Tak Tau Berenang, Seorang Pemuda Rua Hembuskan Nafas Terakhir

i-malut.com, TERNATE – Gara-gara tak tau berenang, seorang pemuda Kelurahan Rua, Kecamatan Ternate Pulau, berinisial FS alias Fikram (19) menghembuskan nafas rerakhirnya di RSUD Chasan Boesoirie Ternate, Minggu (18/3/2018) kemarin.

Kejadian bermula ketika korban yang sendirian berada di arah utara bibir pantai, korban dengan nekat berenang menyusul rekan-rekannya yang telah mendahuluinya. Tiba-tiba sekitar 30 meter dari bibir pantai, rekan-rekannya mendengar korban berteriak meminta tolong, namun teriakan minta tolong tersebut tidak ditanggapi oleh rekan-rekannya karena mengira korban hanya bercanda.

Setelah beberapa menit kemudian, teman-temannya kembali berenang kearah utara dan melewati lokasi korban meminta pertolongan. Disitulah rekan-rekannya baru menyadari bahwa korban sudah tidak terlihat.

“Mereka rekan korban mulai mencari korban dengan menyelam dan sekitar 5 menit kemudian korban di temukan dalam keadaan terapung dan tak sadarkan diri, ” kata salah satu saksi mata bernama Adi kepada pihak kepolisian.

Lanjut dia, setelah korban ditemukan, korban kemudian dibawah ke bibir pantai dengan menggunakan pelampung oleh rekanya-rekannya. Sesampainya dibibir pantai, korban diberi pertolongan pertama dengan cara menyungsang korban dan menekan dada korban sehingga mulut korban mengeluarkan air dan busa putih. Karena korban masih tak sadarkan diri, korban kemudian di larikan ke Puskesmas Jambula oleh rekan-rekanya tersebut. Kemudian korban di beri pertolangan oleh petugas Puskesmas dan selanjutnya di rujuk ke RSU Chasan Boesori.

Kapolsek Ternate Pulau, Iptu Lamasa kepada i-malut.com malam tadi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya korban dinyatakan meninggal dunia oleh petugas jaga RSUD Chasan Boesoirie Ternate.

Dikatakannya, bahwa korban juga di visum untuk mencari tahu penyebab meninggalnya.

Sementara itu, kata Kapolsek, keterangan dari Ibunda korban, bahwa korban memang tidak tahu berenang, dan saat berenang, korban tidak menggunakan alat bantu berupa pelampung.

Korban dimakamkan di tempat penguburan umum (TPU) Kelurahan Rua.

Rep/Red : (Sdn)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Tak Tau Berenang, Seorang Pemuda Rua Hembuskan Nafas Terakhir

i-malut.com, TERNATE – Gara-gara tak tau berenang, seorang pemuda Kelurahan Rua, Kecamatan Ternate Pulau, berinisial FS alias Fikram (19) menghembuskan nafas rerakhirnya di RSUD Chasan Boesoirie Ternate, Minggu (18/3/2018) kemarin.

Kejadian bermula ketika korban yang sendirian berada di arah utara bibir pantai, korban dengan nekat berenang menyusul rekan-rekannya yang telah mendahuluinya. Tiba-tiba sekitar 30 meter dari bibir pantai, rekan-rekannya mendengar korban berteriak meminta tolong, namun teriakan minta tolong tersebut tidak ditanggapi oleh rekan-rekannya karena mengira korban hanya bercanda.

Setelah beberapa menit kemudian, teman-temannya kembali berenang kearah utara dan melewati lokasi korban meminta pertolongan. Disitulah rekan-rekannya baru menyadari bahwa korban sudah tidak terlihat.

“Mereka rekan korban mulai mencari korban dengan menyelam dan sekitar 5 menit kemudian korban di temukan dalam keadaan terapung dan tak sadarkan diri, ” kata salah satu saksi mata bernama Adi kepada pihak kepolisian.

Lanjut dia, setelah korban ditemukan, korban kemudian dibawah ke bibir pantai dengan menggunakan pelampung oleh rekanya-rekannya. Sesampainya dibibir pantai, korban diberi pertolongan pertama dengan cara menyungsang korban dan menekan dada korban sehingga mulut korban mengeluarkan air dan busa putih. Karena korban masih tak sadarkan diri, korban kemudian di larikan ke Puskesmas Jambula oleh rekan-rekanya tersebut. Kemudian korban di beri pertolangan oleh petugas Puskesmas dan selanjutnya di rujuk ke RSU Chasan Boesori.

Kapolsek Ternate Pulau, Iptu Lamasa kepada i-malut.com malam tadi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya korban dinyatakan meninggal dunia oleh petugas jaga RSUD Chasan Boesoirie Ternate.

Dikatakannya, bahwa korban juga di visum untuk mencari tahu penyebab meninggalnya.

Sementara itu, kata Kapolsek, keterangan dari Ibunda korban, bahwa korban memang tidak tahu berenang, dan saat berenang, korban tidak menggunakan alat bantu berupa pelampung.

Korban dimakamkan di tempat penguburan umum (TPU) Kelurahan Rua.

Rep/Red : (Sdn)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER