Merasa Tak Adil, LSM Ampera Haltim Protes Rekruitmen Tenaga Kerja PT. Antam

i-malut.com, MABA – Rekruiment tenaga kerja oleh PT Aneka Tambang (ANTAM) yang beroperasi di Kabuapten Halmahera Timur (Haltim) yang hingga kini masuk dalam tahapan wawancara, disoal oleh LSM Ampera. Pasalnya rekruitmen tersebut diduga hanya memprioritaskan peserta yang berasal dari Buli dan Maba Pura Kab. Haltim yang disebut-sebut sebagai Ring 1, karena kedua daerah tersebut berada pada wilayah operasi PT.Antam.

Sekjen LSM Ampera Kab. Haltim, Muhibu Mandar saat di konfirmasi i-malut.com (19/3/2018 ), dengan tegas mengatakan bahwa, rekruitmen yang dilaksanakan oleh PT Aneka Tambang terkesan tak adil, sebab menurut Muhibu, pihak PT Antam lebih cenderung memprioritaskan peserta dari Buli dan Maba pura.

Lanjut dia, pihaknya menegaskan kepada pimpinan Antam Pusat dan daerah serta Gubernur Provinsi Maluku Utara agar peserta rekruimen, khususnya putra-putri Halmahera Timur agar tidak diloloskan sebagai tenaga kerja pada PT Antam tersebut.

Dikatakannya, jika pihak PT. Antam sengaja meloloskan peserta yang diproritaskan maka, LSM Ampera akan melakukan aksi unjuk rasa secara besar-besaran, dengan mengarahkan masa aksi dalam jumlah besar.

“Perekrutan (tenaga kerja oleh PT. Antam) yang ada di Haltim yang di maksud dengan anak haltim jangan di loloskan semua agar merata, karena terlihat di Haltim ini yang jadi perioritas hanya orang Buli dan Maba Pura. Makanya ditegaskan kepada pimpinan Antam pusat sampai dengan di daerah bahkan kepada gurbernur supaya anak Maluku Utara serta anak Haltim jangan diloloskan. karena kalau sampai semua diloloskan akan terjadi gerakan yang lebih dasyat”. tegas Muhibu, Senin

Tak sampai disitu, Muhibu juga mengatakan ketersinggungan pihaknya atas prioritas tenaga kerja oleh pihak Antam.

“Ampera akan bersikap dalam beberapa bulan kedepan. Kok Halmaherah Timur kenapa cuman anak buli dengan maba pura yang dimaksud dengan Ring. terus kami apa yang ada di Maba Selatan, Maba Tengah, dan Waselei. apa kita bukan Ring”. kesalnya.

Pihaknya berharap kepada PT Antam di Pusat maupun di Daerah agar tidak meloloskan putra daerah, khususnya putra-putri Haltim serta perserta asli Maluku Utara, sebeb pihaknya merasa tidak ada keadilan dalam pembagian Kuota dalam hal rekruitmen tenaga kerja.

“Saya merasa tidak ada keadilan untuk pembagian kuota. makanya ditegaskan kepada PT. Antam Pusat maupun daerah, agar anak-anak yang sementara ikut pada rekruiment (tenaga kerja) jangan di loloskan biar adil”. tutupnya

Rep/Red : (All)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Merasa Tak Adil, LSM Ampera Haltim Protes Rekruitmen Tenaga Kerja PT. Antam

i-malut.com, MABA – Rekruiment tenaga kerja oleh PT Aneka Tambang (ANTAM) yang beroperasi di Kabuapten Halmahera Timur (Haltim) yang hingga kini masuk dalam tahapan wawancara, disoal oleh LSM Ampera. Pasalnya rekruitmen tersebut diduga hanya memprioritaskan peserta yang berasal dari Buli dan Maba Pura Kab. Haltim yang disebut-sebut sebagai Ring 1, karena kedua daerah tersebut berada pada wilayah operasi PT.Antam.

Sekjen LSM Ampera Kab. Haltim, Muhibu Mandar saat di konfirmasi i-malut.com (19/3/2018 ), dengan tegas mengatakan bahwa, rekruitmen yang dilaksanakan oleh PT Aneka Tambang terkesan tak adil, sebab menurut Muhibu, pihak PT Antam lebih cenderung memprioritaskan peserta dari Buli dan Maba pura.

Lanjut dia, pihaknya menegaskan kepada pimpinan Antam Pusat dan daerah serta Gubernur Provinsi Maluku Utara agar peserta rekruimen, khususnya putra-putri Halmahera Timur agar tidak diloloskan sebagai tenaga kerja pada PT Antam tersebut.

Dikatakannya, jika pihak PT. Antam sengaja meloloskan peserta yang diproritaskan maka, LSM Ampera akan melakukan aksi unjuk rasa secara besar-besaran, dengan mengarahkan masa aksi dalam jumlah besar.

“Perekrutan (tenaga kerja oleh PT. Antam) yang ada di Haltim yang di maksud dengan anak haltim jangan di loloskan semua agar merata, karena terlihat di Haltim ini yang jadi perioritas hanya orang Buli dan Maba Pura. Makanya ditegaskan kepada pimpinan Antam pusat sampai dengan di daerah bahkan kepada gurbernur supaya anak Maluku Utara serta anak Haltim jangan diloloskan. karena kalau sampai semua diloloskan akan terjadi gerakan yang lebih dasyat”. tegas Muhibu, Senin

Tak sampai disitu, Muhibu juga mengatakan ketersinggungan pihaknya atas prioritas tenaga kerja oleh pihak Antam.

“Ampera akan bersikap dalam beberapa bulan kedepan. Kok Halmaherah Timur kenapa cuman anak buli dengan maba pura yang dimaksud dengan Ring. terus kami apa yang ada di Maba Selatan, Maba Tengah, dan Waselei. apa kita bukan Ring”. kesalnya.

Pihaknya berharap kepada PT Antam di Pusat maupun di Daerah agar tidak meloloskan putra daerah, khususnya putra-putri Haltim serta perserta asli Maluku Utara, sebeb pihaknya merasa tidak ada keadilan dalam pembagian Kuota dalam hal rekruitmen tenaga kerja.

“Saya merasa tidak ada keadilan untuk pembagian kuota. makanya ditegaskan kepada PT. Antam Pusat maupun daerah, agar anak-anak yang sementara ikut pada rekruiment (tenaga kerja) jangan di loloskan biar adil”. tutupnya

Rep/Red : (All)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER