32 Guru di Haltim Bentuk Team Penyusun Soal USBN dan UMBN

i-malut.com, MABA – Jelang Pelaksanaan Ujian Sekolah dan Ujian Nasional ditingkat Madrasah Ibtidayah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (Mts), sebanyak 32 Guru yang tersebar di Halmahera Timur (Halim) bentuk Team Penyusun Soal USBN dan UMBN.

Kepala Seksi Pendidikan Islam Kementrian Agama Kab. Haltim Shaifullah Abd. Murod yang juga sebagai penanggung jawab kegiatan kepada i-malut.com via Watsapp Sabtu (18/3/2018), mengatakan bahwa kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 14 Sampai Tanggal 16 Maret 2018 Jum’at Kemarin,

Di Aula MTs Negeri 1 Haltim Desa Cemara jaya Subaim Kacamata Wasilei.

Kegiatan tersebut di Agendakan dalam dua bentuk penyusunan Soal Ujian yakni Soal Ujian Madrasah Berstandar Nasional (UMBN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

“Ada dua agenda yang di hadapkan pada team penyusun Soal Ujian, yakni USBN dan UMBN, pungkasnya

Lebih lanjut, Shaiful mengatakan bahwa, soal UMBN tingkat MI yang disusun oleh kementrian Agama Kab Haltim dan di berlakukan saat ujian nanti sebagai soal ujian berstandar nasional untuk semua Kabupaten dan Kota yang ada di Maluku Utara (Malut) .

“Soal UMBN di tingkat IM di susun oleh team penyusun Haltim tersebut akan pakai oleh seluruh Kabupaten atau Kota di Provinsi Maluku Utara”ujarnya

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, ada beberapa kendala yang alami oleh team penyusun soal kisi-kisi ujian. Diantaranya alokasi waktu yang di berikan terlalu singkat serta keterbatasan anggaran untuk pelaksana kegiatan yang di maksud.

“Kendala yang dihadapi team penyusun soal itu antara lain alokasi waktu yang diberikan sangat singkat juga terkait penganggaran dalam pelaksanaan kegiatan ini juga sangat minim”. akunya

Selain itu kata Shaiful Pihaknya berharap dalam penyusunan soal ujian tersebut benar-benar berkwalitas sehingga mampu memenuhi standar Ujian Nasional, sehingga saat pengumuman hasil kelulusan nanti, para peserta ujian mendapatka nilai ujian yang memuaskan.

“Harapan kami penyusunan soal ini benar-benar soal yang berkualitas yang memenuhi standar nasiaonal sehingga siswa sebgai pesreta ujian dapat lulus dengan nilai memuaskan”. Jelasnya

Rep/Red : (All)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

32 Guru di Haltim Bentuk Team Penyusun Soal USBN dan UMBN

i-malut.com, MABA – Jelang Pelaksanaan Ujian Sekolah dan Ujian Nasional ditingkat Madrasah Ibtidayah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (Mts), sebanyak 32 Guru yang tersebar di Halmahera Timur (Halim) bentuk Team Penyusun Soal USBN dan UMBN.

Kepala Seksi Pendidikan Islam Kementrian Agama Kab. Haltim Shaifullah Abd. Murod yang juga sebagai penanggung jawab kegiatan kepada i-malut.com via Watsapp Sabtu (18/3/2018), mengatakan bahwa kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 14 Sampai Tanggal 16 Maret 2018 Jum’at Kemarin,

Di Aula MTs Negeri 1 Haltim Desa Cemara jaya Subaim Kacamata Wasilei.

Kegiatan tersebut di Agendakan dalam dua bentuk penyusunan Soal Ujian yakni Soal Ujian Madrasah Berstandar Nasional (UMBN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

“Ada dua agenda yang di hadapkan pada team penyusun Soal Ujian, yakni USBN dan UMBN, pungkasnya

Lebih lanjut, Shaiful mengatakan bahwa, soal UMBN tingkat MI yang disusun oleh kementrian Agama Kab Haltim dan di berlakukan saat ujian nanti sebagai soal ujian berstandar nasional untuk semua Kabupaten dan Kota yang ada di Maluku Utara (Malut) .

“Soal UMBN di tingkat IM di susun oleh team penyusun Haltim tersebut akan pakai oleh seluruh Kabupaten atau Kota di Provinsi Maluku Utara”ujarnya

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, ada beberapa kendala yang alami oleh team penyusun soal kisi-kisi ujian. Diantaranya alokasi waktu yang di berikan terlalu singkat serta keterbatasan anggaran untuk pelaksana kegiatan yang di maksud.

“Kendala yang dihadapi team penyusun soal itu antara lain alokasi waktu yang diberikan sangat singkat juga terkait penganggaran dalam pelaksanaan kegiatan ini juga sangat minim”. akunya

Selain itu kata Shaiful Pihaknya berharap dalam penyusunan soal ujian tersebut benar-benar berkwalitas sehingga mampu memenuhi standar Ujian Nasional, sehingga saat pengumuman hasil kelulusan nanti, para peserta ujian mendapatka nilai ujian yang memuaskan.

“Harapan kami penyusunan soal ini benar-benar soal yang berkualitas yang memenuhi standar nasiaonal sehingga siswa sebgai pesreta ujian dapat lulus dengan nilai memuaskan”. Jelasnya

Rep/Red : (All)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER