KKP Kelas III Ternate Sosialisasi Penanggulangan KKM di Halut

i-malut.com, TOBELO – Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Ternate, Selasa (27/3/2018) menggelar kegiatan Sosialisasi Penyusunan Rencana Kontijensi Penanggulangan Kegawatdaruratan Kesehatan Masyarakat (KKM) di Tobelo Halmahera Utara. Kegiatan yang dilaksanakan di gedung dianvista Tobelo ini, merupakan sosialisasi kepada masyarakat dan terlebih khusus unsur pemerintah daerah, TNI dan POLRI jajaran pelaksana pelabuhan, mahasiswa dan stake holder lainya.

Ketua panitia Jakaria Ade, SKM, pada laporan pertanggungjawaban panitia yang di bacakannya menyampaikan, latar belakang kegiatan ini adalah bahwa indonesia sebagai anggota WHO, telah melaksanakan kesepakatan dunia yang tertuang dalam IHR 2005 yang merupakan persyaratan utama di pintu masuk negara dimana harus mampu dalam kondisi rutin, merespon kondisi kedaruratan kesehatan masyarakat secara global ( PHEIC).

Dikatakannya, Indonesia merupakan negara maritim yang terdiri atas wilayah kepulauan, disamping memiliki ratusan pelabuhan laut sebagai pintu masuk, pelabuhan udara juga menjadi sarana pintu masuk alat angkut barang serta mobilisasi orang keluar masuk. Hal Ini juga merupakan resiko terjadinya penularan penyakit yang dibawa  melalui alat angkut tersebut.

“Beberapa kasus penyakit lama yang muncul (re-emerging deseases) dan penyakit baru (new emerging deseases) seperti kasus SARS, di cina 2002, Flu Burung di cina 2007, Mers Cov di arab saudi 2012 dan penyakit Ebola di afrika”. ungkap Jakaria, Selasa

Lanjut Dia, Untuk pencegahan penularan dan penyebaran penyakit yang berpotensi wabah (PHIC) di pintu masuk, kantor kesehatan pelabuhan sebagai focal point didaerah berperan penting melakukan pencegahan masuk dan keluarnya penyakit di pintu masuk pelabuhan laut dan pelabuhan udara.

Sementra, menurut Jakaria, Pelabuhan tobelo merupakan salah satu pintu masuk di Propinsi Maluku Utara, yang juga merupakan wilayah kerja kantor kesehatan pelabuhan kelas III ternate.

Olehnya itu, kata Dia, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kejadian PHEIC di pintu masuk pelabuhan/bandara, kantor kesehatan pelabuhan memperkuat jaringan kerja dengan melaksanakan kehiatan sosialisasi penyusunan rencana kontijensi penaggulangan kegawatdaruratan kesehatan masyarakat.

Foto bersama usai kegiatan

Rep/Red : (Roby)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Satu Karyawan PT IWIP Meninggal Dunia, SPSI Bakal...

Sofifi -- Satu karyawan yang merupakan korban pada insiden ledakan tungku Smelter A PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, dinyatakan telah menghembuskan napas...

Kadis Tersangka, simak Komentar mereka Eks. Kadisdik Sula

Sanana -- Permasalahan Hukum yang tengah dihadapi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kepulauan Sula (Kepsul), Rifai Haitami, mendapat komentar beragam dari ASN Senior yang pernah juga menjabat sebagai Kadisdik Kepsul. Rifai...

Berkas Perkara menuju P21, Pelapor berharap Kadisdik Sula...

Sanana -- Berkas Kasus dugaan Pengancaman lewat media Elektronik yang dilaporkan oleh Saudara La Onyong Ode Ali alias Nyong alias Ongen dengan Terlapor Saudara Rifai Haitami alias Kafu, Oknum...

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

KKP Kelas III Ternate Sosialisasi Penanggulangan KKM di Halut

i-malut.com, TOBELO – Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Ternate, Selasa (27/3/2018) menggelar kegiatan Sosialisasi Penyusunan Rencana Kontijensi Penanggulangan Kegawatdaruratan Kesehatan Masyarakat (KKM) di Tobelo Halmahera Utara. Kegiatan yang dilaksanakan di gedung dianvista Tobelo ini, merupakan sosialisasi kepada masyarakat dan terlebih khusus unsur pemerintah daerah, TNI dan POLRI jajaran pelaksana pelabuhan, mahasiswa dan stake holder lainya.

Ketua panitia Jakaria Ade, SKM, pada laporan pertanggungjawaban panitia yang di bacakannya menyampaikan, latar belakang kegiatan ini adalah bahwa indonesia sebagai anggota WHO, telah melaksanakan kesepakatan dunia yang tertuang dalam IHR 2005 yang merupakan persyaratan utama di pintu masuk negara dimana harus mampu dalam kondisi rutin, merespon kondisi kedaruratan kesehatan masyarakat secara global ( PHEIC).

Dikatakannya, Indonesia merupakan negara maritim yang terdiri atas wilayah kepulauan, disamping memiliki ratusan pelabuhan laut sebagai pintu masuk, pelabuhan udara juga menjadi sarana pintu masuk alat angkut barang serta mobilisasi orang keluar masuk. Hal Ini juga merupakan resiko terjadinya penularan penyakit yang dibawa  melalui alat angkut tersebut.

“Beberapa kasus penyakit lama yang muncul (re-emerging deseases) dan penyakit baru (new emerging deseases) seperti kasus SARS, di cina 2002, Flu Burung di cina 2007, Mers Cov di arab saudi 2012 dan penyakit Ebola di afrika”. ungkap Jakaria, Selasa

Lanjut Dia, Untuk pencegahan penularan dan penyebaran penyakit yang berpotensi wabah (PHIC) di pintu masuk, kantor kesehatan pelabuhan sebagai focal point didaerah berperan penting melakukan pencegahan masuk dan keluarnya penyakit di pintu masuk pelabuhan laut dan pelabuhan udara.

Sementra, menurut Jakaria, Pelabuhan tobelo merupakan salah satu pintu masuk di Propinsi Maluku Utara, yang juga merupakan wilayah kerja kantor kesehatan pelabuhan kelas III ternate.

Olehnya itu, kata Dia, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kejadian PHEIC di pintu masuk pelabuhan/bandara, kantor kesehatan pelabuhan memperkuat jaringan kerja dengan melaksanakan kehiatan sosialisasi penyusunan rencana kontijensi penaggulangan kegawatdaruratan kesehatan masyarakat.

Foto bersama usai kegiatan

Rep/Red : (Roby)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER