Kahar Kembali Ingatkan Kepada ASN dan Para Kades Agar Jaga Netralitas

i-malut.com, LABUHA – Ketua Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu), Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Kahar Yasin, kembali mengingatkan kepada ASN dan Kepala-Kepala Desa, agar jangan bermain-main dengan aturan yang dilah disosialisasikan melalui edaran ASN itu sendiri.

Kahar, juga tak tanggung-tanggung menjabarkan semua isi Undang-undang yang telah mengatur aturan tersebut, dimana didalamnya terdapat saangsi pidana jika dilanggar oleh ASN dan Kepala-Kepala Desa itu sendiri.

“Aturannya jelas, maka harus sama-sama kita patuhi,” ujarnya saat berpidato pada acara deklarasi penolakan politik uang dan politisasi sara.

Maka dengan berkayaninan, bahwa proses Pilkada di Halsel akan mengalami proses perubahan, jika semua menaati aturan yang telah di atur.

“Dengan deklarasi ini, semua bisa satu presepsi untuk sama-sama tolak politik Uang dan Politisasi Sara, Politik Uang ada Pidana dan Politik Sara ada pidana,”jelasnya.

Dirinya juga berharap agar ASN dan para kepala-Kepala desa yang ada di Halmahera Selatan ini tidak terlibat dalam politik praktis karena jika kedapatan maka akan konsikwensinya Pidana, karena ada undang-undang yang mengatur.

“Pilih pemimpin dengan mata hati jangan pilih pemimpin dengan mata uang,”tutupnya.

Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba, menyampaikan, saat ini pihaknya sudah siap untuk mengawal perhelatan akbar tersebut, hal ini dikarenakan dalam undang-undang pilkada yang sudah diatur, dimana syarat-syaratnya dengan tegas mengatakan agar menghindari Politik Uang dan juga politisasi Sara.

“Halmahera Selatan sudah siap untuk menghadapi pesta Demokrasi 2018 yang sekarang sudah berjalan semua tahapannya”, kata Bupati.

Mantan Ketua DPRD Halsel dua priode ini juga mengatakan bahwa masa lalu di Halsel terkait dengan pilkada ditahun-tahun sebelumnya agar bisa dilupakan dan jadikan sebagai pengalaman yang berharga dan tidak terulang kembali pada Pilgub di 2018 ini.

“Adanya politik Uang dan Politisasi Sara akan dapat merusak kehidupan berdemokrasi di Indonesia terutama kita di Halsel, dan semoga tidak ada dusta diantara kita dalam hal mengawal Pilkada ini agar kita sebagai pelaku-peaku politik dapat selalu menjaga kedamain dan juga menjaga apa yang menjadi aman,”ungkapnya.

Bahrain juga mengingatkan kembali Kepada Apartur Sipil Negara (ASN) dan para kepala-kepala desa untuk tidak ikut bepolitik, karena sudah ada larangan dari Menpan. Selaku pembina politik di Halsel, dirinya akan selalu menjaga amanah itu, dan berharap agar semua dapat mematuhi peraturan yang ada, serta dapat menunjukan bahwa Politik 2018 Halsel lebih pada politik yang santun politik yang menghasilkan kedamaian, dan Halsel sudah tidak dijuluki dewa ruci lagi.

“Semoga kita bisa menjaga dan selalu menjalin kerjasama dengan baik agar Pilgub 2018 ini bisa berjalan sesuai dengan yang kita inginkan,”harap Bahrain.

Rep/Red : (BUR)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Kahar Kembali Ingatkan Kepada ASN dan Para Kades Agar Jaga Netralitas

i-malut.com, LABUHA – Ketua Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu), Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Kahar Yasin, kembali mengingatkan kepada ASN dan Kepala-Kepala Desa, agar jangan bermain-main dengan aturan yang dilah disosialisasikan melalui edaran ASN itu sendiri.

Kahar, juga tak tanggung-tanggung menjabarkan semua isi Undang-undang yang telah mengatur aturan tersebut, dimana didalamnya terdapat saangsi pidana jika dilanggar oleh ASN dan Kepala-Kepala Desa itu sendiri.

“Aturannya jelas, maka harus sama-sama kita patuhi,” ujarnya saat berpidato pada acara deklarasi penolakan politik uang dan politisasi sara.

Maka dengan berkayaninan, bahwa proses Pilkada di Halsel akan mengalami proses perubahan, jika semua menaati aturan yang telah di atur.

“Dengan deklarasi ini, semua bisa satu presepsi untuk sama-sama tolak politik Uang dan Politisasi Sara, Politik Uang ada Pidana dan Politik Sara ada pidana,”jelasnya.

Dirinya juga berharap agar ASN dan para kepala-Kepala desa yang ada di Halmahera Selatan ini tidak terlibat dalam politik praktis karena jika kedapatan maka akan konsikwensinya Pidana, karena ada undang-undang yang mengatur.

“Pilih pemimpin dengan mata hati jangan pilih pemimpin dengan mata uang,”tutupnya.

Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba, menyampaikan, saat ini pihaknya sudah siap untuk mengawal perhelatan akbar tersebut, hal ini dikarenakan dalam undang-undang pilkada yang sudah diatur, dimana syarat-syaratnya dengan tegas mengatakan agar menghindari Politik Uang dan juga politisasi Sara.

“Halmahera Selatan sudah siap untuk menghadapi pesta Demokrasi 2018 yang sekarang sudah berjalan semua tahapannya”, kata Bupati.

Mantan Ketua DPRD Halsel dua priode ini juga mengatakan bahwa masa lalu di Halsel terkait dengan pilkada ditahun-tahun sebelumnya agar bisa dilupakan dan jadikan sebagai pengalaman yang berharga dan tidak terulang kembali pada Pilgub di 2018 ini.

“Adanya politik Uang dan Politisasi Sara akan dapat merusak kehidupan berdemokrasi di Indonesia terutama kita di Halsel, dan semoga tidak ada dusta diantara kita dalam hal mengawal Pilkada ini agar kita sebagai pelaku-peaku politik dapat selalu menjaga kedamain dan juga menjaga apa yang menjadi aman,”ungkapnya.

Bahrain juga mengingatkan kembali Kepada Apartur Sipil Negara (ASN) dan para kepala-kepala desa untuk tidak ikut bepolitik, karena sudah ada larangan dari Menpan. Selaku pembina politik di Halsel, dirinya akan selalu menjaga amanah itu, dan berharap agar semua dapat mematuhi peraturan yang ada, serta dapat menunjukan bahwa Politik 2018 Halsel lebih pada politik yang santun politik yang menghasilkan kedamaian, dan Halsel sudah tidak dijuluki dewa ruci lagi.

“Semoga kita bisa menjaga dan selalu menjalin kerjasama dengan baik agar Pilgub 2018 ini bisa berjalan sesuai dengan yang kita inginkan,”harap Bahrain.

Rep/Red : (BUR)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER