Tak Terima Gaji Selama 10 Bulan, Kantor DPMD Halsel Dipalang

i-malut.com, LABUHA – Sedikitnya 26 Pegawai Tidak Tetap (PTT), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Minggu, (21/1/2018), malam tadi, pukul 22.00 WIT melakukan aksi protes keras dengan memalang kantor DPMD.

Aksi palang kantor ini dilakukan, lantaran sudah kurang lebih 10 bulan tak menerima upah (gaji), yang dinetahui sejak bulan Maret hingga Desember 2017.

“Sudah 10 bulan tidak digaji, kami ke kantor harus naik ojek serta kebutuhan lainnya, kami pakai apa,” ungkap salah satu pegawai (PTT) RT, Minggu

Lanjut Dia, seharusnya Dinas terkait menyediakan Dana di tahun 2017 sebesar Rp. 290 juta, bukan Rp. 126 juta, karena total gaji PTT dalam 10 bulan mencapai Rp 290 juta.

“Kami ada 26 pegawai honorer, dibagi atas sarjana (S1) 6 orang dan 20 lainnya berijazah SMA,” terangnya.

Dia menjelaskan, besaran gaji PTT yang tertuang dalam SK, untuk Strata Satu (S1), sebesar Rp. 1.500.000,- sementara untuk yang berijazah SMA sebezar Rp. 1.000.000,- maka total anggaran gaji PTT haruslah sebesar Rp. 290 juta sekian.

“Kami dibodohi dengan dalil anggaran tersebut dipangkas oleh Sekda, besok kami akan bertemu Sekda dan meminta klarifikasinya,” terangnya.

Ia juga menyampaikan, jika gerakan ini tidak diindahkan oleh Pemerintah Daerah maka pihaknya akan melakukan pemboikotan sampai semua tunggakan diselesaikan.

“Kami juga diancam melalui apsensi dengan dalil jika tidak jarang masuk kantor maka akan dipotong gajinya,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Rep/Red : (Bur)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Tak Terima Gaji Selama 10 Bulan, Kantor DPMD Halsel Dipalang

i-malut.com, LABUHA – Sedikitnya 26 Pegawai Tidak Tetap (PTT), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Minggu, (21/1/2018), malam tadi, pukul 22.00 WIT melakukan aksi protes keras dengan memalang kantor DPMD.

Aksi palang kantor ini dilakukan, lantaran sudah kurang lebih 10 bulan tak menerima upah (gaji), yang dinetahui sejak bulan Maret hingga Desember 2017.

“Sudah 10 bulan tidak digaji, kami ke kantor harus naik ojek serta kebutuhan lainnya, kami pakai apa,” ungkap salah satu pegawai (PTT) RT, Minggu

Lanjut Dia, seharusnya Dinas terkait menyediakan Dana di tahun 2017 sebesar Rp. 290 juta, bukan Rp. 126 juta, karena total gaji PTT dalam 10 bulan mencapai Rp 290 juta.

“Kami ada 26 pegawai honorer, dibagi atas sarjana (S1) 6 orang dan 20 lainnya berijazah SMA,” terangnya.

Dia menjelaskan, besaran gaji PTT yang tertuang dalam SK, untuk Strata Satu (S1), sebesar Rp. 1.500.000,- sementara untuk yang berijazah SMA sebezar Rp. 1.000.000,- maka total anggaran gaji PTT haruslah sebesar Rp. 290 juta sekian.

“Kami dibodohi dengan dalil anggaran tersebut dipangkas oleh Sekda, besok kami akan bertemu Sekda dan meminta klarifikasinya,” terangnya.

Ia juga menyampaikan, jika gerakan ini tidak diindahkan oleh Pemerintah Daerah maka pihaknya akan melakukan pemboikotan sampai semua tunggakan diselesaikan.

“Kami juga diancam melalui apsensi dengan dalil jika tidak jarang masuk kantor maka akan dipotong gajinya,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Rep/Red : (Bur)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER