Inspektorat Beberkan Penyebab Tunggakan Hutang Pemda Halsel

i-malut.com, LABUHA – Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) akhirnya membeberkan penyebab dibalik hutang 6 bulan Pemda Halsel terhadap 249 Desa.

Inpektur Inspektorat Halsel, Slamet Ak mengaku, salah satu alasannya adalah lemahnya penyerapan Pendapat Asli Daerah (PAD) dilingkup Pemerintah Halsel sebagaimana yang terjadi, sehingga pihak Keuangan Halsel saat ini tidak mampu membayar hutang 6 bulan kepada desa.

“PAD Jongkok, para SKPD membuat hutang menumpuk.” ungkapnya Slamet, Selasa (6/2/2018) kemarin.

Ia mengaku, seharusnya hutang tersebut dibayarkan pada 2017 lalu, namun terlambat karena dana tak kunjung masuk ke kas Daerah sehingga dianggarakan pada 2018.

“Kita(pemda) anggarkan Rp 20 M untuk pembayaran hutang, namun hanya 3 bulan saja, sisanya pada APBD Perubahan.” jelasnya

Lanjut dia, pihaknya akan membantu Bupati dan Wakil Bupati untuk mengevaluasi para SKPD di lingkup Pemda Halsel.

“Bulan ini kita siapkan 20 M, bulan depan hampir 20 M lagi, pembayaran januari Februari Maret, bulan depannya lagi dibayarkan hingga juli terakhir.” katanya

Sebelumnya para Kepala desa melakukan aksi demonstrasi menuntut pemda Halsel membayar tunggakan Gaji Kades dan Kaur selama 6 Bulan. Aksi yang dilakukan selama dua hari itu, direspon cepat oleh Pemda Halsel, melalui Wakil Bupati Halsel, Iswan Hasjim. Iswan berjanji akan membayarkan hak para Kades untuk 3 bulan saja.

Rep/Red : (Bur)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

Babinsa Fuata ikut Sosialisasikan Filariasis ke Warga Desa

Sanana -- Baru-baru ini Bintara Pemuda Desa (Babinsa), di Desa Fuata-Kec. Sulabesi Selatan, Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Serda. Yusran Fataruba ikut mensosialisasikan penyakit Kaki Gajah (Filariasis) kepada Masyarakat Desa,...

Akhirnya Pemprov Malut Hentikan Proses Produksi Dilokasi Smelter...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), ditanggapi serius oleh Pemprov melalui Dinas Tenaga...

KASN sebut mutasi massal pejabat di Sula sebagai...

Sanana -- Komisi Aparatur Sipil Negara atau KASN akhirnya angkat bicara terkait mutasi massal yang dilakukan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM). Sumardi, S.E., M.Si asisten Komisioner KASN...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Inspektorat Beberkan Penyebab Tunggakan Hutang Pemda Halsel

i-malut.com, LABUHA – Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) akhirnya membeberkan penyebab dibalik hutang 6 bulan Pemda Halsel terhadap 249 Desa.

Inpektur Inspektorat Halsel, Slamet Ak mengaku, salah satu alasannya adalah lemahnya penyerapan Pendapat Asli Daerah (PAD) dilingkup Pemerintah Halsel sebagaimana yang terjadi, sehingga pihak Keuangan Halsel saat ini tidak mampu membayar hutang 6 bulan kepada desa.

“PAD Jongkok, para SKPD membuat hutang menumpuk.” ungkapnya Slamet, Selasa (6/2/2018) kemarin.

Ia mengaku, seharusnya hutang tersebut dibayarkan pada 2017 lalu, namun terlambat karena dana tak kunjung masuk ke kas Daerah sehingga dianggarakan pada 2018.

“Kita(pemda) anggarkan Rp 20 M untuk pembayaran hutang, namun hanya 3 bulan saja, sisanya pada APBD Perubahan.” jelasnya

Lanjut dia, pihaknya akan membantu Bupati dan Wakil Bupati untuk mengevaluasi para SKPD di lingkup Pemda Halsel.

“Bulan ini kita siapkan 20 M, bulan depan hampir 20 M lagi, pembayaran januari Februari Maret, bulan depannya lagi dibayarkan hingga juli terakhir.” katanya

Sebelumnya para Kepala desa melakukan aksi demonstrasi menuntut pemda Halsel membayar tunggakan Gaji Kades dan Kaur selama 6 Bulan. Aksi yang dilakukan selama dua hari itu, direspon cepat oleh Pemda Halsel, melalui Wakil Bupati Halsel, Iswan Hasjim. Iswan berjanji akan membayarkan hak para Kades untuk 3 bulan saja.

Rep/Red : (Bur)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER