Perayaan HUT Kabupaten, Mengabaikan Pelayanan Publik

i-malut.com, MOROTAI – Kabupaten Pulau Morotai bertambah usia, tepatnya tanggal 20 maret 2018 usianya memasuki 9 tahun. Sudah lazim setiap tahun pemerintah daerah merayakannya dengan meriah. Perayaan sebelumnya di fokuskan di Daruba Ibu Kota Kabupaten Pulau Morotai, namun kali ini perayaan HUT Kabupaten dilaksanakan di Desa Bere-Bere Ibu Kota Kecamatan Morotai Utara.

Mungkin ini juga pemda morotai ingin tampil beda atau ada tujuan lain seperti slogan yang tertulis di baliho bupati, “merubah kebiasaan lama”. dan ini terjadi karena seluruh instansi tidak dibuka, secara otomatis pelayanan publik tidak ada.

Pantauan i-malut.com di pusat pemerintahan di Daruba dan sekitarnya, seluruh kantor tutup dan tidak terlihat ada aktifitas seperti biasanya. Baik itu kantor Bupati, Dinas, dan Kantor Camat bahkan sejumlah sekolahpun diliburkan, tidak ada aktifitas belajar mengajar.

Diknas dan Dukcapil, sesui pantuan imalut.com, sek jam 8 pagi sampai jam 12 siang tidak ada aktivitas pegawai dan tutup.

Namun soal pegawai diliburkan di bantah juru bicara Pemda Kabupaten Pulau Morotai. Menurut Kabag Humas dan Protokuler Ujang Bagindo, Tidak libur.

“Cuma pemda melakukan kegiatan di bere bere” jelasnya, Selasa (20/3)

Menurut Ujang, semua instansi di tutup dan tidak ada aktifitas pegawai seperti biasa.

“Iya setiap tanggal 20 bertepatan dgan HUT Pemda adalah Libur Fakultatif,bahwa yang aktif masuk silahkan dan yg tidakpun tidak apa apa. “Kata ujang berkilah.

Hal yang sama di sampaikan Sekda Morotai, Muhammad Karie, ketika di konfirmasi i.malut.com, melalui WA, Selasa (20/03). Menurut Sekda bahwa tidak libur juga

“Kantor tetap buka” ungkapnya singkat.

Namun ketika di konfirmasi lebih jauh soal titik pelaksanaan HUT Kabupaten, sekda sudah tidak mau menjawab,

“Maaf kita ada rapat jadi belum sempat memberikan penjelasan” alasan sekda.

Bantahanpun datang dari usman, masyarakat Desa Gotalamo, menyangkut penjelasan Sekda dan kabag humas.

“Dinas diliburkan, soalnya pagi tadi saya ke Diknas juga tidak buka kantornya” tegas usman.

Rep/Red : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Hadiri Giat Kementrian Agama, Ketum Sinode ke Morotai

Tobelo — Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Di Halmahera (GMIH), Pdt. Demianus Ice, usai mendampingi Kapolda Malut dalam kegiatan Vaksinasi Rabu kemarin di Uniera Tobelo, kini sempatkan waktu berkunjung...

KPPD Desa Gosoma, Minta Pemda Halut Bertanggung Jawab

Tobelo — Komunitas Pemuda Pemerhati Desa (KPPD) Gosoma Kecamatan Tobelo, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara (Halut), bertanggung jawab atas proses Pilkades yang berlangsung di desa setempat. Informasi disampaikan langsung...

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Perayaan HUT Kabupaten, Mengabaikan Pelayanan Publik

i-malut.com, MOROTAI – Kabupaten Pulau Morotai bertambah usia, tepatnya tanggal 20 maret 2018 usianya memasuki 9 tahun. Sudah lazim setiap tahun pemerintah daerah merayakannya dengan meriah. Perayaan sebelumnya di fokuskan di Daruba Ibu Kota Kabupaten Pulau Morotai, namun kali ini perayaan HUT Kabupaten dilaksanakan di Desa Bere-Bere Ibu Kota Kecamatan Morotai Utara.

Mungkin ini juga pemda morotai ingin tampil beda atau ada tujuan lain seperti slogan yang tertulis di baliho bupati, “merubah kebiasaan lama”. dan ini terjadi karena seluruh instansi tidak dibuka, secara otomatis pelayanan publik tidak ada.

Pantauan i-malut.com di pusat pemerintahan di Daruba dan sekitarnya, seluruh kantor tutup dan tidak terlihat ada aktifitas seperti biasanya. Baik itu kantor Bupati, Dinas, dan Kantor Camat bahkan sejumlah sekolahpun diliburkan, tidak ada aktifitas belajar mengajar.

Diknas dan Dukcapil, sesui pantuan imalut.com, sek jam 8 pagi sampai jam 12 siang tidak ada aktivitas pegawai dan tutup.

Namun soal pegawai diliburkan di bantah juru bicara Pemda Kabupaten Pulau Morotai. Menurut Kabag Humas dan Protokuler Ujang Bagindo, Tidak libur.

“Cuma pemda melakukan kegiatan di bere bere” jelasnya, Selasa (20/3)

Menurut Ujang, semua instansi di tutup dan tidak ada aktifitas pegawai seperti biasa.

“Iya setiap tanggal 20 bertepatan dgan HUT Pemda adalah Libur Fakultatif,bahwa yang aktif masuk silahkan dan yg tidakpun tidak apa apa. “Kata ujang berkilah.

Hal yang sama di sampaikan Sekda Morotai, Muhammad Karie, ketika di konfirmasi i.malut.com, melalui WA, Selasa (20/03). Menurut Sekda bahwa tidak libur juga

“Kantor tetap buka” ungkapnya singkat.

Namun ketika di konfirmasi lebih jauh soal titik pelaksanaan HUT Kabupaten, sekda sudah tidak mau menjawab,

“Maaf kita ada rapat jadi belum sempat memberikan penjelasan” alasan sekda.

Bantahanpun datang dari usman, masyarakat Desa Gotalamo, menyangkut penjelasan Sekda dan kabag humas.

“Dinas diliburkan, soalnya pagi tadi saya ke Diknas juga tidak buka kantornya” tegas usman.

Rep/Red : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER