Supir Angkut BBM Tobelo Mogok Kerja, Penjual Eceran Ambil Untung Besar

i-malut.com, TOBELO – Aksi mogok kerja yang dilakukan para supir angkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Tobelo, sejak Senin (19/02/2018), bukan hanya merugikan sebagian besar masyarakaat di kota Tobelo saja, namun aksi mogok kerja ini juga mengakibatkan suplai BBM ke beberapa daerah terutama Halmahera Timur, Halmahera Barat dan Sofifi terputus.

Dari amatan wartawan, dilapangan, pada Selasa (20/02/2018) pagi, beberapa SPBU, SPBN dan beberapa APMS tidak melakukan aktifitas seperti biasanya alias ditutup. Selain berdampak dibeberapa daerah,aksi mogok kerja para supir angkutan BBM ini juga, berdampak buruk terhadap pengguna kendaraan roda dua, empat dan kendaraan yang mengunakan bahan bakar jenis solar premium.

Bahkan aksi mogok kerja para supir angkutan BBM ini, dimanfaatkan para pengecer dengan mengambil keuntungan besar dari harga pertamina Rp.7.100  di jual dengan harga Rp.15.000 sampai Rp. 17.500 ribu per liternya.

Dengan kejadian ini, warga berharap Pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat,sehingga masyarakat tidak dirugikan akibat dari aksi mogok para supir angkut BBM.

” Masyarakaat yang jadi korban, kami harap Pemda secepatnya mengambil langkah untuk mengatasi permasalahan ini,” harap Lukas,seorang warga Tobelo kepada i-malut.com.

Rep/Red : (Roby)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

Babinsa Fuata ikut Sosialisasikan Filariasis ke Warga Desa

Sanana -- Baru-baru ini Bintara Pemuda Desa (Babinsa), di Desa Fuata-Kec. Sulabesi Selatan, Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Serda. Yusran Fataruba ikut mensosialisasikan penyakit Kaki Gajah (Filariasis) kepada Masyarakat Desa,...

Akhirnya Pemprov Malut Hentikan Proses Produksi Dilokasi Smelter...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), ditanggapi serius oleh Pemprov melalui Dinas Tenaga...

KASN sebut mutasi massal pejabat di Sula sebagai...

Sanana -- Komisi Aparatur Sipil Negara atau KASN akhirnya angkat bicara terkait mutasi massal yang dilakukan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM). Sumardi, S.E., M.Si asisten Komisioner KASN...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Supir Angkut BBM Tobelo Mogok Kerja, Penjual Eceran Ambil Untung Besar

i-malut.com, TOBELO – Aksi mogok kerja yang dilakukan para supir angkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Tobelo, sejak Senin (19/02/2018), bukan hanya merugikan sebagian besar masyarakaat di kota Tobelo saja, namun aksi mogok kerja ini juga mengakibatkan suplai BBM ke beberapa daerah terutama Halmahera Timur, Halmahera Barat dan Sofifi terputus.

Dari amatan wartawan, dilapangan, pada Selasa (20/02/2018) pagi, beberapa SPBU, SPBN dan beberapa APMS tidak melakukan aktifitas seperti biasanya alias ditutup. Selain berdampak dibeberapa daerah,aksi mogok kerja para supir angkutan BBM ini juga, berdampak buruk terhadap pengguna kendaraan roda dua, empat dan kendaraan yang mengunakan bahan bakar jenis solar premium.

Bahkan aksi mogok kerja para supir angkutan BBM ini, dimanfaatkan para pengecer dengan mengambil keuntungan besar dari harga pertamina Rp.7.100  di jual dengan harga Rp.15.000 sampai Rp. 17.500 ribu per liternya.

Dengan kejadian ini, warga berharap Pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat,sehingga masyarakat tidak dirugikan akibat dari aksi mogok para supir angkut BBM.

” Masyarakaat yang jadi korban, kami harap Pemda secepatnya mengambil langkah untuk mengatasi permasalahan ini,” harap Lukas,seorang warga Tobelo kepada i-malut.com.

Rep/Red : (Roby)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER