Bergabungnya BK, menangan AGK-YA di Halsel Tak Miliki Nilai Tambah

i-malut.com, LABUHA – Rencana Bergabungnya Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Bahrain Kasuba untuk memenangkan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara AGK-YA yang diusung oleh Partai Demokrasi indonesia perjuangan (PDI-P) dan partai PKPI dinilai tak miliki nilai tambah.

Hal ini disampaikan Bambang Ibra, Ketua Tim Koalisi AGK-YA Halsel. Bambang menegaskan, kemenangan calon gubernur petahana AKG-YA di Kabupaten Halmahera Selatan tidak tergantung pada tangan Bupati Halsel, Baharain Kasuba.

“PDI-P itu tak segampang yang dimaksud. Kader kita juga banyak,” ungkap Bambang Ibara kepada awak media belum lama ini di Warkop Basigaro, Kab. Halsel.

Sambungnya, sebagai partai pengusung, pihaknya bekerja keras untuk kemenangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur AGK-YA di Halmahera Selatan dan tidak berharap kepada Bupati Barain Kasuba.

“Kita partai besar, yang sudah teruji dalam kanca politik jadi Jangan ngomong soal kemenangan PDIP karena ada Bupati didalamnya,” tegas Anggota DPRD Halsel Fraksi PDIP itu.

Dikatakannya, Bupati Bahrain Kasuba, bukan pengurus partai PDI-Perjuang. Oleh karena itu Bupati memenangkan Paslon Cagub dan Cawagub AGK-YA di Halsel bukan jaminan bagi partainya, melainkan bergabungnya Bahrain kasuba ke PDI-P karena ada hubungan emosional dengan Cagub yang di usung PDI-P bukan partai PDI-yang memiliki keinganan bergabung dengan Bahrain kasuba, sehingga Partai PDI-P berdiri sesuai dengan keputusan partai sesuai SK-nya.

Ditempat terpisah, salah seorang pengurus Partai keadilan sejahterah (PKS) Provinsi Maluku utara yang enggan dipublikasikan namanya saat di konfirmasi wartawan, belum lama ini mengatakan, Bahrain Kasuba, merupakan Kaders Partai Keadilan Sejahtera yang di besarkan pula oleh partai sejak menjadi anggota DPRD Kab. Halsel dua periode serta angggota DPRD Provinsi Maluku Utara, dan juga mengusung yang bersangkutan menjadi Bupati Halsel periode 2016-2021.

Sehingga itu, Bahrain Kasuba juga dimasukkan dalam juru kampanye Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara, DR. H. Muhamad Kasuba, dan Majid Husen (MK-MAJU).

“Terkait ada isu yang menyebutkan Bupati Halsel melawan rekomendasi partai dan mendukung pasangan Cagub dan Cawagub diluar dari rekomendasi Partai PKS itu tidak benar, karena Bahrain merupakan jurkam PKS pada momentum Pilgub 2018-2022”. ungkapnya

Lanjut dia, jika masyarakat melihat Bahrain Kasuba masih jalan dengan kandidat lain diluar dari MK-Maju, itu merupakan strategi kita untuk memenangkan Cagub dan Cawagub yang diusung oleh Partai.

“Kami di PKS tidak ada yang namanya berhianat kepada partai, itulah politik, kita pasti memiliki berbagai macam strategi untuk memenangkan Pilgub, akan tetapi jika Bahrain tetap membandel dengan keputusan partai maka Bahrain merupakan lawan partai PKS secara kelembagaan”. pungkasnya.

Rep/Red : (Bur)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Bergabungnya BK, menangan AGK-YA di Halsel Tak Miliki Nilai Tambah

i-malut.com, LABUHA – Rencana Bergabungnya Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Bahrain Kasuba untuk memenangkan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara AGK-YA yang diusung oleh Partai Demokrasi indonesia perjuangan (PDI-P) dan partai PKPI dinilai tak miliki nilai tambah.

Hal ini disampaikan Bambang Ibra, Ketua Tim Koalisi AGK-YA Halsel. Bambang menegaskan, kemenangan calon gubernur petahana AKG-YA di Kabupaten Halmahera Selatan tidak tergantung pada tangan Bupati Halsel, Baharain Kasuba.

“PDI-P itu tak segampang yang dimaksud. Kader kita juga banyak,” ungkap Bambang Ibara kepada awak media belum lama ini di Warkop Basigaro, Kab. Halsel.

Sambungnya, sebagai partai pengusung, pihaknya bekerja keras untuk kemenangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur AGK-YA di Halmahera Selatan dan tidak berharap kepada Bupati Barain Kasuba.

“Kita partai besar, yang sudah teruji dalam kanca politik jadi Jangan ngomong soal kemenangan PDIP karena ada Bupati didalamnya,” tegas Anggota DPRD Halsel Fraksi PDIP itu.

Dikatakannya, Bupati Bahrain Kasuba, bukan pengurus partai PDI-Perjuang. Oleh karena itu Bupati memenangkan Paslon Cagub dan Cawagub AGK-YA di Halsel bukan jaminan bagi partainya, melainkan bergabungnya Bahrain kasuba ke PDI-P karena ada hubungan emosional dengan Cagub yang di usung PDI-P bukan partai PDI-yang memiliki keinganan bergabung dengan Bahrain kasuba, sehingga Partai PDI-P berdiri sesuai dengan keputusan partai sesuai SK-nya.

Ditempat terpisah, salah seorang pengurus Partai keadilan sejahterah (PKS) Provinsi Maluku utara yang enggan dipublikasikan namanya saat di konfirmasi wartawan, belum lama ini mengatakan, Bahrain Kasuba, merupakan Kaders Partai Keadilan Sejahtera yang di besarkan pula oleh partai sejak menjadi anggota DPRD Kab. Halsel dua periode serta angggota DPRD Provinsi Maluku Utara, dan juga mengusung yang bersangkutan menjadi Bupati Halsel periode 2016-2021.

Sehingga itu, Bahrain Kasuba juga dimasukkan dalam juru kampanye Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara, DR. H. Muhamad Kasuba, dan Majid Husen (MK-MAJU).

“Terkait ada isu yang menyebutkan Bupati Halsel melawan rekomendasi partai dan mendukung pasangan Cagub dan Cawagub diluar dari rekomendasi Partai PKS itu tidak benar, karena Bahrain merupakan jurkam PKS pada momentum Pilgub 2018-2022”. ungkapnya

Lanjut dia, jika masyarakat melihat Bahrain Kasuba masih jalan dengan kandidat lain diluar dari MK-Maju, itu merupakan strategi kita untuk memenangkan Cagub dan Cawagub yang diusung oleh Partai.

“Kami di PKS tidak ada yang namanya berhianat kepada partai, itulah politik, kita pasti memiliki berbagai macam strategi untuk memenangkan Pilgub, akan tetapi jika Bahrain tetap membandel dengan keputusan partai maka Bahrain merupakan lawan partai PKS secara kelembagaan”. pungkasnya.

Rep/Red : (Bur)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER