SMKN 1 Haltim Bakal Terapkan UNBK

i-malut.com, MABA – Sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh Pusat Pendidikan (Puspendik) mengenai Simulasi pelaksanaan Ujian Berbasis Komputer (UNBK) yang terdiri dari 3 tahap simulasi, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Halmahera Timur Gelar tahapan Simulasi 3 atau Gladi bersih, Selasa (6/3/2018).

Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 1 Haltim, Ibrahim Muh Saleh kepada i-malut.com menyampaikan bahwa, Simulasi 1 dan simulasi 2 UNBK 2018 yang lebih berfokus pada latihan dan kesiapan perangkat dan sistem di masing-masing tingkat satuan sekolah, maka pada Gladi Bersih UNBK 2018 ini akan mengalami sedikit perubahan terkait dengan diberlakukannya soal essay pada UNBK 2018 dengan jawaban singkat.

Dengan adanya simulasi, diharapkan siswa-siswi mampu memahami bagaimana sistem pelaksanaan hingga bagaimana cara melaksanakan ujian berbasis komputer dengan baik dan benar.

Pelaksanaan Simulasi tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran kepada siswa-siswi tentang prosedur mengerjakan soal UNBK serta bagaimana bentuk soal UNBK.

Suasana pelaksanaan Simulasi 3 di Lap Komputer SMKN 1 Haltim

Dalam tahapan pelaksanaan Simulasi ini ada beberapa kendala yang alami oleh pihak Sekolah SMKN 1 Haltim antara lain, Kurangnya Fasilitas Sekolah dalam hal ini Layanan Penyediaan Internet sehingga dalam tahap pertama atau pada Simulasi 1 SMKN 1 Haltim tidak di ikut sertakan. Namun pada Tahapan selanjutnya yakni Simulasi 2 dan Simulasi 3 SMKN 1 Haltim baru diikut sertakan.

Padahal Sebagai Sekolah Menengah Kejuruan Pertama di haltim yang menerapkan sistem UNBK ini seharusnya lebih mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah baik pemerintah Kabupaten (Pemkab) maupun pemerintah Provinsi (Pemprov)

“Dalam pelaksanaan Simulasi 1 Kami tidak sempat di ikut sertakan karena di sekolah SMKN 1 Hatim belum ada jaringan Wifi,” tukasnya

Lanjut Ibas sapaan Ibrahim, untuk Simulasi 2 dan Simulasi 3 mulai dari tanggal 5 Sampai tanggal 6 pihak Sekolah sudah berupaya sehingga pada hari terakhir yakni tanggal 7 Maret 2018 pelaksanaan yang berkaitan dengan Simulasi 2 dan Simulasi 3 dapat terlaksana dengan baik.

Meski memiliki keterbatasan Fasilitas Telekomunikasi Internet, pihak sekolah tetap mengupayakan untuk tetap menyelenggarakan Simulasi tersebut.

” Kurangnya fasilitas Jaringan internet di Sekolah sebenarnya sangatlah menghambat proses pelaksanaan Simulasi. Namun kami masih bisa gunakan modem untuk Server yang di siapkan oleh Proktor dan Teknisi.” Ujarnya

Selain itu, kata Ibas, jumlah siswa yang di ikut sertakan dalam simulasi UNBK untuk SMKN 1 Haltim

pada tahun ajaran 2017-2018 sebanyak 86 siswa, terdiri dari 16 siswa teknik Konstruksi bangunan, 20 siswa teknik ketenagaan listrik dan 31 siswa komputer dan jaringan.

Rep/Red : (All)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Hadiri Giat Kementrian Agama, Ketum Sinode ke Morotai

Tobelo — Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Di Halmahera (GMIH), Pdt. Demianus Ice, usai mendampingi Kapolda Malut dalam kegiatan Vaksinasi Rabu kemarin di Uniera Tobelo, kini sempatkan waktu berkunjung...

KPPD Desa Gosoma, Minta Pemda Halut Bertanggung Jawab

Tobelo — Komunitas Pemuda Pemerhati Desa (KPPD) Gosoma Kecamatan Tobelo, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara (Halut), bertanggung jawab atas proses Pilkades yang berlangsung di desa setempat. Informasi disampaikan langsung...

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

SMKN 1 Haltim Bakal Terapkan UNBK

i-malut.com, MABA – Sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh Pusat Pendidikan (Puspendik) mengenai Simulasi pelaksanaan Ujian Berbasis Komputer (UNBK) yang terdiri dari 3 tahap simulasi, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Halmahera Timur Gelar tahapan Simulasi 3 atau Gladi bersih, Selasa (6/3/2018).

Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 1 Haltim, Ibrahim Muh Saleh kepada i-malut.com menyampaikan bahwa, Simulasi 1 dan simulasi 2 UNBK 2018 yang lebih berfokus pada latihan dan kesiapan perangkat dan sistem di masing-masing tingkat satuan sekolah, maka pada Gladi Bersih UNBK 2018 ini akan mengalami sedikit perubahan terkait dengan diberlakukannya soal essay pada UNBK 2018 dengan jawaban singkat.

Dengan adanya simulasi, diharapkan siswa-siswi mampu memahami bagaimana sistem pelaksanaan hingga bagaimana cara melaksanakan ujian berbasis komputer dengan baik dan benar.

Pelaksanaan Simulasi tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran kepada siswa-siswi tentang prosedur mengerjakan soal UNBK serta bagaimana bentuk soal UNBK.

Suasana pelaksanaan Simulasi 3 di Lap Komputer SMKN 1 Haltim

Dalam tahapan pelaksanaan Simulasi ini ada beberapa kendala yang alami oleh pihak Sekolah SMKN 1 Haltim antara lain, Kurangnya Fasilitas Sekolah dalam hal ini Layanan Penyediaan Internet sehingga dalam tahap pertama atau pada Simulasi 1 SMKN 1 Haltim tidak di ikut sertakan. Namun pada Tahapan selanjutnya yakni Simulasi 2 dan Simulasi 3 SMKN 1 Haltim baru diikut sertakan.

Padahal Sebagai Sekolah Menengah Kejuruan Pertama di haltim yang menerapkan sistem UNBK ini seharusnya lebih mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah baik pemerintah Kabupaten (Pemkab) maupun pemerintah Provinsi (Pemprov)

“Dalam pelaksanaan Simulasi 1 Kami tidak sempat di ikut sertakan karena di sekolah SMKN 1 Hatim belum ada jaringan Wifi,” tukasnya

Lanjut Ibas sapaan Ibrahim, untuk Simulasi 2 dan Simulasi 3 mulai dari tanggal 5 Sampai tanggal 6 pihak Sekolah sudah berupaya sehingga pada hari terakhir yakni tanggal 7 Maret 2018 pelaksanaan yang berkaitan dengan Simulasi 2 dan Simulasi 3 dapat terlaksana dengan baik.

Meski memiliki keterbatasan Fasilitas Telekomunikasi Internet, pihak sekolah tetap mengupayakan untuk tetap menyelenggarakan Simulasi tersebut.

” Kurangnya fasilitas Jaringan internet di Sekolah sebenarnya sangatlah menghambat proses pelaksanaan Simulasi. Namun kami masih bisa gunakan modem untuk Server yang di siapkan oleh Proktor dan Teknisi.” Ujarnya

Selain itu, kata Ibas, jumlah siswa yang di ikut sertakan dalam simulasi UNBK untuk SMKN 1 Haltim

pada tahun ajaran 2017-2018 sebanyak 86 siswa, terdiri dari 16 siswa teknik Konstruksi bangunan, 20 siswa teknik ketenagaan listrik dan 31 siswa komputer dan jaringan.

Rep/Red : (All)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER