Kejari Tikep Akan Tindak Lanjuti Temuan SPPD Fiktif di Kab. Haltim

i-malut.com, MABA – Adanya temuan dugaan penyalahgunaan anggaran Perjalan Daerah baik dalam daerah maupun luar daerah sebesar Rp.1,5 Miliar tahun anggaran 2016, oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Maluku Utara di Bagian Umum dan Perlengkapan Sekertariat Daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Timur (Haltim), Kini mulai dibidik Kejaksaan Negri (Kejari) Tidore Kepulauan.

“Kami kan baru dapat informasi dari media, jadi kami akan telesuri itu,” Kata Kepala Kejari Tidore, Yudi Sufryadi, Rabu (21/2/2018) usai mendampingi Tim Uji Kelayakan pembentukan Kejari Haltim di Kantor Bupati Haltim.

Dirinya mengaku, pihaknya akan melakukan penyilidikan jika sudah Memiliki data yang lengkap. saat ini pihaknya masih mencari data yang valid guna menindaklanjuti temuan tersebut.

“Kami akan tindak lanjuti jika datanya sudah valid, sehingga itu kami masih menunggu data yang lengkap, karena kabar ini baru didapatkan dari media,” Pungkasnya.

Sekedar diketahui, dari total temuan tersebut juga tercatat nama Sekda Haltim Moh. Abdu Nasar sebanyak sebelas SPPD dengan nilai Rp255.532.500.

Rep/Red : (All)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Kejari Tikep Akan Tindak Lanjuti Temuan SPPD Fiktif di Kab. Haltim

i-malut.com, MABA – Adanya temuan dugaan penyalahgunaan anggaran Perjalan Daerah baik dalam daerah maupun luar daerah sebesar Rp.1,5 Miliar tahun anggaran 2016, oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Maluku Utara di Bagian Umum dan Perlengkapan Sekertariat Daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Timur (Haltim), Kini mulai dibidik Kejaksaan Negri (Kejari) Tidore Kepulauan.

“Kami kan baru dapat informasi dari media, jadi kami akan telesuri itu,” Kata Kepala Kejari Tidore, Yudi Sufryadi, Rabu (21/2/2018) usai mendampingi Tim Uji Kelayakan pembentukan Kejari Haltim di Kantor Bupati Haltim.

Dirinya mengaku, pihaknya akan melakukan penyilidikan jika sudah Memiliki data yang lengkap. saat ini pihaknya masih mencari data yang valid guna menindaklanjuti temuan tersebut.

“Kami akan tindak lanjuti jika datanya sudah valid, sehingga itu kami masih menunggu data yang lengkap, karena kabar ini baru didapatkan dari media,” Pungkasnya.

Sekedar diketahui, dari total temuan tersebut juga tercatat nama Sekda Haltim Moh. Abdu Nasar sebanyak sebelas SPPD dengan nilai Rp255.532.500.

Rep/Red : (All)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER