DPRD Tolak PT. Elnusa Beroperasi di Halut

i-malut.com, TOBELO – Konflik of interest antara pihak PT.ELNUSA dengan Solidaritas Supir Angkut Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa waktu lalu yang mengakibatkan sempat terhentinya pendistribuasian BBM diwilayah Kabupaten Halmahera Utara, akhirnya terselesaikan pada, Senin (26/2/2018) kemarin.

Penyelesaian masalah tersebut dilakukan melalui pertemuan antara DPRD Halut dengan pihak PT. Pertamina, PT. Elnusa, PT. Kau indah Permai, PT. Tobelo Lestari, Solidaritas Supir Angkutan BBM dan Pemkab Halut.

Dalam pertemuan itu, terjadi perdebatan alot yang berujung pada keputusan Komisi II DPRD Halut, dengan menyatakan, PT-Elnusa secara resmi tidak lagi di Ijinkan beroperasi di Kabupaten Halmahera Utara (Halut).

Keputusan yang diambil oleh komisi II DPRD Halut ini, dikarenakan PT. Elnusa yang notabenenya sebagai pendatang baru, merubah pola tarif menjadi All-in-Plus yang dinilai merugikan supir angkutan BBM local, sehingga lewat pertemuan tersebut, PT. Elnusa resmi tidak diijinkan melakukan aktifitas atau beropersi di Halut.

Hal ini disampaikan lansung oleh Janlis Kitong selaku Ketua Komisi II DPRD Halut.

“Selaku Ketua Komisi II DPRD bersama seluruh anggota, pada hari ini resmi menyatakan bahwa PT. Elnusa tidak boleh lagi beroperasi di Halut,” ungkapnya

Janlis juga mengatakan, keberadaan PT. Elnusa yang sudah kurang lebih enam bulan beroperasi di Halmahera Utara, tidak diketahui keberadaannya oleh DPRD Halut.

“Karna tidak memberitahukan kepada kami, oleh sebab itu sikap politik kami dihari ini lewat pertemuan, bahwa PT. Elnusa Resmi tidak lagi diperbolehkan untuk beroperasi di Halut,” pungkasnya.

Sementara, Nelman Tahe, anggota DPRD dapil III mengatakan juga mengatakan hal yang sama, yakni PT. Elnusa tidak boleh lagi beroperasi di Halut. Menurutnya, kehadiran PT. Elnusa tersebut telah meresahkan dan bahkan menyengsakan pekerja lokal.

“Mereka yang berbisnis di Halut, mengabil keutungan yang cukup besar sementara

pekerjaan local yang sudah bertahun-tahun bekerja di daerah ini terdiskriminasi,” ucap Nelman.

Rep/Red : (Roby)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Siap-Siap, Guru yang ‘Lompat’ Duduki Jabatan Struktural Bakal...

Labuha - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), bakal mengembalikan sejumlah pegawai fungsional (guru) yang saat ini menduduki jabatan struktural disejumlah SKPD, baik Eselon II, III dan IV,...

Soal Tunggakan 1 Milyar di PDAM, Pemkot Ternate...

Ternate -- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate masih menunggak pada Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) kurang lebih 1 Milyar. Tunggakan tersebut terjadi saat Pemkot Ternate menempati X-Kantor Gubernur. Walikota Ternate M....

Langkah Cepat Nakertrans Malut Selidiki Insiden Kebakaran di...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pada Selasa, 15 Juni 2021 kemarin, menelan korban luka bakar sebanyak 6 orang karyawannya. Insiden ini langsung...

Usai dilantik Ramli Tidore nyatakan PKS siap bantu...

Sanana -- Acara Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus MPD, DPD dan DED, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Kab. Pulau Taliabu (Pultab) yang di...

Babinsa Bajo, PAM Kunker Wabup Kepsul

Sanana -- Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bajo-Kec. Sanana Utara, Koptu. Arifin Kemhay, baru-baru ini melakukan Pengamanan (PAM) bersama Bhabinkamtibmas dan Petugas lainnya, mengawal Kunjungan Kerja (Kunker-red) Wakil Bupati (Wabup)...

LSM LIRA Malut Mengutuk Keras Pemukulan Wartawan Binpers...

Ternate -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Rakyat Indonesia (LIRA) Maluku Utara (Malut), mengutuk keras tindakan pemukulan terhadap salah satu wartawan Berita Investigasi Nasional (Binpers) Biro Maluku Utara. Ketua LSM...

EGP dengan teguran Gubernur, Ningsih terus lakukan Pergantian

Sanana -- Anjing menggongong Kafilah tetap berlalu menjadi pribahasa yang tepat untuk menggambarkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dibawah Kepemimpinan Kepala Daerah (Bupati-red) Fifian Adeningsih Mus. Bagaimana tidak,...

F-Demokrat DPRD Kepsul, ingatkan Bupati Penyerapan DAK 2021

Sanana -- Fraksi Demokrat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula (Kepsul), mengingatkan Bupati Kepsul, Fifian Adeningsih Mus terkait penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021. Melalui Sekretaris Ajis...

Geser Jabatan Disdukcapil, Masyarakat Jadi Korban

Sanana -- Ketika muncul pertanyaan, apakah Kebijakan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM) melakukan Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan yang tidak sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,...

BERITA UTAMA

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

ARTIKEL TERKAIT

DPRD Tolak PT. Elnusa Beroperasi di Halut

i-malut.com, TOBELO – Konflik of interest antara pihak PT.ELNUSA dengan Solidaritas Supir Angkut Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa waktu lalu yang mengakibatkan sempat terhentinya pendistribuasian BBM diwilayah Kabupaten Halmahera Utara, akhirnya terselesaikan pada, Senin (26/2/2018) kemarin.

Penyelesaian masalah tersebut dilakukan melalui pertemuan antara DPRD Halut dengan pihak PT. Pertamina, PT. Elnusa, PT. Kau indah Permai, PT. Tobelo Lestari, Solidaritas Supir Angkutan BBM dan Pemkab Halut.

Dalam pertemuan itu, terjadi perdebatan alot yang berujung pada keputusan Komisi II DPRD Halut, dengan menyatakan, PT-Elnusa secara resmi tidak lagi di Ijinkan beroperasi di Kabupaten Halmahera Utara (Halut).

Keputusan yang diambil oleh komisi II DPRD Halut ini, dikarenakan PT. Elnusa yang notabenenya sebagai pendatang baru, merubah pola tarif menjadi All-in-Plus yang dinilai merugikan supir angkutan BBM local, sehingga lewat pertemuan tersebut, PT. Elnusa resmi tidak diijinkan melakukan aktifitas atau beropersi di Halut.

Hal ini disampaikan lansung oleh Janlis Kitong selaku Ketua Komisi II DPRD Halut.

“Selaku Ketua Komisi II DPRD bersama seluruh anggota, pada hari ini resmi menyatakan bahwa PT. Elnusa tidak boleh lagi beroperasi di Halut,” ungkapnya

Janlis juga mengatakan, keberadaan PT. Elnusa yang sudah kurang lebih enam bulan beroperasi di Halmahera Utara, tidak diketahui keberadaannya oleh DPRD Halut.

“Karna tidak memberitahukan kepada kami, oleh sebab itu sikap politik kami dihari ini lewat pertemuan, bahwa PT. Elnusa Resmi tidak lagi diperbolehkan untuk beroperasi di Halut,” pungkasnya.

Sementara, Nelman Tahe, anggota DPRD dapil III mengatakan juga mengatakan hal yang sama, yakni PT. Elnusa tidak boleh lagi beroperasi di Halut. Menurutnya, kehadiran PT. Elnusa tersebut telah meresahkan dan bahkan menyengsakan pekerja lokal.

“Mereka yang berbisnis di Halut, mengabil keutungan yang cukup besar sementara

pekerjaan local yang sudah bertahun-tahun bekerja di daerah ini terdiskriminasi,” ucap Nelman.

Rep/Red : (Roby)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...