Oprit Jembatan Mede Jebol, Akses Tobelo-Galela Terputus

i-malut.com, TOBELO – Jebolnya tanah dibagian oprit Jembatan mede yang menghubungkan antara Kecamatan Tobelo dan Galela akibat dihantam banjir kiriman dari gunung dukono, Rabu (28/2/2018) kemarin, menyebabkan akses perhubung melalui darat antara kedua kecamatan tersebut terputus.

Hujan dengan intensitas tinggi di Tobelo pada rabu kemarin, mengakibatkan meluapnya air kiriman dari gunung dukono yang bercampur dengan material lainnya.

Akibat terputusnya akses penghubung melalui darat, sehingga menyulitkan beberapa desa di Kecamatan Tobelo Utara diantaranya desa Ruko, Luari dan Kecamatan Galela dalam melakukan aktifitas.

Bupati Halut Ir. Frans Manery yang tiba dilokasi kejadian untuk melihat kondisi Jembatan Mede, langsung memerintahkan jajarannya untuk mengidentifikasi kerusakan dari kejadian ini, serta meminta agar kerusakan jembatan secepatnya di perbaiki, sehingga akses jalan dapat dilalui.

Sementara itu Kepala Dinas PU Halut, On Pawate, kepada i-malut.com, mengatakan bahwa saat ini pihaknya sementara melakukan penanganan dengan mulai menimbun bagian oprit jembatan yang memutuskan akses tersebut.

Dikatakannya, untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan, maka sementara ini pihaknya akan membuat tempat pengalihan air agar tidak melewati jalur yang sama.

“Kami pastikan hari ini juga bisa selesai sehingga akses jalur transportasi yang menghubungkan Tobelo-Galela bisa dilewati warga masyarakat”. Tegas On Pawate

Rep/Red : (Roby)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Oprit Jembatan Mede Jebol, Akses Tobelo-Galela Terputus

i-malut.com, TOBELO – Jebolnya tanah dibagian oprit Jembatan mede yang menghubungkan antara Kecamatan Tobelo dan Galela akibat dihantam banjir kiriman dari gunung dukono, Rabu (28/2/2018) kemarin, menyebabkan akses perhubung melalui darat antara kedua kecamatan tersebut terputus.

Hujan dengan intensitas tinggi di Tobelo pada rabu kemarin, mengakibatkan meluapnya air kiriman dari gunung dukono yang bercampur dengan material lainnya.

Akibat terputusnya akses penghubung melalui darat, sehingga menyulitkan beberapa desa di Kecamatan Tobelo Utara diantaranya desa Ruko, Luari dan Kecamatan Galela dalam melakukan aktifitas.

Bupati Halut Ir. Frans Manery yang tiba dilokasi kejadian untuk melihat kondisi Jembatan Mede, langsung memerintahkan jajarannya untuk mengidentifikasi kerusakan dari kejadian ini, serta meminta agar kerusakan jembatan secepatnya di perbaiki, sehingga akses jalan dapat dilalui.

Sementara itu Kepala Dinas PU Halut, On Pawate, kepada i-malut.com, mengatakan bahwa saat ini pihaknya sementara melakukan penanganan dengan mulai menimbun bagian oprit jembatan yang memutuskan akses tersebut.

Dikatakannya, untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan, maka sementara ini pihaknya akan membuat tempat pengalihan air agar tidak melewati jalur yang sama.

“Kami pastikan hari ini juga bisa selesai sehingga akses jalur transportasi yang menghubungkan Tobelo-Galela bisa dilewati warga masyarakat”. Tegas On Pawate

Rep/Red : (Roby)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER