Komitmen Sekolah/Madrasah Swasta

Oleh : Safri Kamaria, SPd.,MPd
Kepala Seksi Sistim Informasi Pendidikan
Kanwil Maluku Utara

Salah satu masalah pendidikan yang kita hadapi hingga saat ini adalah masalah Mutu atau kualitas pendidikan, mutu/kualitas pendidikan dalam konteks ini biasanya dikaitkan dengan tinggi rendahnya nilai (angka) hasil belajar peserta didik pada satuan dan jenjang pendidikan tertentu dengan standar yang ditetapkan secara nasional.

Terhadap kepentingan kulitas pendidikan yang demikian itu, Negara menerapkan sistim Ujian Nasional salah satu tujuannya adalah untuk mengukur ketercapaian kualitas dari aspek kognitif, hasil Ujian Nasional menjadi barometer pengambilan keputusan oleh pengambil kebijakan untuk kepentingan pengelolaan pendidikan selanjutnya, dalam kondisi ini, tinggi rendahnya ketercapaian kualitas ranah kognitif tentu akan menjadi dasar perumusan kebijakan apakah sebuah Sekolah/Madrasah perlu dibenahi atau tidak, dari aspek mana yang perlu dibenahi dan seterusnya.

persoalannya adalah, perlakuan program peningkatan mutu oleh pemerintah tidak pandang bulu, standar mutu sama untuk semua lembaga pendidikan, apakah negeri atau swasta.

Sementara itu, keberpihakan anggaran termasuk sarana prasarana berbeda sangat signifikan, bukan hanya antara negeri dan swasta tetapi juga antar daerah, kondisi ini tentu kita semua tahu, betapa kesenjangan itu ada di depan mata dan terjadi bertahun tahun.

Bagi Sekolah/Madrasah Swasta, kondisi demikian sebenarnya sangat memberatkan, karena ditengah keterbatasan (anggaran, sarpras,guru,dll) mereka harus berjibaku menghadapi tuntuan yang sama (Mutu) dengan Sekolah/Madrasah Negeri.

Meskipun demikian, Komitmen Sekolah/Madrasah tidak pernah surut, keterbatasan anggaran dan sarpras melatih mereka untuk tetap eksis dan tidak “berteriak” apalagi menyalahkan pengambil kebijakan, mereka terus bekerja keras untuk memperbaiki mutu pendidikan, karena ada hal lain yang lebih penting dari sekedar menyediakan bangunan berkaca dan anggaran milyaran rupiah, yaitu anak-anak bangsa yang memerlukan pelayanan pendidikan.

Karena itu, sangat disayangkan kalau Sekolah/Madrasah Negeri yang hampir semua kebutuhannya dibiayai Daerah/Negera masih berteriak kekurangan sana sini, dan lantang menyalahkan pengambil kebijakan.

Bagaimana jika dalam kondisi anggaran, sarpras, ketersediaan guru, dan akses pendidikan yang berbeda sangat siginifikan tetapi sama dalam hal mutu antara Swasta/Negeri? Masih pantaskah kita lantang berteriak bahwa anggaran kita kurang dan berhutang demi mutu? Masih kuatkah komitmen kita untuk tetap mendidik dengan ihlas dan mengajar berkualitas?

Sekolah/Madrasah Swasta, Komitmenmu ditengah keterbatasan demi mencerdaskan anak bangsa patut saya beri hormat.

Semoga,…

 

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Hadiri Giat Kementrian Agama, Ketum Sinode ke Morotai

Tobelo — Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Di Halmahera (GMIH), Pdt. Demianus Ice, usai mendampingi Kapolda Malut dalam kegiatan Vaksinasi Rabu kemarin di Uniera Tobelo, kini sempatkan waktu berkunjung...

KPPD Desa Gosoma, Minta Pemda Halut Bertanggung Jawab

Tobelo — Komunitas Pemuda Pemerhati Desa (KPPD) Gosoma Kecamatan Tobelo, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara (Halut), bertanggung jawab atas proses Pilkades yang berlangsung di desa setempat. Informasi disampaikan langsung...

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Komitmen Sekolah/Madrasah Swasta

Oleh : Safri Kamaria, SPd.,MPd
Kepala Seksi Sistim Informasi Pendidikan
Kanwil Maluku Utara

Salah satu masalah pendidikan yang kita hadapi hingga saat ini adalah masalah Mutu atau kualitas pendidikan, mutu/kualitas pendidikan dalam konteks ini biasanya dikaitkan dengan tinggi rendahnya nilai (angka) hasil belajar peserta didik pada satuan dan jenjang pendidikan tertentu dengan standar yang ditetapkan secara nasional.

Terhadap kepentingan kulitas pendidikan yang demikian itu, Negara menerapkan sistim Ujian Nasional salah satu tujuannya adalah untuk mengukur ketercapaian kualitas dari aspek kognitif, hasil Ujian Nasional menjadi barometer pengambilan keputusan oleh pengambil kebijakan untuk kepentingan pengelolaan pendidikan selanjutnya, dalam kondisi ini, tinggi rendahnya ketercapaian kualitas ranah kognitif tentu akan menjadi dasar perumusan kebijakan apakah sebuah Sekolah/Madrasah perlu dibenahi atau tidak, dari aspek mana yang perlu dibenahi dan seterusnya.

persoalannya adalah, perlakuan program peningkatan mutu oleh pemerintah tidak pandang bulu, standar mutu sama untuk semua lembaga pendidikan, apakah negeri atau swasta.

Sementara itu, keberpihakan anggaran termasuk sarana prasarana berbeda sangat signifikan, bukan hanya antara negeri dan swasta tetapi juga antar daerah, kondisi ini tentu kita semua tahu, betapa kesenjangan itu ada di depan mata dan terjadi bertahun tahun.

Bagi Sekolah/Madrasah Swasta, kondisi demikian sebenarnya sangat memberatkan, karena ditengah keterbatasan (anggaran, sarpras,guru,dll) mereka harus berjibaku menghadapi tuntuan yang sama (Mutu) dengan Sekolah/Madrasah Negeri.

Meskipun demikian, Komitmen Sekolah/Madrasah tidak pernah surut, keterbatasan anggaran dan sarpras melatih mereka untuk tetap eksis dan tidak “berteriak” apalagi menyalahkan pengambil kebijakan, mereka terus bekerja keras untuk memperbaiki mutu pendidikan, karena ada hal lain yang lebih penting dari sekedar menyediakan bangunan berkaca dan anggaran milyaran rupiah, yaitu anak-anak bangsa yang memerlukan pelayanan pendidikan.

Karena itu, sangat disayangkan kalau Sekolah/Madrasah Negeri yang hampir semua kebutuhannya dibiayai Daerah/Negera masih berteriak kekurangan sana sini, dan lantang menyalahkan pengambil kebijakan.

Bagaimana jika dalam kondisi anggaran, sarpras, ketersediaan guru, dan akses pendidikan yang berbeda sangat siginifikan tetapi sama dalam hal mutu antara Swasta/Negeri? Masih pantaskah kita lantang berteriak bahwa anggaran kita kurang dan berhutang demi mutu? Masih kuatkah komitmen kita untuk tetap mendidik dengan ihlas dan mengajar berkualitas?

Sekolah/Madrasah Swasta, Komitmenmu ditengah keterbatasan demi mencerdaskan anak bangsa patut saya beri hormat.

Semoga,…

 

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER