5 Tahun Tak Nikmati Listrik, Warga Tolong Minta Kepala PLN Dievaluasi

i-malut.com, Taliabu – Warga Desa Tolong, Kecamatan Lede, Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) sudah lama tak menikmati layanan listrik dari Perusahan Listrik Negara (PLN) Ranting Bobong. Tercatat kurang lebih 5 tahun, sejak pemasangan instalasi oleh pihak PLN Ranting Bobong, warga Desa Tolong yang berada di wilayah kecamatan Lede tersebut, tak kungjung menikmati layanan listrik.

Informasi yang dihimpun Media ini, bahwa pada tahun 2012 lalu, warga Desa Tolong, sudah memasang instalasi listrik dan telah mendaftar sebagai pelanggang di PLN Ranting Bobong, namun hingga saat ini, warga Desa Tolong masih gelap gulita, sementara warga telah menunaikan kewajibannya sebagai pelanggang.

Salah satu Warga Desa Tolong, Herman, kepada i-malut.com saat ditemui dirumahnya di Desa Tolong, Jum’at, 15 Desember 2017, mengatakan, dirinya telah mendaftar sebagai pelanggang listrik PLN Ranting Bobong sejak tahun 2012, dengan biaya pemasangan instalasi listrik yang dipatok pihak PLN saat itu, untuk kapasitas 450 watt sebesar Rp 4 juta.

” Sejak Tahun 2012 lalu, dari pihak PLN datang menawarkan pemasangan instalasi disetiap rumah dengan harga Rp. 4 juta, “ Kata Herman “ sebagian warga sudah membayar lunas, dan ada juga yang masih cicil. Warga yang sudah mendaftar sebagai pelanggang PLN Ranting Bobong kurang lebih 40 rumah, ” Tambahnya

Lanjut dia, Kurang lebih lima (5) Tahun ini, warga Desa Tolong berharap, agar PLN Ranting Bobong, dapat memperbaiki jaringan listrik, sehingga desanya bisa menikmati pelayanan Listrik dari PLN seperti Desa-desa lainnya. Namun sampai saat ini, rumah warga yang telah dipasangi intalasi listrik dan sudah melunasi biaya pemasangannya, tidak berfungsi sehingga warga hanya dapat menikmati listrik menggunakan genset milik pribadi.

” Kami merasa sangat dirugikan, apalagi kami sudah membayar lunas Rp. 4 juta, terus lampu juga tidak pernah menyala, yang ada hanyalah warga menggunakan genset, sedangkan listrik yang kami harapkan sejak tahun 2012, sampai saat ini tidak di nikmati, ” keluh herman dengan raut wajah yang penuh kesal

Herman juga meminta, agar pihak PLN Cabang Ternate dapat mengevaluasi PLN Ranting Bobong, karena dinilai merugikan masyarakat setelah pemasangan instalasi listrik tahun 2012 lalu,

” Kami minta kepada PLN cabang Ternate agar memanggil Kepala PLN Ranting Bobong, karena selama lima tahun ini, kami belum menikmati layanan listrik, ” pintanya.

Sementara itu, kepala PLN Ranting Bobong, Jamal saat di konfirmasi via handphone tidak memberikan tanggapannya.

Rep/Red : (Sdn)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Drupadi BMI Malut Desak Polda Malut Usut Tuntas...

Ternate -- Drupadi Bintang Muda Indonesia (BIM) Maluku Utara (Malut), desak Polda Malut untuk segera mengusut tuntas kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh salah satu oknum Polisi berpangkat Briptu pada...

Dampingi Luhut Resmi Pabrik Bahan Baku Batrai, Bupati...

Labuha -- Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), ikut mendampingi Menteri Koordinator bidang kemaritiman, Luhut Bizar Pandjaitan, dalam peresmian Pabrik bahan baku baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia yang memproduksi...

Lagi, Jembatan Pitago Bailengit Rusak

Tobelo -- Sangat memprihatinkan, jembatan Wailamo yang menghubungkan Desa Pitago dan Desa Bailengit Kecamatan Kao Barat Kabupaten Halmahera Utara, lagi-lagi kembali rusak. Padahal, jembatan tersebut belum lama ini telah...

Dinas P3A Malut Bakal Kawal Kasus Pemerkosaan di...

Sofifi -- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Maluku Utara (Malut) akan mengawal kasus pemerkosaan terhadap korban yang masih dibawah umur, yang diduga dilakukan oknum Polisi di...

Kembali marak, Babinsa Waiman ingatkan warga terkait Bahaya...

Sanana, Perang terhadap Corona Virus Disease atau Covid-19 belum selesai, bahkan kini ada varian baru terkait virus ini. Untuk itu Pemerintah Indonesia, mulai dari Pusat maupun Daerah kembali mengingatkan...

Bergerak Cepat, DPD BMI Malut Mengakar Hingga ke-Pelosok...

Ternate -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bintang Muda Indonesian (BMI) Maluku Utara, gencar melakukan sosialisasi serta konsolidasi dan verifikasi faktual, guna membentuk DPC Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku Utara (Malut). Hal ini...

Besok, Disdik Kota Ternate Lounching Sekolah Insklusif di...

Ternate - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ternate pada Rabu 23 Juni 2021 besok akan Lounching Sekolah Insklusif, bertempat SD Negeri 6 Kota Ternate, Kelurahan Kampung Makasar Barat, Kota Ternate...

Sambut kedatangan Mendagri Tito Karnavian, APMS pasang baliho...

Sanana -- Aliansi Peduli Masyarakat Sula atau APMS kepada media ini memberikan penjelasan terkait Sikap Bupati Sula memutasi dan merotasi 57 jabatan termasuk menon-jobkan Sekda Kepulauan Sula, sebagai perbuatan...

Babinsa Sekom Pelopori Giat Bhakti, ajak Warga dan...

Sanana -- Kelompok Masyarakat Desa yang mempunyai paradigma maju dan berpikir positif adalah suatu kekuatan dan aset untuk membangun sebuah Desa, ditambah lagi dengan Kelompok Mahasiswa dalam satuan tugas...

BERITA UTAMA

Dampingi Luhut Resmi Pabrik Bahan Baku Batrai, Bupati...

Labuha -- Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), ikut mendampingi Menteri Koordinator bidang kemaritiman, Luhut Bizar Pandjaitan, dalam peresmian Pabrik...

Maslan Jabat PLH Sekda Halsel, Helmi Dikabarkan Sakit

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), mengangkat Maslan Hi. Hasan,SH,M.Si, Kepala Bagian (Kabag) organisasi sebagai Asisten Perekonomian dan...

ARTIKEL TERKAIT

5 Tahun Tak Nikmati Listrik, Warga Tolong Minta Kepala PLN Dievaluasi

i-malut.com, Taliabu – Warga Desa Tolong, Kecamatan Lede, Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) sudah lama tak menikmati layanan listrik dari Perusahan Listrik Negara (PLN) Ranting Bobong. Tercatat kurang lebih 5 tahun, sejak pemasangan instalasi oleh pihak PLN Ranting Bobong, warga Desa Tolong yang berada di wilayah kecamatan Lede tersebut, tak kungjung menikmati layanan listrik.

Informasi yang dihimpun Media ini, bahwa pada tahun 2012 lalu, warga Desa Tolong, sudah memasang instalasi listrik dan telah mendaftar sebagai pelanggang di PLN Ranting Bobong, namun hingga saat ini, warga Desa Tolong masih gelap gulita, sementara warga telah menunaikan kewajibannya sebagai pelanggang.

Salah satu Warga Desa Tolong, Herman, kepada i-malut.com saat ditemui dirumahnya di Desa Tolong, Jum’at, 15 Desember 2017, mengatakan, dirinya telah mendaftar sebagai pelanggang listrik PLN Ranting Bobong sejak tahun 2012, dengan biaya pemasangan instalasi listrik yang dipatok pihak PLN saat itu, untuk kapasitas 450 watt sebesar Rp 4 juta.

” Sejak Tahun 2012 lalu, dari pihak PLN datang menawarkan pemasangan instalasi disetiap rumah dengan harga Rp. 4 juta, “ Kata Herman “ sebagian warga sudah membayar lunas, dan ada juga yang masih cicil. Warga yang sudah mendaftar sebagai pelanggang PLN Ranting Bobong kurang lebih 40 rumah, ” Tambahnya

Lanjut dia, Kurang lebih lima (5) Tahun ini, warga Desa Tolong berharap, agar PLN Ranting Bobong, dapat memperbaiki jaringan listrik, sehingga desanya bisa menikmati pelayanan Listrik dari PLN seperti Desa-desa lainnya. Namun sampai saat ini, rumah warga yang telah dipasangi intalasi listrik dan sudah melunasi biaya pemasangannya, tidak berfungsi sehingga warga hanya dapat menikmati listrik menggunakan genset milik pribadi.

” Kami merasa sangat dirugikan, apalagi kami sudah membayar lunas Rp. 4 juta, terus lampu juga tidak pernah menyala, yang ada hanyalah warga menggunakan genset, sedangkan listrik yang kami harapkan sejak tahun 2012, sampai saat ini tidak di nikmati, ” keluh herman dengan raut wajah yang penuh kesal

Herman juga meminta, agar pihak PLN Cabang Ternate dapat mengevaluasi PLN Ranting Bobong, karena dinilai merugikan masyarakat setelah pemasangan instalasi listrik tahun 2012 lalu,

” Kami minta kepada PLN cabang Ternate agar memanggil Kepala PLN Ranting Bobong, karena selama lima tahun ini, kami belum menikmati layanan listrik, ” pintanya.

Sementara itu, kepala PLN Ranting Bobong, Jamal saat di konfirmasi via handphone tidak memberikan tanggapannya.

Rep/Red : (Sdn)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER