Sekda Haltim Mengaku Siap Diperiksa Terkait SPPD Fiktif

i-malut.com, MABA – Terkait dugaan penyalahgunaan anggaran Perjalanan Dinas (SPPD Fiktif) yang menyeret nama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) yang bakal diselidiki oleh pihak Reskrim Polres Haltim, Moh. Abdu Nasar (Sekda) mengaku, jika sewaktu dirinya dipanggil Reskrin Polres Haltim untuk di periksa, maka dirinya siap untuk memenuhi panggilan tersebut.

“Intinya saya siap taat hukum kapan saja diperlukan saya siap untuk menghadap nanti kita lihat apakah permasalahannya ada dimana yang intinya bahwa seluruh perjalanan saya ada datanya dan saya simpan datanya mulai dari 2016 sampai 2017 saya siap mempertanggunjawabkan itu”. Kata Sekda, Rabu (7/2/2018)

“Kalau itu fiktif saya tidak tahu apakah fiktifnya ada dimana, kalau di saya jelas tidak akan mungkin perjalanan saya fiktif karena seluruh perjalanan saya mulai dari 2016 dan 2017 itu saya foto copy semua, karena saya mengantisipasi kondisi waktu itu”. Tambahnya.

Selain itu kata Abdu, bahwa semua dokumen yang berkaitan dengan SPPD miliknya telah di duplikasi sehingga jika dalam pemeriksaan nanti terbukti fiktif maka itu mungkin ada pihak tertentu yang memakai nama Sekda.

“SPPDnya saya foto copy kalau itu fiktif ya mungkin mereka pakai nama saya dan itu ternyata di koran itu semuakan tidak melaksanakan perjalanan termasuk saya dan bukan cuma saya tapi yang namanya tercatat disitu semua tidak melaksanakan perjalanan.” Ujar Abdu

Menurut Abdu, jika tidak melaksanakan perjalanan dinas maka sudah barang tentu uang perjalanan dinas tersebut tidak diambil atau dicairkan.

“Lalu duitnya kemana, nanti pada saat pemeriksaan lanjut, ketahuan siapa yang pakai uang itu. Uangnya mengalir kemana”. tutup Sekda

Rep/Red : (All)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Sekda Haltim Mengaku Siap Diperiksa Terkait SPPD Fiktif

i-malut.com, MABA – Terkait dugaan penyalahgunaan anggaran Perjalanan Dinas (SPPD Fiktif) yang menyeret nama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) yang bakal diselidiki oleh pihak Reskrim Polres Haltim, Moh. Abdu Nasar (Sekda) mengaku, jika sewaktu dirinya dipanggil Reskrin Polres Haltim untuk di periksa, maka dirinya siap untuk memenuhi panggilan tersebut.

“Intinya saya siap taat hukum kapan saja diperlukan saya siap untuk menghadap nanti kita lihat apakah permasalahannya ada dimana yang intinya bahwa seluruh perjalanan saya ada datanya dan saya simpan datanya mulai dari 2016 sampai 2017 saya siap mempertanggunjawabkan itu”. Kata Sekda, Rabu (7/2/2018)

“Kalau itu fiktif saya tidak tahu apakah fiktifnya ada dimana, kalau di saya jelas tidak akan mungkin perjalanan saya fiktif karena seluruh perjalanan saya mulai dari 2016 dan 2017 itu saya foto copy semua, karena saya mengantisipasi kondisi waktu itu”. Tambahnya.

Selain itu kata Abdu, bahwa semua dokumen yang berkaitan dengan SPPD miliknya telah di duplikasi sehingga jika dalam pemeriksaan nanti terbukti fiktif maka itu mungkin ada pihak tertentu yang memakai nama Sekda.

“SPPDnya saya foto copy kalau itu fiktif ya mungkin mereka pakai nama saya dan itu ternyata di koran itu semuakan tidak melaksanakan perjalanan termasuk saya dan bukan cuma saya tapi yang namanya tercatat disitu semua tidak melaksanakan perjalanan.” Ujar Abdu

Menurut Abdu, jika tidak melaksanakan perjalanan dinas maka sudah barang tentu uang perjalanan dinas tersebut tidak diambil atau dicairkan.

“Lalu duitnya kemana, nanti pada saat pemeriksaan lanjut, ketahuan siapa yang pakai uang itu. Uangnya mengalir kemana”. tutup Sekda

Rep/Red : (All)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER