BPMD Haltim Akan Mediasi Batas Adat Antara Desa Soagimalaha dengan Gotowasi

imalut.com, MABA – Pembangunan gerbang batas adat antara Desa Soagimalaha Kecamatan Kota Maba dan Desa Gotowasi Kecamatan Maba Selatan (Mabsel), yang tidak lain merupakan batas antara Kecamatan Maba Selatan dan Kota Maba mendapat sorotan dari Kadis PMD, Badalan Uat.

Sejak konflik ini bergulir,Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) tidak tinggal diam dalam hal turut mengambil peran menyelesaikan perseturuan yang terjadi diantara dua kubu itu.

Kepala DPMD Badalan Uat saat disambangi wartawan i-malut.com di kantornya mengatakan, bahwa pihaknya serius menangani konflik tapal batas adat yang terjadi antara Desa Soagimalaha dan Desa Gotowasi. Menurutnya untuk menyelasaikan persoalan tersebut, adalah dengan cara melihat dasar dokumen secara yuridisnya serta historis dan tehnik di lapangan

“Tentunya untuk memutuskan itu, dilihat dari dokumennya secara Yuridis, kemudian secara historis dan teknik dilapangan. Itu yang akan dilihat untuk menentukan titik batas dilapangan”. ujarnya Selasa (13/3/2018 ) di kantor DPMD Halmaherah Timur.

Lanjut Dia, salah satu di anatra dua kubu yang berkonflik yakni Desa Soagimala, sepenuhnya telah menyerahkan persoalan batas adat ini ke pemerintah daerah untuk menyelseaikannya berdasarkan dokumen dan Historis.

Sementara kata Badalan, pihak Gotowasi sejauh ini masih bersih keras dengan segmen sesuai klaimnya.

“Sejauh ini sesuai berita acara, pihak Soagimalaha menyerahkan sepenuhnya ke pemerintah daerah. (sementara) Gotowasi tetap bersih keras pada segmennya Sesuai klaimnya, sehingga kami akan mencoba untuk memediasi, kalaupun tidak bisa ya pemerintah daerah akan memutuskan”. tutupnya

Rep/Red : (All)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

BPMD Haltim Akan Mediasi Batas Adat Antara Desa Soagimalaha dengan Gotowasi

imalut.com, MABA – Pembangunan gerbang batas adat antara Desa Soagimalaha Kecamatan Kota Maba dan Desa Gotowasi Kecamatan Maba Selatan (Mabsel), yang tidak lain merupakan batas antara Kecamatan Maba Selatan dan Kota Maba mendapat sorotan dari Kadis PMD, Badalan Uat.

Sejak konflik ini bergulir,Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) tidak tinggal diam dalam hal turut mengambil peran menyelesaikan perseturuan yang terjadi diantara dua kubu itu.

Kepala DPMD Badalan Uat saat disambangi wartawan i-malut.com di kantornya mengatakan, bahwa pihaknya serius menangani konflik tapal batas adat yang terjadi antara Desa Soagimalaha dan Desa Gotowasi. Menurutnya untuk menyelasaikan persoalan tersebut, adalah dengan cara melihat dasar dokumen secara yuridisnya serta historis dan tehnik di lapangan

“Tentunya untuk memutuskan itu, dilihat dari dokumennya secara Yuridis, kemudian secara historis dan teknik dilapangan. Itu yang akan dilihat untuk menentukan titik batas dilapangan”. ujarnya Selasa (13/3/2018 ) di kantor DPMD Halmaherah Timur.

Lanjut Dia, salah satu di anatra dua kubu yang berkonflik yakni Desa Soagimala, sepenuhnya telah menyerahkan persoalan batas adat ini ke pemerintah daerah untuk menyelseaikannya berdasarkan dokumen dan Historis.

Sementara kata Badalan, pihak Gotowasi sejauh ini masih bersih keras dengan segmen sesuai klaimnya.

“Sejauh ini sesuai berita acara, pihak Soagimalaha menyerahkan sepenuhnya ke pemerintah daerah. (sementara) Gotowasi tetap bersih keras pada segmennya Sesuai klaimnya, sehingga kami akan mencoba untuk memediasi, kalaupun tidak bisa ya pemerintah daerah akan memutuskan”. tutupnya

Rep/Red : (All)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER