Jembatan Rusak Kampung Buton Kembali Telan Korban Jiwa

i-malut.com, HALSEL – Akibat Jembatan rusak yang menghubungkan Desa Buton dan Desa Jikotamo, Kecamatan Obi Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), sehingga pada Jumat, (16/3/2018) sekitar pukul 22.00 Wit, kembali memakan korban laka lantas tunggal yang di alami oleh salah seorang warga Desa Baru Kec. Obi Kab. Halsel bernama Vence bunga jari.

Diketahui, jembatan tersebut rusak akibat dihantam banjir bandang sekitar satu tahun lalu yang hingga kini belum mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kab. Halsel maupun Pemprov Malut.

Berdasarkan keterangan saksi bernama Hasan bahwa, sekitar pukul 06.30 Wit, dirinya dari Desa Buton hendak menuju ke Desa Jikotamo, ketika melintasi jembatan penghubung antara Desa Buton dan Desa Jikotamo tersebut, tiba-tiba dirinya melihat sepeda motor yang telah terjebur ke dalam air sungai tepatnya di bawah jembatan patah.

Ia (saksi) kemudian mendekat dan ternyata yang dilihat bukanlah kendaraan roda dua semata melainkan bersamaan dengan korban. Hasan langsung meminta pertolongan dari masyarakat setempat untuk mengangkat korban ke atas jembatan, akan tetapi nyawa korban tidak dapat di selamatkan karena luka yang dialami korban pada bagian belakang kepala cukup parah akibat terbentur beton jembatan hingga korban mengalami pendarahan.

Kapolres Halmahera AKBP. Irfan Setya Marpaung, saat di konfermasi melalui saluran teleponnya, Sabtu (17/3/2018) mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara oleh pihak RSUD obi bahwa, tubuh korban tidak terdapat adanya tanda-tanda kekerasan, hanya terdapat luka sobek di bagian belakang kepala korban karena benturan benda berupa beton jembatan.

Sementara, pihak keluarga menerima kondisi korban dengan baik dan menyampaikan apa yang dialami korban tersebut merupakan murni musibah kecelakaan lalu lintas tunggal.

Diketahui, sebelumn korban mengalami kecelakaan, sekitar pukul 20.00 Wit, korban masih sempat berada di rumah keluarganya yang bernama Jhon di Desa Baru. Setelah itu, korban juga sempat menjenguk salah satu keluarganya di Desa Jikotamo bernama Nyong. Sekitar pukul 21.30 Wit korban pamitan pulang untuk kembali ke Desa Baru.

Korban merupakan warga pendatang dari Kabupaten Dobo Kepulauan Aru Prov Maluku. Kedatangan korban sudah kurang lebih sekitar dua minggu di Kec Obi dengan tujuan menjenguk sanak saudara di Desa Baru dan Desa Jikotamo.

Saat ini korban telah diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Baru untuk di semayamkan.

Rep/Red : (Bur)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Jembatan Rusak Kampung Buton Kembali Telan Korban Jiwa

i-malut.com, HALSEL – Akibat Jembatan rusak yang menghubungkan Desa Buton dan Desa Jikotamo, Kecamatan Obi Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), sehingga pada Jumat, (16/3/2018) sekitar pukul 22.00 Wit, kembali memakan korban laka lantas tunggal yang di alami oleh salah seorang warga Desa Baru Kec. Obi Kab. Halsel bernama Vence bunga jari.

Diketahui, jembatan tersebut rusak akibat dihantam banjir bandang sekitar satu tahun lalu yang hingga kini belum mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kab. Halsel maupun Pemprov Malut.

Berdasarkan keterangan saksi bernama Hasan bahwa, sekitar pukul 06.30 Wit, dirinya dari Desa Buton hendak menuju ke Desa Jikotamo, ketika melintasi jembatan penghubung antara Desa Buton dan Desa Jikotamo tersebut, tiba-tiba dirinya melihat sepeda motor yang telah terjebur ke dalam air sungai tepatnya di bawah jembatan patah.

Ia (saksi) kemudian mendekat dan ternyata yang dilihat bukanlah kendaraan roda dua semata melainkan bersamaan dengan korban. Hasan langsung meminta pertolongan dari masyarakat setempat untuk mengangkat korban ke atas jembatan, akan tetapi nyawa korban tidak dapat di selamatkan karena luka yang dialami korban pada bagian belakang kepala cukup parah akibat terbentur beton jembatan hingga korban mengalami pendarahan.

Kapolres Halmahera AKBP. Irfan Setya Marpaung, saat di konfermasi melalui saluran teleponnya, Sabtu (17/3/2018) mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara oleh pihak RSUD obi bahwa, tubuh korban tidak terdapat adanya tanda-tanda kekerasan, hanya terdapat luka sobek di bagian belakang kepala korban karena benturan benda berupa beton jembatan.

Sementara, pihak keluarga menerima kondisi korban dengan baik dan menyampaikan apa yang dialami korban tersebut merupakan murni musibah kecelakaan lalu lintas tunggal.

Diketahui, sebelumn korban mengalami kecelakaan, sekitar pukul 20.00 Wit, korban masih sempat berada di rumah keluarganya yang bernama Jhon di Desa Baru. Setelah itu, korban juga sempat menjenguk salah satu keluarganya di Desa Jikotamo bernama Nyong. Sekitar pukul 21.30 Wit korban pamitan pulang untuk kembali ke Desa Baru.

Korban merupakan warga pendatang dari Kabupaten Dobo Kepulauan Aru Prov Maluku. Kedatangan korban sudah kurang lebih sekitar dua minggu di Kec Obi dengan tujuan menjenguk sanak saudara di Desa Baru dan Desa Jikotamo.

Saat ini korban telah diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Baru untuk di semayamkan.

Rep/Red : (Bur)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER