Pemuda Gangguan Jiwa Dianiaya Hingga Tewas.

i-malut.com, Ternate – Pasang Suami-Istri (Pasutri) Yulis Umar (38) dan Sitna Husen (32) serta Anton Jumati (24), warga Kelurahan Afe Taduma RT 06/ RW 02 Kecamatan Pulau ternate, diduga telah menganiaya seorang lelaki yang di ketahui memiliki keterbelakangan mental (Gangguan Jiwa) bernama Naji Husen (29) hingga tewas pada Rabu (22/11/2017).

Kapolsek Ternate Pulau, Iptu Lamasa kepada i-malut.com, Rabu (22/11/2017) membenarkan, bahwa pihaknya telah mendengar kejadian tersebut berdasarkan laporan masyarakat, seketika pihaknya langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) di RT 06/ RW 02 Kelurahan Taduma. Pihaknya juga telah meminta keterangan 2 orang saksi dan sudah ada laporan polisinya sehingga ke tiga pelaku sudah di amankan di Mapolsek Ternate Pulau.

“ iya kami sudah amankan 3 pelaku tersebut dan diantaranya pemilik rumah suami istri dan satu pemuda, kami sudah mengambil keterangan dua orang saksi diantara masing-masing, Sinta Umar dan Radia Umar ” Ujar Lamasa

Menurut kronologinya, awalnya korban yang mengalami gangguan jiwa itu melakukan pengrusakan dengan cara memukul rumah pelaku sehingga menyebabkan barang-barang di dalam rumah pelaku rusak. selain itu korban juga meminta uang kepada pelaku (Istri) Sitna Husen, namun pelaku tidak memiliki uang sehingga, korban langsung memukul pelaku dengan menggunakan tangannya. Tak terima dengan perlakuan korban, pelaku pun emosi yang kemudian mengambil potongan kayu balok dan langsung memukul korban berulang kali mengenai badan serta kepala korban hingga terjatuh di tanah.

Melihat kejadian tersebut beberapa masyarakat sekitar tempat kejadian datang dan melerai. Merasa tak puas, pelaku pelaku memanggil suaminya yang berada dirumah orang tua pelaku. Tanpa banyak tanya, Yulis Umar (Pelaku) langsung menghampiri dan memanggil korban namun korban merontak dan melakukan perlawanan. Yulis Umar (Pelaku) kemudian memukul korban sebanyak 1 (satu) kali yang mengenai bagian mata sebelah kiri,

“ setelah memukul korban, kedua pelaku menidurkan korban di ruangan televisi, terdapat luka lebam di bagian mata sebelah kiri korban, sedangkan untuk kedua pelaku dan barang bukti berupa potongan kayu balok telah di bawa dan diamankan di Mapolsek Pulau Ternate. “ ujarnya.

Diketahui, sekitar pukul 16.00 WIT sore tadi (Rabu-red) korban meninggal dunia, dan pada malam ini korban akan di bawa ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate untuk di lakukan visum guna kepentingan penyidikan penyidik. Ketiga pelaku sudah diamankan di sel tahanan Mapolsek Ternate Pulau, sementara pelaku di kenakan pasal 351 ayat 3 dan pasal 170 tentang penganiayaan dan pengeroyokan yang mengakibatkan kematian,

“ kami sudah koordinasi dengan pihak keluarga agar korban harus di visum untuk kepentingan penyidik dan keluarga korban bersedia”  Jelasnya “malam ini kami akan bawa ke rumah sakit untuk di visum“ ungkapnya.

Rep/Red : (savi)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Siap-Siap, Guru yang ‘Lompat’ Duduki Jabatan Struktural Bakal...

Labuha - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), bakal mengembalikan sejumlah pegawai fungsional (guru) yang saat ini menduduki jabatan struktural disejumlah SKPD, baik Eselon II, III dan IV,...

Soal Tunggakan 1 Milyar di PDAM, Pemkot Ternate...

Ternate -- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate masih menunggak pada Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) kurang lebih 1 Milyar. Tunggakan tersebut terjadi saat Pemkot Ternate menempati X-Kantor Gubernur. Walikota Ternate M....

Langkah Cepat Nakertrans Malut Selidiki Insiden Kebakaran di...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pada Selasa, 15 Juni 2021 kemarin, menelan korban luka bakar sebanyak 6 orang karyawannya. Insiden ini langsung...

Usai dilantik Ramli Tidore nyatakan PKS siap bantu...

Sanana -- Acara Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus MPD, DPD dan DED, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Kab. Pulau Taliabu (Pultab) yang di...

Babinsa Bajo, PAM Kunker Wabup Kepsul

Sanana -- Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bajo-Kec. Sanana Utara, Koptu. Arifin Kemhay, baru-baru ini melakukan Pengamanan (PAM) bersama Bhabinkamtibmas dan Petugas lainnya, mengawal Kunjungan Kerja (Kunker-red) Wakil Bupati (Wabup)...

LSM LIRA Malut Mengutuk Keras Pemukulan Wartawan Binpers...

Ternate -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Rakyat Indonesia (LIRA) Maluku Utara (Malut), mengutuk keras tindakan pemukulan terhadap salah satu wartawan Berita Investigasi Nasional (Binpers) Biro Maluku Utara. Ketua LSM...

EGP dengan teguran Gubernur, Ningsih terus lakukan Pergantian

Sanana -- Anjing menggongong Kafilah tetap berlalu menjadi pribahasa yang tepat untuk menggambarkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dibawah Kepemimpinan Kepala Daerah (Bupati-red) Fifian Adeningsih Mus. Bagaimana tidak,...

F-Demokrat DPRD Kepsul, ingatkan Bupati Penyerapan DAK 2021

Sanana -- Fraksi Demokrat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula (Kepsul), mengingatkan Bupati Kepsul, Fifian Adeningsih Mus terkait penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021. Melalui Sekretaris Ajis...

Geser Jabatan Disdukcapil, Masyarakat Jadi Korban

Sanana -- Ketika muncul pertanyaan, apakah Kebijakan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM) melakukan Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan yang tidak sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,...

BERITA UTAMA

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

ARTIKEL TERKAIT

Pemuda Gangguan Jiwa Dianiaya Hingga Tewas.

i-malut.com, Ternate – Pasang Suami-Istri (Pasutri) Yulis Umar (38) dan Sitna Husen (32) serta Anton Jumati (24), warga Kelurahan Afe Taduma RT 06/ RW 02 Kecamatan Pulau ternate, diduga telah menganiaya seorang lelaki yang di ketahui memiliki keterbelakangan mental (Gangguan Jiwa) bernama Naji Husen (29) hingga tewas pada Rabu (22/11/2017).

Kapolsek Ternate Pulau, Iptu Lamasa kepada i-malut.com, Rabu (22/11/2017) membenarkan, bahwa pihaknya telah mendengar kejadian tersebut berdasarkan laporan masyarakat, seketika pihaknya langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) di RT 06/ RW 02 Kelurahan Taduma. Pihaknya juga telah meminta keterangan 2 orang saksi dan sudah ada laporan polisinya sehingga ke tiga pelaku sudah di amankan di Mapolsek Ternate Pulau.

“ iya kami sudah amankan 3 pelaku tersebut dan diantaranya pemilik rumah suami istri dan satu pemuda, kami sudah mengambil keterangan dua orang saksi diantara masing-masing, Sinta Umar dan Radia Umar ” Ujar Lamasa

Menurut kronologinya, awalnya korban yang mengalami gangguan jiwa itu melakukan pengrusakan dengan cara memukul rumah pelaku sehingga menyebabkan barang-barang di dalam rumah pelaku rusak. selain itu korban juga meminta uang kepada pelaku (Istri) Sitna Husen, namun pelaku tidak memiliki uang sehingga, korban langsung memukul pelaku dengan menggunakan tangannya. Tak terima dengan perlakuan korban, pelaku pun emosi yang kemudian mengambil potongan kayu balok dan langsung memukul korban berulang kali mengenai badan serta kepala korban hingga terjatuh di tanah.

Melihat kejadian tersebut beberapa masyarakat sekitar tempat kejadian datang dan melerai. Merasa tak puas, pelaku pelaku memanggil suaminya yang berada dirumah orang tua pelaku. Tanpa banyak tanya, Yulis Umar (Pelaku) langsung menghampiri dan memanggil korban namun korban merontak dan melakukan perlawanan. Yulis Umar (Pelaku) kemudian memukul korban sebanyak 1 (satu) kali yang mengenai bagian mata sebelah kiri,

“ setelah memukul korban, kedua pelaku menidurkan korban di ruangan televisi, terdapat luka lebam di bagian mata sebelah kiri korban, sedangkan untuk kedua pelaku dan barang bukti berupa potongan kayu balok telah di bawa dan diamankan di Mapolsek Pulau Ternate. “ ujarnya.

Diketahui, sekitar pukul 16.00 WIT sore tadi (Rabu-red) korban meninggal dunia, dan pada malam ini korban akan di bawa ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate untuk di lakukan visum guna kepentingan penyidikan penyidik. Ketiga pelaku sudah diamankan di sel tahanan Mapolsek Ternate Pulau, sementara pelaku di kenakan pasal 351 ayat 3 dan pasal 170 tentang penganiayaan dan pengeroyokan yang mengakibatkan kematian,

“ kami sudah koordinasi dengan pihak keluarga agar korban harus di visum untuk kepentingan penyidik dan keluarga korban bersedia”  Jelasnya “malam ini kami akan bawa ke rumah sakit untuk di visum“ ungkapnya.

Rep/Red : (savi)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...