OTT Pertama Polda Malut, Kepala KSOP Ternate ditangkap.

i-malut.com, Ternate – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut), berhasil mengamankan 3 (tiga) orang terkait dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di Hotel Merana Arche Kelurahan Tanah Raja, Kecamatan Ternate tengah, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara (malut), kamis 9 November 2017 lalu,

Ketiganya ditangkap dan diamankan beserta barang bukti (BB) uang tunai sekitar RP. 190.420.000, di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
” untuk ketiga orang sudah dilakukan penahanan dan sudah di tingkatkan ke penyidikan ” ungkap Masrur, Direktur Reskrimsus Polda Malut, kepada i-malut.com Sabtu (11/11/2017), saat dikonfirmasi via WhatsApp.

Dalam operasi senyap tersebut, Kepala KSOP Kelas II Ternate, HM alias Hengky Mainassy (57) adalah salah satu yang ditangkap Ditreskrimsus Polda Malut, beserta AR, alias Abdul Rasyid (32) PNS KSOP ternate yang juga sebagai panitia lelang dan BS alias Bonefasius Sitanggang (47) pemilik PT. Kelincimas Perdana.
” ketiganya masih dalam pemeriksaan oleh penyidik ” jelas masrur

Sementara barang bukti (BB) uang tunai senilai RP. 190.420.000, diduga kuat, adalah uang suap (gratifikasi) untuk kepentingan memenangkan PT. Kelincimas Perdana milik Bonefasius Sitanggang, pada proses pelelangan untuk Paket Pekerjaan Docking Kapal Perintis R-65 Pangkalan Ternate.
“diduga gratifikasi /suap proyek doking kapal” kata masrur

Sekedar diketahui, proses pelelangan untuk paket pekerjaan Docking Kapal Perintis R-65 Pangkalan Ternate dengan nilai HPS sebesar Rp. 2.424.663.000 yang bersumber dari APBN tahun 2017, telah selesai atau telah diumumkan pemenangnya oleh panitia pelelangan melalui situs resminya sejak tanggal 20 september 2017. Pada situs resmi tersebut, PT. Kelincimas Perdana sebagai pemenang tender dengan nilai penawaran sebesar Rp. 2.357.300.000, serta nilai terkoreksinya sebesar Rp. 2.357.300.000.

Rep/Red : (Savi)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

Babinsa Fuata ikut Sosialisasikan Filariasis ke Warga Desa

Sanana -- Baru-baru ini Bintara Pemuda Desa (Babinsa), di Desa Fuata-Kec. Sulabesi Selatan, Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Serda. Yusran Fataruba ikut mensosialisasikan penyakit Kaki Gajah (Filariasis) kepada Masyarakat Desa,...

Akhirnya Pemprov Malut Hentikan Proses Produksi Dilokasi Smelter...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), ditanggapi serius oleh Pemprov melalui Dinas Tenaga...

KASN sebut mutasi massal pejabat di Sula sebagai...

Sanana -- Komisi Aparatur Sipil Negara atau KASN akhirnya angkat bicara terkait mutasi massal yang dilakukan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM). Sumardi, S.E., M.Si asisten Komisioner KASN...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

OTT Pertama Polda Malut, Kepala KSOP Ternate ditangkap.

i-malut.com, Ternate – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut), berhasil mengamankan 3 (tiga) orang terkait dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di Hotel Merana Arche Kelurahan Tanah Raja, Kecamatan Ternate tengah, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara (malut), kamis 9 November 2017 lalu,

Ketiganya ditangkap dan diamankan beserta barang bukti (BB) uang tunai sekitar RP. 190.420.000, di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
” untuk ketiga orang sudah dilakukan penahanan dan sudah di tingkatkan ke penyidikan ” ungkap Masrur, Direktur Reskrimsus Polda Malut, kepada i-malut.com Sabtu (11/11/2017), saat dikonfirmasi via WhatsApp.

Dalam operasi senyap tersebut, Kepala KSOP Kelas II Ternate, HM alias Hengky Mainassy (57) adalah salah satu yang ditangkap Ditreskrimsus Polda Malut, beserta AR, alias Abdul Rasyid (32) PNS KSOP ternate yang juga sebagai panitia lelang dan BS alias Bonefasius Sitanggang (47) pemilik PT. Kelincimas Perdana.
” ketiganya masih dalam pemeriksaan oleh penyidik ” jelas masrur

Sementara barang bukti (BB) uang tunai senilai RP. 190.420.000, diduga kuat, adalah uang suap (gratifikasi) untuk kepentingan memenangkan PT. Kelincimas Perdana milik Bonefasius Sitanggang, pada proses pelelangan untuk Paket Pekerjaan Docking Kapal Perintis R-65 Pangkalan Ternate.
“diduga gratifikasi /suap proyek doking kapal” kata masrur

Sekedar diketahui, proses pelelangan untuk paket pekerjaan Docking Kapal Perintis R-65 Pangkalan Ternate dengan nilai HPS sebesar Rp. 2.424.663.000 yang bersumber dari APBN tahun 2017, telah selesai atau telah diumumkan pemenangnya oleh panitia pelelangan melalui situs resminya sejak tanggal 20 september 2017. Pada situs resmi tersebut, PT. Kelincimas Perdana sebagai pemenang tender dengan nilai penawaran sebesar Rp. 2.357.300.000, serta nilai terkoreksinya sebesar Rp. 2.357.300.000.

Rep/Red : (Savi)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER