruktur), keaktifan organisasi kepemudaan dan komunitas pemuda serta hal-hal yang bersifat positif lainnya.

Pada kesempatn itu, bertempat diaula kantor Dispora kota Ternate, salah satu Tim Penilai Kota Layak Pemuda tingkat Nasional Rahmat AS, mengatakan kota Ternate sendiri masuk dalam 20 besar kota yang layak disebut sebagai Kota Layak Pemuda dengan berbagai indikatornya.

“Jadi penilaian kami itu, bagaimana peran Pemkot dari kepeduliannya membangun generasi muda di kota Ternate, termasuk regulasi di dalamnya maupun keaktifan organisasi,” kata Rahmat kepada Wartawan, Sabtu (21/10/2017).

Menurut Rahmat, pihaknya selain melakukan verifikasi juga melakukan pertemuan dengan sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP), pertemuan dengan OKP ini Kata Rahmat untuk mengetahui apa saja yang disenergikan dengan Pemkot dalam program-program kepemudaan.

“Ternyata, dari semua penelusuran kami dan masukan semua, pemerintah kota Ternate sangat aktif membantu kegiatan organisasi kepemudaannya baik secara materi maupun secara moril,” ungkap Tim Penilai Kota Layak Pemuda tingkat Nasional ini.

Setalah melakukan pertemuan itu, pihaknya juga sempat mengunjungi beberapa lokasi kegiatan pemuda seperti tempat wirausaha pemuda kampung dan sekretariat organisasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) cabang Ternate.

” Senin besok (red-hari ini) kami sudah langsung plenokan dan kota Ternate layak masuk 10 besar dengan predikat Utama,” katanya.

Sementara untuk penghargaanya sendiri lanjut Dia, akan diberikan langsung oleh Manpora, pada perayaan Hari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober di kota Padang, Sumatera Barat nanti.

Dengan penjelasan dari tim tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) kota Ternate, Sukarjan Hirto sangat optimis kota Ternate akan mendapat predikat Utama karena saat ini sudah ada di 20 besar.

Sukarjan menjelasakan dalam program KLP terdapat tiga kategori pemenang yakni Pratama, Madya dan Utama dan kota Ternate sendiri masuk ke 10 besar bersama kota-kota lainnya di Indonesia.” pungkas Dia.

Rep/Red : (Uyat)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

Babinsa Fuata ikut Sosialisasikan Filariasis ke Warga Desa

Sanana -- Baru-baru ini Bintara Pemuda Desa (Babinsa), di Desa Fuata-Kec. Sulabesi Selatan, Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Serda. Yusran Fataruba ikut mensosialisasikan penyakit Kaki Gajah (Filariasis) kepada Masyarakat Desa,...

Akhirnya Pemprov Malut Hentikan Proses Produksi Dilokasi Smelter...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), ditanggapi serius oleh Pemprov melalui Dinas Tenaga...

KASN sebut mutasi massal pejabat di Sula sebagai...

Sanana -- Komisi Aparatur Sipil Negara atau KASN akhirnya angkat bicara terkait mutasi massal yang dilakukan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM). Sumardi, S.E., M.Si asisten Komisioner KASN...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Kota Ternate, Jadi Contoh Kota Layak Pemuda di Malut

i-malut.com, TERNATE – Kementerian Pemuda dan Olahraga menggagas program Kota Layak Pemuda (KLP) 2017. Program tersebut merupakan sebuah fondasi untuk memperkuat pembinaan dan pemberdayaan pemuda di tiap wilayah Indonesia. Program ini diluncurkan sejak 2016 lalu oleh Menpora Imam Nahrawi.

Kota Ternate bisa dibilang menjadi satu dari puluhan kota yang menjadi percontohan, bahkan Kota Ternate merupakan satu-satunya kota/Kabupaten di Maluku Utara yang masuk dalam kategori Kota layak Pemuda dari 514 Kabupaten/Kota di Indonesia oleh Tim dari Kemenpora.

Melalui program Kota Layak Pemuda 2017 tim Kemenpora dan penilai dari KLP telah melakukan verifikasi di kota Ternate, pada Sabtu (21/10/2017) pekan kemarin.

Verifikasi yang dilakukan oleh Tim Kemenpora ini, juga dilakukan dibeberapa kota di Indonesia yang memiliki standar dan potensi menjadi KPL.

Sekedar diketahui bahwa, Kota layak pemuda akan diberikan atau dicanangkan oleh pemerintah pusat karena telah mencapai sejumlah indikator yang ditetapkan oleh Kemenpora, antara lain dukungan Perda tentang kepemudaan (regulasi), ruang dan tempat berekspresi dan kreasi pemuda (infrastruktur), keaktifan organisasi kepemudaan dan komunitas pemuda serta hal-hal yang bersifat positif lainnya.

Pada kesempatn itu, bertempat diaula kantor Dispora kota Ternate, salah satu Tim Penilai Kota Layak Pemuda tingkat Nasional Rahmat AS, mengatakan kota Ternate sendiri masuk dalam 20 besar kota yang layak disebut sebagai Kota Layak Pemuda dengan berbagai indikatornya.

“Jadi penilaian kami itu, bagaimana peran Pemkot dari kepeduliannya membangun generasi muda di kota Ternate, termasuk regulasi di dalamnya maupun keaktifan organisasi,” kata Rahmat kepada Wartawan, Sabtu (21/10/2017).

Menurut Rahmat, pihaknya selain melakukan verifikasi juga melakukan pertemuan dengan sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP), pertemuan dengan OKP ini Kata Rahmat untuk mengetahui apa saja yang disenergikan dengan Pemkot dalam program-program kepemudaan.

“Ternyata, dari semua penelusuran kami dan masukan semua, pemerintah kota Ternate sangat aktif membantu kegiatan organisasi kepemudaannya baik secara materi maupun secara moril,” ungkap Tim Penilai Kota Layak Pemuda tingkat Nasional ini.

Setalah melakukan pertemuan itu, pihaknya juga sempat mengunjungi beberapa lokasi kegiatan pemuda seperti tempat wirausaha pemuda kampung dan sekretariat organisasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) cabang Ternate.

” Senin besok (red-hari ini) kami sudah langsung plenokan dan kota Ternate layak masuk 10 besar dengan predikat Utama,” katanya.

Sementara untuk penghargaanya sendiri lanjut Dia, akan diberikan langsung oleh Manpora, pada perayaan Hari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober di kota Padang, Sumatera Barat nanti.

Dengan penjelasan dari tim tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) kota Ternate, Sukarjan Hirto sangat optimis kota Ternate akan mendapat predikat Utama karena saat ini sudah ada di 20 besar.

Sukarjan menjelasakan dalam program KLP terdapat tiga kategori pemenang yakni Pratama, Madya dan Utama dan kota Ternate sendiri masuk ke 10 besar bersama kota-kota lainnya di Indonesia.” pungkas Dia.

Rep/Red : (Uyat)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER