Lagi, Danpos Pelabuhan Bastiong Amankan Miras Di KMP Gorango

i-malut.com, Ternate – Komandan Pos (Danpos) Pelabuhan Bastiong Ferry Bastiong Ternate, lagi-lagi mengamankan Minuman Keras (Miras) jenis cap tikus sebanyak 4 karton yang diperikakan ratusan botol di KMP Gorango, tujuan Bitung-Ternate yang di tiba pukul 16.30 WIT, Sabtu 16 Desember 2017.

kepada i-malut.com, Sabtu, (16/12/2017),
Danpos Pelabuhan Bastiong, Bripka Syahrir mengatakan, saat itu dirinya sedang melaksanakan tugas razia di KMP Gorango yang yang tiba dipelabuhan bastiong ternate. Pada razia itu, dirinya menemukan Miras tersebut berada di bawa anak tangga yang disimpan dalam karton Aqua sebanyak 4 karton,

” Saat saya periksa ternyata isinya bukan Aqua melainkan miras, dan saat itu pelakunya tidak berada ditempat, ” katanya.

Lanjut dia, dirinya langsung mencari tahu siapa pemilik barang tersebut, namun sayangnya, pemilik barang haram itu sudah melarikan diri. Saat itu juga, dirinya langsung berkoordinasi dengan pihak Polsek agar mencari pemilik miras yang melarikan diri dan barang buktinya langsung diserahkan ke Mapolsek Ternate Selatan.

Kapolsek Ternate Selatan, AKP Mansyur Adem, saat dikonfirmasi wartawan i-malut.com via WhatsApp, Sabtu malam tadi, membenarkan kejadian itu.

Mansyur mengatakan, bahwa pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Ternate Selatan sudah sering melakukan razia disetiap kapal yang masuk ke pelabuhan, namun barang haram itu tetap saja dibawa masuk dari daerah luar (Halmahera dan Manado).

” sebenarnya, kalau mau betul-betul kita zerokan captikus (CT) ini, ya harus dipabrik/tempat pembuatannya yang harus kita basmi. Untuk efek jerahnya, ” ungkapnya.

Menurutnya, bagi pelaku yang pernah ditangkap dan proses oleh pihaknya, hingga saat ini belum melakukan perbuatan yang sama, malah kata dia, setiap pelaku yang ditangkap, selalu orang yang berbeda dan juga sebagian besar modusnya adalah menitipkan barang haram tersebut dikapal.

” Petugas dilapangan sulit menemukan pelaku karna terkendala durasi labuh kapal, sehingga petugas tidak punya waktu untuk menunggu sampai pemiliknya datang mengambil barang ” Jelasnya

Rep/Red : (Sdn)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Lagi, Danpos Pelabuhan Bastiong Amankan Miras Di KMP Gorango

i-malut.com, Ternate – Komandan Pos (Danpos) Pelabuhan Bastiong Ferry Bastiong Ternate, lagi-lagi mengamankan Minuman Keras (Miras) jenis cap tikus sebanyak 4 karton yang diperikakan ratusan botol di KMP Gorango, tujuan Bitung-Ternate yang di tiba pukul 16.30 WIT, Sabtu 16 Desember 2017.

kepada i-malut.com, Sabtu, (16/12/2017),
Danpos Pelabuhan Bastiong, Bripka Syahrir mengatakan, saat itu dirinya sedang melaksanakan tugas razia di KMP Gorango yang yang tiba dipelabuhan bastiong ternate. Pada razia itu, dirinya menemukan Miras tersebut berada di bawa anak tangga yang disimpan dalam karton Aqua sebanyak 4 karton,

” Saat saya periksa ternyata isinya bukan Aqua melainkan miras, dan saat itu pelakunya tidak berada ditempat, ” katanya.

Lanjut dia, dirinya langsung mencari tahu siapa pemilik barang tersebut, namun sayangnya, pemilik barang haram itu sudah melarikan diri. Saat itu juga, dirinya langsung berkoordinasi dengan pihak Polsek agar mencari pemilik miras yang melarikan diri dan barang buktinya langsung diserahkan ke Mapolsek Ternate Selatan.

Kapolsek Ternate Selatan, AKP Mansyur Adem, saat dikonfirmasi wartawan i-malut.com via WhatsApp, Sabtu malam tadi, membenarkan kejadian itu.

Mansyur mengatakan, bahwa pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Ternate Selatan sudah sering melakukan razia disetiap kapal yang masuk ke pelabuhan, namun barang haram itu tetap saja dibawa masuk dari daerah luar (Halmahera dan Manado).

” sebenarnya, kalau mau betul-betul kita zerokan captikus (CT) ini, ya harus dipabrik/tempat pembuatannya yang harus kita basmi. Untuk efek jerahnya, ” ungkapnya.

Menurutnya, bagi pelaku yang pernah ditangkap dan proses oleh pihaknya, hingga saat ini belum melakukan perbuatan yang sama, malah kata dia, setiap pelaku yang ditangkap, selalu orang yang berbeda dan juga sebagian besar modusnya adalah menitipkan barang haram tersebut dikapal.

” Petugas dilapangan sulit menemukan pelaku karna terkendala durasi labuh kapal, sehingga petugas tidak punya waktu untuk menunggu sampai pemiliknya datang mengambil barang ” Jelasnya

Rep/Red : (Sdn)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER