Terlibat Kasus Narkoba, Oknum PNS dan PTT Diringkus Polres Halsel

i-malut.com, Halsel – “Stop Narkoba” kalimat ini tak asing lagi terdengar di kalangan masyarakat. hukuman bagi pengedar dan pemakai barang haram ini tak main-main, namun tetap saja ada yang sengaja mengedarkan dan sengaja memakai barang haram tersebut tanpa memikirkan dampaknya.

Baru-baru ini, 12 Desember kemarin, Kepolisian Resort (Polrles) Halmahera Selatan (Halsel) meringkus oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang berinisial Nan & Al di bandara Oesman Sadik Labuha Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) karena terlibat kasus penyalahgunaan narkoba

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Halmahera Selatan Akbp Irfan S.p Marpaung.S.l.K M. Si. Dalam press release, kepada sejumlah awak media liputan Halsel pada Jum’at, 15 Desember 2017, Kapolres menyampaikan ” 12 Desember 2017 pukul 17.00 WIT, berdasarkan informasi yang di terima dari informan bahwa ada paket narkoba yang di kirimkan dari Bandara Sultan Babullah Ternate menggunakan jasa paket pesawat wings air dengan tujuan Bandara Oesman Sadik, Labuha Kabupaten Halmahera Selatan, kemudian anggota Polres Halsel langsung menuju ke Bandara Oesman Sadik, Labuha untuk memantau dan berjaga di tempat pengambilan barang ” jelasnya, sembari mengisahkan kronologis penangkapan

Kemudian menurut Kapolres ” Pukul 17.45 WIT, pesawat wings air mendarat di bandara Oesman Sadik, Labuha, dan pada pukul 18.10 WIT, didapatinya seorang laki-laki yang mengambil paket tersebut kepada petugas Bandara Oesman Sadik dengan modus mengambil paket busana muslim lalu pergi meninggalkan Bandara Oesman Sadik bersama dengan 1 orang rekannya dengan menggunakan kendaraan roda empat merk toyota agya ” ucapnya

Lanjut Kapolres ” Kemudian anggota kepolisian langsung membuntuti kedua pelaku tersebut yang belakangan diketahui berinisial Al dan Nan. Tepat pada pukul 18.45 Wit bertempat di Masjid Sultan Desa Amasing Kota Kab. Halsel, anggota kepolisian Polres Halsel langsung mengamankan kedua pelaku tersebut yang berinisial Al dan Nan didalam mobil yang di gunakan dan mengarahkan kedua pelaku tersebut ke Mako Polres Halsel untuk dilakukan razia/pengeledahan badan dan barang ” pungkasnya

Sementara itu, dari hasil pengeledahan tersebut ditemukan satu sachet bening diduga sabu, satu buah kertas rokok, satu buah sedotan, sejumlah Handphone Nokia berwarna hitam dan satu Pembungkus paket bertuliskan (busana muslim untuk majelis taklim) yang berisi barang haram.

“ Kedua tersangka dikenakan pasal 112 UU RI No 35 dan 114 No 35 dengan ancaman hukuman, 5 tahun, 15 tahun atau seumur hidup, ” tutupnya.

Rep/Red : (Bur)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Hadiri Giat Kementrian Agama, Ketum Sinode ke Morotai

Tobelo — Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Di Halmahera (GMIH), Pdt. Demianus Ice, usai mendampingi Kapolda Malut dalam kegiatan Vaksinasi Rabu kemarin di Uniera Tobelo, kini sempatkan waktu berkunjung...

KPPD Desa Gosoma, Minta Pemda Halut Bertanggung Jawab

Tobelo — Komunitas Pemuda Pemerhati Desa (KPPD) Gosoma Kecamatan Tobelo, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara (Halut), bertanggung jawab atas proses Pilkades yang berlangsung di desa setempat. Informasi disampaikan langsung...

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Terlibat Kasus Narkoba, Oknum PNS dan PTT Diringkus Polres Halsel

i-malut.com, Halsel – “Stop Narkoba” kalimat ini tak asing lagi terdengar di kalangan masyarakat. hukuman bagi pengedar dan pemakai barang haram ini tak main-main, namun tetap saja ada yang sengaja mengedarkan dan sengaja memakai barang haram tersebut tanpa memikirkan dampaknya.

Baru-baru ini, 12 Desember kemarin, Kepolisian Resort (Polrles) Halmahera Selatan (Halsel) meringkus oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang berinisial Nan & Al di bandara Oesman Sadik Labuha Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) karena terlibat kasus penyalahgunaan narkoba

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Halmahera Selatan Akbp Irfan S.p Marpaung.S.l.K M. Si. Dalam press release, kepada sejumlah awak media liputan Halsel pada Jum’at, 15 Desember 2017, Kapolres menyampaikan ” 12 Desember 2017 pukul 17.00 WIT, berdasarkan informasi yang di terima dari informan bahwa ada paket narkoba yang di kirimkan dari Bandara Sultan Babullah Ternate menggunakan jasa paket pesawat wings air dengan tujuan Bandara Oesman Sadik, Labuha Kabupaten Halmahera Selatan, kemudian anggota Polres Halsel langsung menuju ke Bandara Oesman Sadik, Labuha untuk memantau dan berjaga di tempat pengambilan barang ” jelasnya, sembari mengisahkan kronologis penangkapan

Kemudian menurut Kapolres ” Pukul 17.45 WIT, pesawat wings air mendarat di bandara Oesman Sadik, Labuha, dan pada pukul 18.10 WIT, didapatinya seorang laki-laki yang mengambil paket tersebut kepada petugas Bandara Oesman Sadik dengan modus mengambil paket busana muslim lalu pergi meninggalkan Bandara Oesman Sadik bersama dengan 1 orang rekannya dengan menggunakan kendaraan roda empat merk toyota agya ” ucapnya

Lanjut Kapolres ” Kemudian anggota kepolisian langsung membuntuti kedua pelaku tersebut yang belakangan diketahui berinisial Al dan Nan. Tepat pada pukul 18.45 Wit bertempat di Masjid Sultan Desa Amasing Kota Kab. Halsel, anggota kepolisian Polres Halsel langsung mengamankan kedua pelaku tersebut yang berinisial Al dan Nan didalam mobil yang di gunakan dan mengarahkan kedua pelaku tersebut ke Mako Polres Halsel untuk dilakukan razia/pengeledahan badan dan barang ” pungkasnya

Sementara itu, dari hasil pengeledahan tersebut ditemukan satu sachet bening diduga sabu, satu buah kertas rokok, satu buah sedotan, sejumlah Handphone Nokia berwarna hitam dan satu Pembungkus paket bertuliskan (busana muslim untuk majelis taklim) yang berisi barang haram.

“ Kedua tersangka dikenakan pasal 112 UU RI No 35 dan 114 No 35 dengan ancaman hukuman, 5 tahun, 15 tahun atau seumur hidup, ” tutupnya.

Rep/Red : (Bur)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER