Polisi Musnahkan 2.290 Kantong/Botol Miras Dilapangan Perikanan Bastiong Ternate

i-malut.com, TERNATE – Sebanyak 2.290 botol/kantong Minuman Keras (Miras) dimusnahkan oleh Polsek Ternate Selatan dan Polsek KP3 Ahmad Yani di lapangan Perikanan Bastiong Ternate, yang di mimpin oleh Kapolsek dan di hadiri, Tokoh Agama, Tokoh Masyatakat, Tokoh Pemuda serta masyarakat sekitar, pada Senin (15/1/2018).

Kapolsek Ternate Selatan, AKP Mansyur Ade kepada i-Malut.com membenarkan, bahwa pemusnahan miras sebanyak 2.290 botol/kantong itu di antaranya 1.943 kantong Captikus, dan 347 botol Bir bintang dan bir kaleng. Miras sebanyak 2.990 botol/kantong itu adalah hasil razia Polsek Ternate Selatan dan Polsek KP3 Ahmad Yani sejak bulan November, Desamber 2017 hingga bulan januari 2018.

“Hari ini kami bersama Polsek KP3 A. Yani melakukan pemusnahan bersama dan dihadiri oleh masyarakat, ” kata Kapolsek. Senin (15/1/2018) malam tadi.

Pada kesempatan itu, Kapolres menepis informasi adanya keterlibatan anggota selama melakukan penertiban miras, bahkan dia secara tegas mengatakan, tidak akan segan-segan menindak anggota yang coba-coba memback-up para pelaku yang memasukan miras dari luar daerah ke Ternate.

“Saya pastikan itu tidak ada, karena setiap penangkapan pasti ada laporan ke saya, makanya saya minta rekan-rekan media untuk mengawasi dan jika itu ada maka saya akan tindak sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kapolsek juga mengajak kepada masyarakat agar bersama-sama memerangi dan membrantas Miras, dan Narkoba. Menurut kapolsek, Miras dan Narkoba adalah sumber berbagai masalah dilingkungan masing-masing.

“Kalau kita tidak kerja sama maka, imbasnya nanti kepada generasi kita yang akan datang, karena lingkungan lah yang membuat kita berubah, ” jelasnya.

Kata Kapolsek, hampir semua permasalahan yang ditangani khususnya di Polsek Ternate Selatan pemicunya awalnya adalah konsumsi miras.

“Rata rata korbannya dari generasi muda, maka itu kita harus berantas,”Tutupnya.

Rep/Red : (sdn)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

Babinsa Fuata ikut Sosialisasikan Filariasis ke Warga Desa

Sanana -- Baru-baru ini Bintara Pemuda Desa (Babinsa), di Desa Fuata-Kec. Sulabesi Selatan, Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Serda. Yusran Fataruba ikut mensosialisasikan penyakit Kaki Gajah (Filariasis) kepada Masyarakat Desa,...

Akhirnya Pemprov Malut Hentikan Proses Produksi Dilokasi Smelter...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), ditanggapi serius oleh Pemprov melalui Dinas Tenaga...

KASN sebut mutasi massal pejabat di Sula sebagai...

Sanana -- Komisi Aparatur Sipil Negara atau KASN akhirnya angkat bicara terkait mutasi massal yang dilakukan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM). Sumardi, S.E., M.Si asisten Komisioner KASN...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Polisi Musnahkan 2.290 Kantong/Botol Miras Dilapangan Perikanan Bastiong Ternate

i-malut.com, TERNATE – Sebanyak 2.290 botol/kantong Minuman Keras (Miras) dimusnahkan oleh Polsek Ternate Selatan dan Polsek KP3 Ahmad Yani di lapangan Perikanan Bastiong Ternate, yang di mimpin oleh Kapolsek dan di hadiri, Tokoh Agama, Tokoh Masyatakat, Tokoh Pemuda serta masyarakat sekitar, pada Senin (15/1/2018).

Kapolsek Ternate Selatan, AKP Mansyur Ade kepada i-Malut.com membenarkan, bahwa pemusnahan miras sebanyak 2.290 botol/kantong itu di antaranya 1.943 kantong Captikus, dan 347 botol Bir bintang dan bir kaleng. Miras sebanyak 2.990 botol/kantong itu adalah hasil razia Polsek Ternate Selatan dan Polsek KP3 Ahmad Yani sejak bulan November, Desamber 2017 hingga bulan januari 2018.

“Hari ini kami bersama Polsek KP3 A. Yani melakukan pemusnahan bersama dan dihadiri oleh masyarakat, ” kata Kapolsek. Senin (15/1/2018) malam tadi.

Pada kesempatan itu, Kapolres menepis informasi adanya keterlibatan anggota selama melakukan penertiban miras, bahkan dia secara tegas mengatakan, tidak akan segan-segan menindak anggota yang coba-coba memback-up para pelaku yang memasukan miras dari luar daerah ke Ternate.

“Saya pastikan itu tidak ada, karena setiap penangkapan pasti ada laporan ke saya, makanya saya minta rekan-rekan media untuk mengawasi dan jika itu ada maka saya akan tindak sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kapolsek juga mengajak kepada masyarakat agar bersama-sama memerangi dan membrantas Miras, dan Narkoba. Menurut kapolsek, Miras dan Narkoba adalah sumber berbagai masalah dilingkungan masing-masing.

“Kalau kita tidak kerja sama maka, imbasnya nanti kepada generasi kita yang akan datang, karena lingkungan lah yang membuat kita berubah, ” jelasnya.

Kata Kapolsek, hampir semua permasalahan yang ditangani khususnya di Polsek Ternate Selatan pemicunya awalnya adalah konsumsi miras.

“Rata rata korbannya dari generasi muda, maka itu kita harus berantas,”Tutupnya.

Rep/Red : (sdn)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER