Ketua FKUB Halut Himbau Ciptakan Pilkada Aman dan Damai

i-malut.com, TOBELO – Meskipun tahapan Pemilukada belum sampai pada tahap Penetapan Pasangan Calon (paslon) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara (Malut), namun semarak Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur sudah nampak ramai di media sosial, baik Facebook, Twiter, Instagram maupun WhatApp.

Semarak Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara boleh dikata semakin memanas lewat komentar bebau hujatan dan ejekan. Hal ini tergambar pada media sosial facebook, baik akun pribadi maupun akun berkelompok (group).

Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Halmahera Utara, Hi. Samsul Bahri Umar SAg, Rabu 24 Januari 2018, menghimbau, agar semua pihak hendaknya memberikan pemahaman dan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat.

“Baik sebagai tokoh masyarakat, tokoh agama, kita semua punya tanggung jawab memberikan pemahaman kepada masyarakat, agar dalam pelaksanaan pesta demokrasi Pilgub nanti dapat berjalan aman damai dan kondusif.” tutur Samsul Bahri

Samsul Bahri, yang juga mantan ketua DPRD Halut ini menegaskan bahwa, perbedaan pandangan dan pilihan dalam politik, itu adalah hal yang biasa dan wajar-wajar saja, asalkan tidak membuat kegaduhan dan kekacauan yang nantinya mengganggu keamanan dan ketertiban di daerah ini.

Untuk mewujutkan semua ini, menurut Samsul, aparat pemerintah dan sakeholder yang berkentingan dalam Pilgub ini dapat bersikap netral, sebab dengan begitu maka akan berdampak baik dan membuat suasana Pilgub Malut akan berjalan sebagaimana yang kita harapkan bersama.

“Begitupun sebaliknya, apabila Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat secara langsung, tentu akan menimbulkan persoalan yang bisa menggangu konstalasi politik di daerah ini,” kata Samsul.

Lanjut dia, untuk partai politik, sudah tentunya memiliki kandidat masing -masing yang dijagokan, namun diharapkan tidak serta merta harus melakukan black campaing atau yang dikenal dengan kampanye hitam, ini akan berdampak buruk terhadap pelaksanaan pilkada itu sendiri. Apalagi kampanye hitam itu memanfaatkan media sosial sebagai sarana publikasi.

“Kami berharap dan sekali lagi menghimbau agar masyarakat tidak terpolarisasi dan terprovokasi dengan isu-isu yang kemudian mengganggu tahapan pilgub ini.” pintanya mengakhiri.

Rep/Red : (Roby)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Hadiri Giat Kementrian Agama, Ketum Sinode ke Morotai

Tobelo — Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Di Halmahera (GMIH), Pdt. Demianus Ice, usai mendampingi Kapolda Malut dalam kegiatan Vaksinasi Rabu kemarin di Uniera Tobelo, kini sempatkan waktu berkunjung...

KPPD Desa Gosoma, Minta Pemda Halut Bertanggung Jawab

Tobelo — Komunitas Pemuda Pemerhati Desa (KPPD) Gosoma Kecamatan Tobelo, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara (Halut), bertanggung jawab atas proses Pilkades yang berlangsung di desa setempat. Informasi disampaikan langsung...

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Ketua FKUB Halut Himbau Ciptakan Pilkada Aman dan Damai

i-malut.com, TOBELO – Meskipun tahapan Pemilukada belum sampai pada tahap Penetapan Pasangan Calon (paslon) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara (Malut), namun semarak Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur sudah nampak ramai di media sosial, baik Facebook, Twiter, Instagram maupun WhatApp.

Semarak Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara boleh dikata semakin memanas lewat komentar bebau hujatan dan ejekan. Hal ini tergambar pada media sosial facebook, baik akun pribadi maupun akun berkelompok (group).

Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Halmahera Utara, Hi. Samsul Bahri Umar SAg, Rabu 24 Januari 2018, menghimbau, agar semua pihak hendaknya memberikan pemahaman dan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat.

“Baik sebagai tokoh masyarakat, tokoh agama, kita semua punya tanggung jawab memberikan pemahaman kepada masyarakat, agar dalam pelaksanaan pesta demokrasi Pilgub nanti dapat berjalan aman damai dan kondusif.” tutur Samsul Bahri

Samsul Bahri, yang juga mantan ketua DPRD Halut ini menegaskan bahwa, perbedaan pandangan dan pilihan dalam politik, itu adalah hal yang biasa dan wajar-wajar saja, asalkan tidak membuat kegaduhan dan kekacauan yang nantinya mengganggu keamanan dan ketertiban di daerah ini.

Untuk mewujutkan semua ini, menurut Samsul, aparat pemerintah dan sakeholder yang berkentingan dalam Pilgub ini dapat bersikap netral, sebab dengan begitu maka akan berdampak baik dan membuat suasana Pilgub Malut akan berjalan sebagaimana yang kita harapkan bersama.

“Begitupun sebaliknya, apabila Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat secara langsung, tentu akan menimbulkan persoalan yang bisa menggangu konstalasi politik di daerah ini,” kata Samsul.

Lanjut dia, untuk partai politik, sudah tentunya memiliki kandidat masing -masing yang dijagokan, namun diharapkan tidak serta merta harus melakukan black campaing atau yang dikenal dengan kampanye hitam, ini akan berdampak buruk terhadap pelaksanaan pilkada itu sendiri. Apalagi kampanye hitam itu memanfaatkan media sosial sebagai sarana publikasi.

“Kami berharap dan sekali lagi menghimbau agar masyarakat tidak terpolarisasi dan terprovokasi dengan isu-isu yang kemudian mengganggu tahapan pilgub ini.” pintanya mengakhiri.

Rep/Red : (Roby)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER