Pengawas Proyek Jalan Desa Lede Di Tikam Pekerjanya Sendiri

i-malut.com, Ternate – Seorang Pengawas proyek pekerjaan jalan di Kecamatan Lede, Kabupaten Kepulauan Taliabu, bernama Haryono La Uju (40) warga Desa Lede, di tikam salah satu pekerjanya bernama La Ata (36) warga Desa Langganu, pada Sabtu 2 Desember 2017 siang tadi sekitar pukul 4.00 WIT.

Informasi yang di himpun media ini, bahwa kejadian bermula ketika korban dan pelaku terlibat cecok di lokasi kerja. Korban yang kesal kepada pelaku karena tidak berkerja, dan menggunakan mobil operasional untuk jalan-jalan, sehingga membuat korban marah.

Pelaku yang merasa bersalah langsung melanjutkan pekerjaannya sebagaimana biasa. Namun siapa sangka, sesaat setelah cekcok antara korban dan pelaku, diam-diam pelaku menyimpan dendam terhadap korban, dan tak berselang lama, pelaku melampiaskan amarahnya dengan menikan korban menggunakan pisau, tepat di sebelah kiri perut korban.

” Saat itu pelaku dan korban cecok di depan saya, pelaku menyimpan dendam karena malu dimarahi korban, dan tidak lama kemudian saya dengar korban ditikam oleh pelaku di jalan, ” kata Deny warga Desa Langganu, Kecamatan Lede kepada i-Malut.com Sabtu 2 Desember 2017.

Jufita (36) adik kandung korban, saat di temui di Puskesmas Lede mengatakan, kalau hukum itu di tegakan, maka dirinya meminta agar pelaku secepatnya ditangkap oleh petugas dan di proses sesuai undang-undang yang berlaku. Menurut Jufita kakaknya ditikam oleh pelaku atas dasar suruhan orang tertentu.

” Kakakku (Korban) saat itu sedang kerja sebagai pengawas pembuatan jalan di Kecamatan Lede, dan pelaku melakukan penikaman atas suruhan orang-orang pemerintahan yang tidak suka sama kakakku, dan kalau boleh petugas Satgas Yonif Raider secepatnya menangkan pelaku yang melarikan diri itu, ” harap Jufita.

Terpisah, Danton Satgas OPS Pamrahwan Maluku dan Maluku Utara Yonif Raider Khusus 732/Banau Koki SSK- III Lede, Sertu Gamal saat dimintai keterangan mengatakan, saat itu pihaknya sedang berjaga di pos, tiba-tiba datang seorang saksi bernama Nuradin Umur (40) warga Dusun Saban Jaya Desa Balohang Kecamatan Lede, melaporkan kejadian penikaman tersebut. Merespon laporan tersebut, pihaknya lansung turun ke TKP dan membawa korban ke Pos Satgas untuk di amankan. Setelah itu korban di larikan ke Puskesmas Lede menggunakan ambulance untuk mendapatkan perawatan medis, Namun karena peralatan Puskesmas tidak mendukung, korban pun di rujuk ke Rumah Sakit bobong untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Bobong pada pukul 17.00 sabtu sore tadi, menggunakan perahu fiber kecil (Jonson) yang dikawal oleh dua anggota Satgas serta Isteri korban,

” Setelah kami terima informasi tersebut kami langsung amankan korban di pos dan memanggil ambulance untuk evakuasi korban ke puskesmas agar mendapatkan pertolongan pertama, karena korban kehilangan banyak darah, ” ujarnya.

Foto Korban saat dilarikan ke Puskesma Lede

Lanjut dia, saat itu, Kepolisian yang bertugas di Lede sedang tidak berada di tempat, sehingga masyarakat meminta agar pihaknya segera menangkap pelaku, untuk itu, pihaknya harus berkoordinasi dengan pihak kepolisian. TIdak lama kemudain Bhabinkamtibmas Desa Lede, Brigpol La Ode Basri tiba di puskesmas. Di saat yang sama, 3 anggota Yonif Raider Khusus 732/Banau tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri ke gunung, apabila pelaku berhasil diamankan maka akan di serahkan ke Bhabinkamtibmas dan selanjutnya diserahkan ke Polsek Bobong untuk di proses lebih lanjut.

” kami di sini tidak bisa berbuat apa-apa, akan tetapi setiap masalah kenapa masyakarat selalu meminta pertolongan kepada kami, mau tidak mau kami harus turun saat masyarakat melakukan pengaduan kepada kami” katanya, ” kami lihat sebenarnya polisi juga ada yang bertugas di Kecamatan Lede, tapi kenapa masyarakat lebih suka melaporkan dan meminta kami menyelesaikan kasus-kasus yang menimpa masyarakat ” tuturnya.

Diketahui, lokasi korban di tikam oleh pelaku tepat di depan rumah Ibu Hj Siti Aminah, RT 01/RW 02, Dusun Takjiba, Desa Lede Kecamatan Lede, Kabupaten Pulau Taliabu.

Rep/Red : (sdn)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Pengawas Proyek Jalan Desa Lede Di Tikam Pekerjanya Sendiri

i-malut.com, Ternate – Seorang Pengawas proyek pekerjaan jalan di Kecamatan Lede, Kabupaten Kepulauan Taliabu, bernama Haryono La Uju (40) warga Desa Lede, di tikam salah satu pekerjanya bernama La Ata (36) warga Desa Langganu, pada Sabtu 2 Desember 2017 siang tadi sekitar pukul 4.00 WIT.

Informasi yang di himpun media ini, bahwa kejadian bermula ketika korban dan pelaku terlibat cecok di lokasi kerja. Korban yang kesal kepada pelaku karena tidak berkerja, dan menggunakan mobil operasional untuk jalan-jalan, sehingga membuat korban marah.

Pelaku yang merasa bersalah langsung melanjutkan pekerjaannya sebagaimana biasa. Namun siapa sangka, sesaat setelah cekcok antara korban dan pelaku, diam-diam pelaku menyimpan dendam terhadap korban, dan tak berselang lama, pelaku melampiaskan amarahnya dengan menikan korban menggunakan pisau, tepat di sebelah kiri perut korban.

” Saat itu pelaku dan korban cecok di depan saya, pelaku menyimpan dendam karena malu dimarahi korban, dan tidak lama kemudian saya dengar korban ditikam oleh pelaku di jalan, ” kata Deny warga Desa Langganu, Kecamatan Lede kepada i-Malut.com Sabtu 2 Desember 2017.

Jufita (36) adik kandung korban, saat di temui di Puskesmas Lede mengatakan, kalau hukum itu di tegakan, maka dirinya meminta agar pelaku secepatnya ditangkap oleh petugas dan di proses sesuai undang-undang yang berlaku. Menurut Jufita kakaknya ditikam oleh pelaku atas dasar suruhan orang tertentu.

” Kakakku (Korban) saat itu sedang kerja sebagai pengawas pembuatan jalan di Kecamatan Lede, dan pelaku melakukan penikaman atas suruhan orang-orang pemerintahan yang tidak suka sama kakakku, dan kalau boleh petugas Satgas Yonif Raider secepatnya menangkan pelaku yang melarikan diri itu, ” harap Jufita.

Terpisah, Danton Satgas OPS Pamrahwan Maluku dan Maluku Utara Yonif Raider Khusus 732/Banau Koki SSK- III Lede, Sertu Gamal saat dimintai keterangan mengatakan, saat itu pihaknya sedang berjaga di pos, tiba-tiba datang seorang saksi bernama Nuradin Umur (40) warga Dusun Saban Jaya Desa Balohang Kecamatan Lede, melaporkan kejadian penikaman tersebut. Merespon laporan tersebut, pihaknya lansung turun ke TKP dan membawa korban ke Pos Satgas untuk di amankan. Setelah itu korban di larikan ke Puskesmas Lede menggunakan ambulance untuk mendapatkan perawatan medis, Namun karena peralatan Puskesmas tidak mendukung, korban pun di rujuk ke Rumah Sakit bobong untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Bobong pada pukul 17.00 sabtu sore tadi, menggunakan perahu fiber kecil (Jonson) yang dikawal oleh dua anggota Satgas serta Isteri korban,

” Setelah kami terima informasi tersebut kami langsung amankan korban di pos dan memanggil ambulance untuk evakuasi korban ke puskesmas agar mendapatkan pertolongan pertama, karena korban kehilangan banyak darah, ” ujarnya.

Foto Korban saat dilarikan ke Puskesma Lede

Lanjut dia, saat itu, Kepolisian yang bertugas di Lede sedang tidak berada di tempat, sehingga masyarakat meminta agar pihaknya segera menangkap pelaku, untuk itu, pihaknya harus berkoordinasi dengan pihak kepolisian. TIdak lama kemudain Bhabinkamtibmas Desa Lede, Brigpol La Ode Basri tiba di puskesmas. Di saat yang sama, 3 anggota Yonif Raider Khusus 732/Banau tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri ke gunung, apabila pelaku berhasil diamankan maka akan di serahkan ke Bhabinkamtibmas dan selanjutnya diserahkan ke Polsek Bobong untuk di proses lebih lanjut.

” kami di sini tidak bisa berbuat apa-apa, akan tetapi setiap masalah kenapa masyakarat selalu meminta pertolongan kepada kami, mau tidak mau kami harus turun saat masyarakat melakukan pengaduan kepada kami” katanya, ” kami lihat sebenarnya polisi juga ada yang bertugas di Kecamatan Lede, tapi kenapa masyarakat lebih suka melaporkan dan meminta kami menyelesaikan kasus-kasus yang menimpa masyarakat ” tuturnya.

Diketahui, lokasi korban di tikam oleh pelaku tepat di depan rumah Ibu Hj Siti Aminah, RT 01/RW 02, Dusun Takjiba, Desa Lede Kecamatan Lede, Kabupaten Pulau Taliabu.

Rep/Red : (sdn)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER