5 Tersangka Kasus Judi Kartu Remi, Naik Tahap II

i-malut.com, Ternate – Lima tersangka kasus perjudian Kartu Remi jenis Sambung tulang, yakni Saleh latulanit (46), seorang PNS, Budi P hamzah (39) mantan anggota polri, Abdul Rahman Suleman (38), Robby Tuwaidan (47) mantan anggota TNI, Chairil muhmmad (60), Sudah di serahkan tahap II ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate.

Kasi Pidum Kejari Ternate, Windra SH kepada i-malut.com Kamis (26/10/2017) membenarkan, bahwa pihaknya telah menerima Surat Penahanan Tingkat Penuntutan Nomor : PRINT-471.S.2.10/Ep.2/10/2017, untuk kelima tersangka dari Penyidik Polres Ternate pada Rabu 25 Okober 2017 kemarin, ” kelimanya langsung di bawa ke Rutan untuk menunggu sidang pada 13 November 2017 mendatang. Kami sudah terima berkas tahap II tersangka serta barang buktinya,” katanya

Lanjut dia, Kata Windra, Pasal yang di terapkan yakni pasal 303 ayat 1 sub pasal 303 Bis ayat 1 Jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana, berdasarkan hasil pemeriksaan berkas dari penyidik di peroleh bukti yang cukup kuat, para tersangka di duga kuat melakukan tindak pidana yang dapat dikenakan penahanan, dan di khawtirkan akan dilarikan diri merusak dan menghilangkan barang bukti dan atau memgulangi tindak pidana oleh karena itu dianggap perlu untuk mengeluarkan surat perintah. Untuk itu, kelima tersangka di tahan di Rutan Ternate selama 20 hari terhitung sejak 25 Oktober 2017 sampai dengan 13 November 2017 mendatang.

Kronologisnya, kepolisian Resor (Polres) Ternate telah meringkus 5 orang pemain Judi Remi di Kelurahan Muhajirin, Kecamatan Ternate Tengah, tepatnya di samping toko Bangunan Tiga Roda pada Minggu 8 Oktober 2017 lalu, sekitar pukul 11.30 wit. Untuk itu, barang bukti yang di amankan berupa 108 lambar kartu remi dan Uang tunai senilai Rp 250.000.

Rep/Red : (savi)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

5 Tersangka Kasus Judi Kartu Remi, Naik Tahap II

i-malut.com, Ternate – Lima tersangka kasus perjudian Kartu Remi jenis Sambung tulang, yakni Saleh latulanit (46), seorang PNS, Budi P hamzah (39) mantan anggota polri, Abdul Rahman Suleman (38), Robby Tuwaidan (47) mantan anggota TNI, Chairil muhmmad (60), Sudah di serahkan tahap II ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate.

Kasi Pidum Kejari Ternate, Windra SH kepada i-malut.com Kamis (26/10/2017) membenarkan, bahwa pihaknya telah menerima Surat Penahanan Tingkat Penuntutan Nomor : PRINT-471.S.2.10/Ep.2/10/2017, untuk kelima tersangka dari Penyidik Polres Ternate pada Rabu 25 Okober 2017 kemarin, ” kelimanya langsung di bawa ke Rutan untuk menunggu sidang pada 13 November 2017 mendatang. Kami sudah terima berkas tahap II tersangka serta barang buktinya,” katanya

Lanjut dia, Kata Windra, Pasal yang di terapkan yakni pasal 303 ayat 1 sub pasal 303 Bis ayat 1 Jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana, berdasarkan hasil pemeriksaan berkas dari penyidik di peroleh bukti yang cukup kuat, para tersangka di duga kuat melakukan tindak pidana yang dapat dikenakan penahanan, dan di khawtirkan akan dilarikan diri merusak dan menghilangkan barang bukti dan atau memgulangi tindak pidana oleh karena itu dianggap perlu untuk mengeluarkan surat perintah. Untuk itu, kelima tersangka di tahan di Rutan Ternate selama 20 hari terhitung sejak 25 Oktober 2017 sampai dengan 13 November 2017 mendatang.

Kronologisnya, kepolisian Resor (Polres) Ternate telah meringkus 5 orang pemain Judi Remi di Kelurahan Muhajirin, Kecamatan Ternate Tengah, tepatnya di samping toko Bangunan Tiga Roda pada Minggu 8 Oktober 2017 lalu, sekitar pukul 11.30 wit. Untuk itu, barang bukti yang di amankan berupa 108 lambar kartu remi dan Uang tunai senilai Rp 250.000.

Rep/Red : (savi)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER