Warga Bastiong Ternate Ditodong dan Dianiaya Pegawai Honorer Menggunakan Senpi

i-malut.com, TERNATE – Seorang pegawai Honorrer bernama Shafriyanto (36) warga Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, menganiaya pemuda bernama Muhammad Rizky Wael (19) warga Kelurahan Bastiong Karance, menodongkan Senjata Api (Senpi) jenis Softgun dikepalanya, serta menampar dan menghantam wajah korban menggunakan senjata api. Penganiyaan itu terjadi didepan Panti Pijat Timung Anggrek pada 2 Ferbuari 2018 kemarin.

Informasi yang di himpun i-malut.com, peristiwa itu terjadi sekitar Pukul 20.30 WIT. Kala itu, Shafriyanto (Pelaku) mendatangi korban yang saat itu berada didepan tempat Pijat Timung Angrek Kelurahan Bastiong Karance. Tanpa basa-basi pelaku berkata kepada korban “Kamu kenapa ciuum-cium anak saya”. mendengar perkataan pelaku, korban langsung mengajak pelaku kerumahnya agar masalah ini dibicarakan baik-baik. Tak terima dengan jawaban korban, pelaku langsung menampar korban kemudian pelaku mengeluarkan Senpi Jenis Softgun yang diselipkan dipingganya dan menodongkan ke kepala korban. Setelah medodongkan, pelaku kemudian memukulkan senpi yang dipegangnya kewajah korban hingga mulut korban mengeluarkan darah dan mengalami patah gigi.

Pjs. Kapolsek Ternate Selatan, Iptu Ahmad Mujarab kepada i-malut.com, Senin (5/2/2018) membenarkan, bahwa pihaknya telah menerima laporan polisi dari korban yang didampingi orang tuanya.

Menurut Kapolsek, pihaknya telah mengumpulkan semua bukti serta keterangan saksi. Sementara pelaku dan barang bukti berupa Senpi sudah diamankan di Polsek. Sementara perihal kepemilikan senjati api, masih dalam tahap penyelidikan.

“Setelah kami terima laporan tersebut kami langsung turun dan mengumpulkan semua bukti keterangan saksi terkait kejadiannya tersebut, ” katanya, Senin.

Lanjut dia, akibat dari pemukulan dengan menggunakan Senpi Jenis Softgun tersebut, mulut Korban mengeluarkan darah dan mengakibatkan patah gigi pada bagian bawah, sehingga korban langsung di bawa ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate untuk di visum,

“Kami tinggal menunggu hasil visumnya keluar, dan pelaku sudah di amankan dalam sel tahanan Polsek Ternate Selatan.” jelasnya.

Rep/Red : (Sdn)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Hadiri Giat Kementrian Agama, Ketum Sinode ke Morotai

Tobelo — Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Di Halmahera (GMIH), Pdt. Demianus Ice, usai mendampingi Kapolda Malut dalam kegiatan Vaksinasi Rabu kemarin di Uniera Tobelo, kini sempatkan waktu berkunjung...

KPPD Desa Gosoma, Minta Pemda Halut Bertanggung Jawab

Tobelo — Komunitas Pemuda Pemerhati Desa (KPPD) Gosoma Kecamatan Tobelo, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara (Halut), bertanggung jawab atas proses Pilkades yang berlangsung di desa setempat. Informasi disampaikan langsung...

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Warga Bastiong Ternate Ditodong dan Dianiaya Pegawai Honorer Menggunakan Senpi

i-malut.com, TERNATE – Seorang pegawai Honorrer bernama Shafriyanto (36) warga Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, menganiaya pemuda bernama Muhammad Rizky Wael (19) warga Kelurahan Bastiong Karance, menodongkan Senjata Api (Senpi) jenis Softgun dikepalanya, serta menampar dan menghantam wajah korban menggunakan senjata api. Penganiyaan itu terjadi didepan Panti Pijat Timung Anggrek pada 2 Ferbuari 2018 kemarin.

Informasi yang di himpun i-malut.com, peristiwa itu terjadi sekitar Pukul 20.30 WIT. Kala itu, Shafriyanto (Pelaku) mendatangi korban yang saat itu berada didepan tempat Pijat Timung Angrek Kelurahan Bastiong Karance. Tanpa basa-basi pelaku berkata kepada korban “Kamu kenapa ciuum-cium anak saya”. mendengar perkataan pelaku, korban langsung mengajak pelaku kerumahnya agar masalah ini dibicarakan baik-baik. Tak terima dengan jawaban korban, pelaku langsung menampar korban kemudian pelaku mengeluarkan Senpi Jenis Softgun yang diselipkan dipingganya dan menodongkan ke kepala korban. Setelah medodongkan, pelaku kemudian memukulkan senpi yang dipegangnya kewajah korban hingga mulut korban mengeluarkan darah dan mengalami patah gigi.

Pjs. Kapolsek Ternate Selatan, Iptu Ahmad Mujarab kepada i-malut.com, Senin (5/2/2018) membenarkan, bahwa pihaknya telah menerima laporan polisi dari korban yang didampingi orang tuanya.

Menurut Kapolsek, pihaknya telah mengumpulkan semua bukti serta keterangan saksi. Sementara pelaku dan barang bukti berupa Senpi sudah diamankan di Polsek. Sementara perihal kepemilikan senjati api, masih dalam tahap penyelidikan.

“Setelah kami terima laporan tersebut kami langsung turun dan mengumpulkan semua bukti keterangan saksi terkait kejadiannya tersebut, ” katanya, Senin.

Lanjut dia, akibat dari pemukulan dengan menggunakan Senpi Jenis Softgun tersebut, mulut Korban mengeluarkan darah dan mengakibatkan patah gigi pada bagian bawah, sehingga korban langsung di bawa ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate untuk di visum,

“Kami tinggal menunggu hasil visumnya keluar, dan pelaku sudah di amankan dalam sel tahanan Polsek Ternate Selatan.” jelasnya.

Rep/Red : (Sdn)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER