Wabup Dinilai Sepelehkan PTT dan Abaikan Proses Perekaman e-KTP

i-malut.com, LABUHA – Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Ir. Iswan Hasjim dalam menjalankan Tugas dan Wewenangnya adalah membantu Bupati dalam hal pelaksananan tugas-tugas Pengawasan. Alangkah elok dan bijaksana jika Wakil Bupati Halsel membuat Gebrakan dalam mengawasi dan mengevaluasi kerja-kerja Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) terkait perekaman KTP Elektronik (e-KTP) terhadap Masyarakat Pemilih di Halsel yang kurang lebih 70 ribu orang yang terancam kehilangan Hak Pilihnya, bukan memberhentikan para tenaga PTT yang dinilai jarang masuk kantor tersebut.

Desakan ini di sampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan, (PPP) Kab. Halsel, Ruslan jafar, kepada wartawan melalui saluran teleponnya, minggu (25/02/2018) kemarin. Ruslan mengatakan, tugas dan tanggung jawab yang sangat mendasar yang di hadapi oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan pada hajatan Nasional yakni pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah itu, harus memastikan warga masyarakat Kab. Halsel yang sudah masuk pada wajib pilih atau sudah memiliki Nomor induk keluarga (NIK) untuk di lakukan perekaman e-KTP elektronik.

Dikatakannya, masyarakat Halmahera Selatan yang belum melakukan perekaman e-KTP itu masih 70 ribu, oleh karena itu, menurutnya hal ini sangat mendesak dan lebih penting jelang Pilgub tgl 27 juni 2018, serta Pileg dan Pilpres tanggal 17 april 2019 mendatang.

“Pengawasan dan monitoring terhadap tidak tercatatnya sebagian besar penduduk di Pulau Makian dan Kayoa yang berakibat akan berkurangnya Jumlah Kursi DPRD dari 5 kursi menjadi 4 kursi pada Pemilu 2019 mandatang.” ujar mantan anggota DPRD Halsel dua periode tersebut.

Dirinya meminta kepada Wakil Bupati Halsel, Ir. Iswan Hasjim agar jangan hanya mengurusi urusan kecil-kecil dan selalu membuat Stetmen di Media yang membuat resah sebagian masyarakat kecil dengan menyepelehkan para PTT dan mengabaikan masaalah besar serta mengancam Memecat Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang bolos apel dan tidak masuk kantor, karena masih banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) Nonjob yang juga bolos apel dan bahkan berbulan-bulan tidak melaksanakan tugas tapi setiap bulan menerima gaji.

“Urusan pecat memecat itu sepenuhnya menjadi kewenangan Bupati Halsel Bahrain Kasuba dan bukan kewenangan Wakil Bupati”. cetusnya

“Terkait dengan pegawai tidak tetap (PTT) yang tertunda bembayaran gajinya berbulan-bulan termasuk Pegawai Negeri Sipil Daerah yang pembinaannya sepenuhnya menjadi Tugas dan wewenang Pembina Pegawai Negeri Sipil di Daerah yaitu Sekretaris Daerah (Sekda), tidak sepenuhnya Ada di wakil Bupati”. tambah Ruslan.

Rep/Red : (Bur)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Wabup Dinilai Sepelehkan PTT dan Abaikan Proses Perekaman e-KTP

i-malut.com, LABUHA – Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Ir. Iswan Hasjim dalam menjalankan Tugas dan Wewenangnya adalah membantu Bupati dalam hal pelaksananan tugas-tugas Pengawasan. Alangkah elok dan bijaksana jika Wakil Bupati Halsel membuat Gebrakan dalam mengawasi dan mengevaluasi kerja-kerja Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) terkait perekaman KTP Elektronik (e-KTP) terhadap Masyarakat Pemilih di Halsel yang kurang lebih 70 ribu orang yang terancam kehilangan Hak Pilihnya, bukan memberhentikan para tenaga PTT yang dinilai jarang masuk kantor tersebut.

Desakan ini di sampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan, (PPP) Kab. Halsel, Ruslan jafar, kepada wartawan melalui saluran teleponnya, minggu (25/02/2018) kemarin. Ruslan mengatakan, tugas dan tanggung jawab yang sangat mendasar yang di hadapi oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan pada hajatan Nasional yakni pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah itu, harus memastikan warga masyarakat Kab. Halsel yang sudah masuk pada wajib pilih atau sudah memiliki Nomor induk keluarga (NIK) untuk di lakukan perekaman e-KTP elektronik.

Dikatakannya, masyarakat Halmahera Selatan yang belum melakukan perekaman e-KTP itu masih 70 ribu, oleh karena itu, menurutnya hal ini sangat mendesak dan lebih penting jelang Pilgub tgl 27 juni 2018, serta Pileg dan Pilpres tanggal 17 april 2019 mendatang.

“Pengawasan dan monitoring terhadap tidak tercatatnya sebagian besar penduduk di Pulau Makian dan Kayoa yang berakibat akan berkurangnya Jumlah Kursi DPRD dari 5 kursi menjadi 4 kursi pada Pemilu 2019 mandatang.” ujar mantan anggota DPRD Halsel dua periode tersebut.

Dirinya meminta kepada Wakil Bupati Halsel, Ir. Iswan Hasjim agar jangan hanya mengurusi urusan kecil-kecil dan selalu membuat Stetmen di Media yang membuat resah sebagian masyarakat kecil dengan menyepelehkan para PTT dan mengabaikan masaalah besar serta mengancam Memecat Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang bolos apel dan tidak masuk kantor, karena masih banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) Nonjob yang juga bolos apel dan bahkan berbulan-bulan tidak melaksanakan tugas tapi setiap bulan menerima gaji.

“Urusan pecat memecat itu sepenuhnya menjadi kewenangan Bupati Halsel Bahrain Kasuba dan bukan kewenangan Wakil Bupati”. cetusnya

“Terkait dengan pegawai tidak tetap (PTT) yang tertunda bembayaran gajinya berbulan-bulan termasuk Pegawai Negeri Sipil Daerah yang pembinaannya sepenuhnya menjadi Tugas dan wewenang Pembina Pegawai Negeri Sipil di Daerah yaitu Sekretaris Daerah (Sekda), tidak sepenuhnya Ada di wakil Bupati”. tambah Ruslan.

Rep/Red : (Bur)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER