Hari Terakhir, AGK-YA Resmi Mendaftar Ke KPU Malut

i-malut.com, TERNATE – Bakal calon (Balon) Gubernur, dan Wakil Gubernur, Abdul Gani Kasuba dan M. Al Yasin Ali (AGK-YA) siang tadi, Rabu 10 Januari 2018, sekitar pukul, 14.00 WIT, bertempat di Green Dafam Hotel, resmi mengajukan berkas pendaftaran calon cagub/cawagub ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara (Malut).

Pasangan Calon AGK-YA yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PIKP) itu, mengambil hari terakhir untuk mendaftarkan diri ke KPU Malut.

Pantauan i-malut.com, terlihat para pimpinan partai pengusung mendampingi paslon AGK-YA pada saat pendaftaran siang tadi. Sejumlah masa pendukung dan simpatisan juga turut serta mengiringi paslon AGK-YA menuju Green Dafam Hotel untuk mendaftar.

Dalam kesempatan itu, Ketua KPU Malut, Sahrani somadaya mengatakan, bahwa seluruh dokumen persyaratan yang diwajibkan telah lengkap, selanjutnya tinggal diverifikasi.

Terkait dengan Rekomendasi ganda yang dimiliki oleh Paslon BUR-JADI dan AGK-YA, sahrani mengatakan, akan berkordinasi dengan KPU RI untuk meminta petunjuk.

“Kita butuh kordinasi dengan pihak KPU RI di Pusat, dan disana ada keterwakilan PKPI, bagaimana selanjutnya.” kata Sahrani, Rabu (10/1/2018).

Sementara terkait DPT, Sahrani mengatakan, bahwa saat pemutahiran Data Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Malut pada 27 Juni 2018 mendatang, seluruh DPT harus memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik atau e-KTP. Sebab, jika pemilih pada Pemilukada Malut 2018 tak memiliki e-KTP, maka tidak akan diikutsertakan dalam pemilukada.

“Pemilih harus memiliki e-KTP. Jika tidak, maka masyarakat tidak bisa menyalurkan aspirasinya melalui Pemilukada 27 Juni 2018,” katanya disela-sela verifikasi dokumen balon gub/wagub AGK-YA.

Lebih lanjut, ketua KPU Malut juga menegaskan, bahwa hal ini sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No. 1 Tahun 2015, pasal 200 b. Karena itu, diharapkan kepada seluruh Masyarakat Malut segera melakukan perekaman.

“Saat ini Dinas Catatan Sipil Malut menyampaikan kepada kami bahwa masyarakat Malut masih sedikit yang memiliki e-KTP,” tuturnya.

“Pada 20 Januari, KPU dan Bawaslu Malut serta Panwas Kabupaten/Kota dan Panwascam hingga ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) akan melakukan cek dan penelitian terhadap pemilih yang belum memiliki e-KTP, tutup Sahrani.

Rep/Red: (Uyt)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Hari Terakhir, AGK-YA Resmi Mendaftar Ke KPU Malut

i-malut.com, TERNATE – Bakal calon (Balon) Gubernur, dan Wakil Gubernur, Abdul Gani Kasuba dan M. Al Yasin Ali (AGK-YA) siang tadi, Rabu 10 Januari 2018, sekitar pukul, 14.00 WIT, bertempat di Green Dafam Hotel, resmi mengajukan berkas pendaftaran calon cagub/cawagub ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara (Malut).

Pasangan Calon AGK-YA yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PIKP) itu, mengambil hari terakhir untuk mendaftarkan diri ke KPU Malut.

Pantauan i-malut.com, terlihat para pimpinan partai pengusung mendampingi paslon AGK-YA pada saat pendaftaran siang tadi. Sejumlah masa pendukung dan simpatisan juga turut serta mengiringi paslon AGK-YA menuju Green Dafam Hotel untuk mendaftar.

Dalam kesempatan itu, Ketua KPU Malut, Sahrani somadaya mengatakan, bahwa seluruh dokumen persyaratan yang diwajibkan telah lengkap, selanjutnya tinggal diverifikasi.

Terkait dengan Rekomendasi ganda yang dimiliki oleh Paslon BUR-JADI dan AGK-YA, sahrani mengatakan, akan berkordinasi dengan KPU RI untuk meminta petunjuk.

“Kita butuh kordinasi dengan pihak KPU RI di Pusat, dan disana ada keterwakilan PKPI, bagaimana selanjutnya.” kata Sahrani, Rabu (10/1/2018).

Sementara terkait DPT, Sahrani mengatakan, bahwa saat pemutahiran Data Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Malut pada 27 Juni 2018 mendatang, seluruh DPT harus memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik atau e-KTP. Sebab, jika pemilih pada Pemilukada Malut 2018 tak memiliki e-KTP, maka tidak akan diikutsertakan dalam pemilukada.

“Pemilih harus memiliki e-KTP. Jika tidak, maka masyarakat tidak bisa menyalurkan aspirasinya melalui Pemilukada 27 Juni 2018,” katanya disela-sela verifikasi dokumen balon gub/wagub AGK-YA.

Lebih lanjut, ketua KPU Malut juga menegaskan, bahwa hal ini sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No. 1 Tahun 2015, pasal 200 b. Karena itu, diharapkan kepada seluruh Masyarakat Malut segera melakukan perekaman.

“Saat ini Dinas Catatan Sipil Malut menyampaikan kepada kami bahwa masyarakat Malut masih sedikit yang memiliki e-KTP,” tuturnya.

“Pada 20 Januari, KPU dan Bawaslu Malut serta Panwas Kabupaten/Kota dan Panwascam hingga ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) akan melakukan cek dan penelitian terhadap pemilih yang belum memiliki e-KTP, tutup Sahrani.

Rep/Red: (Uyt)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER