Diduga 7 Siswa Siluman Mengikuti Ujian Sekolah di SMA N 6 Kota Ternate

i-malut.com, TERNATE – Plt Kepala Sekolah SMA N 6 Kota Ternate bernama Arus Laesa, bersama Wakil Kesiswaan, Gisan Naser, diduga yang telah mengikutsertakan 7 siswa-siswi siluman ujian sekolah dan ujian nasional, dengan tarif harga yang lumayan besar sehingga menimbulkan polimik.

Informasi yang di himpun i-malut.com, 7 siswa ini mengikuti ujian sekolah dan nasional, sementara siswa/siswi yang bersangkutan diduga tidak mengikuti proses belajar mengajar dari kelas 1 sampai kelas 3.

Ketujuh siswa/siswi tersebut masing-masing bernama Fahmi Mukaram, Indrila Said, Safira Sahrudin, Sukri Rauf, Wa Ode Deliarti, Wahyuni Iswan, dan Yogi Hendrawan Abas.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Maluku Utara, Sofyan Ali SE, kepada i-malut.com Selasa (20/3/2018), mengatakan, terkait dengan kasus tersebut, ombudsman akan segera melakukan investigasi lebih jauh. Jika ini terbukti maka ini adalah bentuk perbuatan maladministrasi, ini tidk bisa didiamkan oleh dinas pendidikan provinsi.

Lanjut dia, Ombudsman yakin bahwa kasus seperti banyak terjadi di sekolah lain di Malut, seperti yang ditemukan oleh Ombudsman di SMA 25 dan 16 di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

“Saya sangat yakin pihak Dinas pendidikan Provinsi Malut tidak akan memberikan sanksi apapun para kepala sekolah karena menganggap ini adalah perbuatan yang tidak melanggar aturan dalam kacamata Dinas pendidikan provinsi Maluku Utara. akan tetapi sebagai lembaga pengawas pelayanan publik, Ombudsman akan aktif menindaklanjuti semua keluhan masyarakat yang terkait dengan pelayanan publik termasuk di bidang pendidikan. “ katanya, Selasa (20/3/2018)

Menurut dia, jika terbukti pihak SMA N 6 melakukan pelanggaran maka Ombudsman akan merekomendasikan untuk dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Rep/Red : (Sdn)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Diduga 7 Siswa Siluman Mengikuti Ujian Sekolah di SMA N 6 Kota Ternate

i-malut.com, TERNATE – Plt Kepala Sekolah SMA N 6 Kota Ternate bernama Arus Laesa, bersama Wakil Kesiswaan, Gisan Naser, diduga yang telah mengikutsertakan 7 siswa-siswi siluman ujian sekolah dan ujian nasional, dengan tarif harga yang lumayan besar sehingga menimbulkan polimik.

Informasi yang di himpun i-malut.com, 7 siswa ini mengikuti ujian sekolah dan nasional, sementara siswa/siswi yang bersangkutan diduga tidak mengikuti proses belajar mengajar dari kelas 1 sampai kelas 3.

Ketujuh siswa/siswi tersebut masing-masing bernama Fahmi Mukaram, Indrila Said, Safira Sahrudin, Sukri Rauf, Wa Ode Deliarti, Wahyuni Iswan, dan Yogi Hendrawan Abas.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Maluku Utara, Sofyan Ali SE, kepada i-malut.com Selasa (20/3/2018), mengatakan, terkait dengan kasus tersebut, ombudsman akan segera melakukan investigasi lebih jauh. Jika ini terbukti maka ini adalah bentuk perbuatan maladministrasi, ini tidk bisa didiamkan oleh dinas pendidikan provinsi.

Lanjut dia, Ombudsman yakin bahwa kasus seperti banyak terjadi di sekolah lain di Malut, seperti yang ditemukan oleh Ombudsman di SMA 25 dan 16 di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

“Saya sangat yakin pihak Dinas pendidikan Provinsi Malut tidak akan memberikan sanksi apapun para kepala sekolah karena menganggap ini adalah perbuatan yang tidak melanggar aturan dalam kacamata Dinas pendidikan provinsi Maluku Utara. akan tetapi sebagai lembaga pengawas pelayanan publik, Ombudsman akan aktif menindaklanjuti semua keluhan masyarakat yang terkait dengan pelayanan publik termasuk di bidang pendidikan. “ katanya, Selasa (20/3/2018)

Menurut dia, jika terbukti pihak SMA N 6 melakukan pelanggaran maka Ombudsman akan merekomendasikan untuk dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Rep/Red : (Sdn)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER