Oknum Dosen Unkhair Diduga Berpolitik Praktis

i-malut.com, TERNATE – Salah satu oknum dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Khairun (Unkhair) Ternate berinisial NH, diduga berpolitik praktis di kampus.

Informasi yang dihimpun media ini, oknum dosen ini diduga menjalankan kepentingan salah satu bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Maluku Utara.

Dugaan itu mulai terkuak menyusul maraknya aksi kumpul KTP fotocopy milik mahasiswa dilingkup Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unkhair Ternate. Aksi ini dilakukan oleh sejumlah oknum mahasiswa berinisial ZK, IR, RW dan AHT atas perintah NH.

Salah satu oknum mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang enggan disebutkan namanya mengatakan, awalnya alasan pengumpulan KTP ini sebatas fotocopy saja, namun berselang waktu barulah diketahui ternyata untuk kepentingan politik.

“Lama-kelamaan saya tau juga dari teman-teman mahasiswa yang lain ternyata untuk pencalonan salah satu anggota DPD di Maluku Utara tapi tidak tahu calonnya siapa,” ujar sumber anonim, jum’at (30/03/2018)

Informasi tambahan yang menguatkan dugaan tersebut yakni ketika mahasiswa yang menyerahkan KTP fotocopy juga diminta mengisi formulir, yang ternyata adalah formulir dukungan perseorangan calon peserta Pemilu Anggota DPD RI.

“Kata pak NH sih bukan untuk hal politik, jadi ia minta bantu untuk memungut KTP mahasiswa. Awalnya tidak sadar tapi pas lihat isi formulir yang nanti dibagikan ternyata ada tulisan formulir dukungan perseorangan calon peserta pemilu anggota DPD,” ungkap mahasiswa lainnya yang juga enggan disebutkan namanya.

Lanjutnya, KTP yang terkumpul diberikan ke AHT kemudian AHT memberikan bonus uang melalui perantara ZK. Saat ini KTP yang telah terkumpul sekitar 50 lembar lebih.

“Yang terkumpul ke saya hampir mencapai 50 lebih, dan untuk uang bonus yang didapatkan melalui pemungutan KTP akan saya kembalikan. Sungguh saya khilaf dan memohon maaf atas perbuatan ini kepada semua teman-teman mahasiswa,” ujarnya dengan rasa bersalah.

Sementara itu, oknum dosen NH saat dikonfirmasi terkait dugaan ini membantah jika dirinya terlibat berpolitik praktis.

“Itu tidak ada, di sini tidak ada permainan politik, tapi kalau ada mahasiswa yang memerlukan dana dan berkomumikasi dengan salah satu kandidat DPD RI kami membuka jalan, tapi kalau untuk permainan partai politik tidak ada di sini itu tidak benar,” timpalnya singkat.

Terpisah, menyikapi dugaan ini, Rektor Unkhair Prof. Husen Alting langsung angkat bicara. Husen saat ditemui di ruang kerjanya menegaskan, informasi tersebut akan segera ditindaklanjuti.

“Saya belum dapat informasi itu, tapi kalau memang itu laporan mahasiswa saya tegaskan silahkan mengadu ke saya, dan kalau sampai benar maka akan ditindak tegas,” tegasnya mengakhiri.

Untuk diketahui, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, merupakan satu aturan yang melarang ASN agar tidak melibatkan diri dalam proses kampanye pemilu kepala daerah (Pilkada) atau pun pemilihan legistatif (Pileg).

Dengana adanya aturan tersebut ASN diharapkan menjaga netralitas serta profesionalitas dalam proses berjalannya Pilkada serentak yang akan digelar pada tahun 2018-2019 mendatang.

Rep/Red : (Sdn)

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

YPK GMIH Angkat Tommy Sebagai Kepsek SMA Kristen...

Tobelo -- Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH), pada Sabtu (12/6) tadi, resmi mengangkat Tommy S Pangi sebagai Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Kristen Nehemia Galela. Jabatan...

Kekuasaan

Aspek normatif, atau kritik-nilai analisis keputusan terlihat ketika kita menyadari bahwa pengetahuan yang relevan dengan keputusan mencakup antara dinamika "tujuan" dan "cara" yang sifatnya Valuatif. (Duncan MacRay, Jr "The...

Siap Tabuh Genderang Perang, jika Bupati membawa Dendam

Sanana -- Mantan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda), Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Arif Umasugi yang juga merupakan ASN Senior di Pemda Sula, menyebut perbuatan pencopotan...

Dukung Program Pemerintah Soal Literasi Digital, Dit Intelkam...

Ternate –– Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intekam) Polda Maluku Utara gelar kegiatan Coffee Morning dengan tema, "Literasi Digital Solution Smart Island Dan Smart Goverment Provinsi Maluku Utara", bertempat...

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sungguh,...

Kodim 1510/Sula-Koramil 03/Sanana menjadi Pelaksana Program Serbuan Vaksin...

Sanana -- Komandan Rayon Militer (Danramil) 03/Sanana-Kodim 1510/Sula, Kapten. Abdul Malik Fudji, baru-baru ini menggelar rapat Koordinasi terkait pelaksanaan Program Serbuan Vaksin bagi Masyarakat, yang menjadi Program TNI-AD. Rapat yang...

Hampir Lima Bulan, Pemda Halut Tunggak Gaji Pegawai...

Tobelo -- Hampir Lima bulan gaji dan tunjangan pegawai honorer bahkan untuk Penghasilan Tetap (Siltap) bagi perangkat desa, terhitung sekitar bulan Februari hingga Juni 2021 belum dibayar atau menunggak...

Fraksi-PD DPRD Kepsul Angkat bicara terkait Mutasi massal...

Sanana -- Akhirnya DPRD Kepsul angkat bicara terkait Mutasi massal yang dilakukan oleh Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM). Walau belum secara kelembagaan, namun yang dilakukan Fraksi Partai...

PDAM Tegaskan Pihak X-Walikota Ternate Secepatnya Lunasi Tunggakan...

Ternate -- Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Ternate telah memutuskan pelayanan air bersih dilingkup instansi X-Walikota Ternate. Pemutusan tersebut dilatarbelakangi banyaknya tunggakan rekening air yang belum dibayar senilai 200...

BERITA UTAMA

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

Apakah Bupati dan Dirjen Otda Bermain Mata, terkait...

Sanana -- Mutasi massal yang dilakukan oleh Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsih Mus (FAM) Kepada 57 Pejabat Eselon...

Beri Sinyal Tidak Ada Dendam Politik, Bupati: Siapa...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik memiliki kebiasaan melakukkan Inspeksi Mendadak (Sidak) di kantor Dinas/Badan, kantor desa,...

ARTIKEL TERKAIT

Oknum Dosen Unkhair Diduga Berpolitik Praktis

-

i-malut.com, TERNATE – Salah satu oknum dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Khairun (Unkhair) Ternate berinisial NH, diduga berpolitik praktis di kampus.

Informasi yang dihimpun media ini, oknum dosen ini diduga menjalankan kepentingan salah satu bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Maluku Utara.

Dugaan itu mulai terkuak menyusul maraknya aksi kumpul KTP fotocopy milik mahasiswa dilingkup Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unkhair Ternate. Aksi ini dilakukan oleh sejumlah oknum mahasiswa berinisial ZK, IR, RW dan AHT atas perintah NH.

Salah satu oknum mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang enggan disebutkan namanya mengatakan, awalnya alasan pengumpulan KTP ini sebatas fotocopy saja, namun berselang waktu barulah diketahui ternyata untuk kepentingan politik.

“Lama-kelamaan saya tau juga dari teman-teman mahasiswa yang lain ternyata untuk pencalonan salah satu anggota DPD di Maluku Utara tapi tidak tahu calonnya siapa,” ujar sumber anonim, jum’at (30/03/2018)

Informasi tambahan yang menguatkan dugaan tersebut yakni ketika mahasiswa yang menyerahkan KTP fotocopy juga diminta mengisi formulir, yang ternyata adalah formulir dukungan perseorangan calon peserta Pemilu Anggota DPD RI.

“Kata pak NH sih bukan untuk hal politik, jadi ia minta bantu untuk memungut KTP mahasiswa. Awalnya tidak sadar tapi pas lihat isi formulir yang nanti dibagikan ternyata ada tulisan formulir dukungan perseorangan calon peserta pemilu anggota DPD,” ungkap mahasiswa lainnya yang juga enggan disebutkan namanya.

Lanjutnya, KTP yang terkumpul diberikan ke AHT kemudian AHT memberikan bonus uang melalui perantara ZK. Saat ini KTP yang telah terkumpul sekitar 50 lembar lebih.

“Yang terkumpul ke saya hampir mencapai 50 lebih, dan untuk uang bonus yang didapatkan melalui pemungutan KTP akan saya kembalikan. Sungguh saya khilaf dan memohon maaf atas perbuatan ini kepada semua teman-teman mahasiswa,” ujarnya dengan rasa bersalah.

Sementara itu, oknum dosen NH saat dikonfirmasi terkait dugaan ini membantah jika dirinya terlibat berpolitik praktis.

“Itu tidak ada, di sini tidak ada permainan politik, tapi kalau ada mahasiswa yang memerlukan dana dan berkomumikasi dengan salah satu kandidat DPD RI kami membuka jalan, tapi kalau untuk permainan partai politik tidak ada di sini itu tidak benar,” timpalnya singkat.

Terpisah, menyikapi dugaan ini, Rektor Unkhair Prof. Husen Alting langsung angkat bicara. Husen saat ditemui di ruang kerjanya menegaskan, informasi tersebut akan segera ditindaklanjuti.

“Saya belum dapat informasi itu, tapi kalau memang itu laporan mahasiswa saya tegaskan silahkan mengadu ke saya, dan kalau sampai benar maka akan ditindak tegas,” tegasnya mengakhiri.

Untuk diketahui, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, merupakan satu aturan yang melarang ASN agar tidak melibatkan diri dalam proses kampanye pemilu kepala daerah (Pilkada) atau pun pemilihan legistatif (Pileg).

Dengana adanya aturan tersebut ASN diharapkan menjaga netralitas serta profesionalitas dalam proses berjalannya Pilkada serentak yang akan digelar pada tahun 2018-2019 mendatang.

Rep/Red : (Sdn)

BERITA LAINNYA

Dukung Program Pemerintah Soal Literasi Digital, Dit Intelkam...

Ternate –– Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intekam) Polda Maluku Utara gelar kegiatan Coffee Morning...

Plt. Kadisdik Kota Ternate Tanggapi Kepemilikan SK Dobel...

Ternate -- Terkait dengan berhembusnya informasi perihal Surat Keputusan (SK) tenaga PTT yang dobel pada...

Dibekingi Dirjen Otda Kemendagri, Ningsih lakukan sejumlah Mutasi

Sanana -- Baru menjabat sehari, Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsih Mus (FAM) melakukan mutasi...

Sempat Diperbaiki Warga, Jembatan Pitago-Bailenget Rusak Lagi

Tobelo -- Beberapa tahun kemarin sempat rusak, namun dilakukan perbaikan oleh warga, kali ini di...

UNUTARA Sebagai Pelopor Kampus Multi Toleransi di Maluku...

Ternate -- Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) wilayah XII provinsi Maluku-Maluku Utara telah menyelenggarakan evaluasi...

YPK GMIH Angkat Tommy Sebagai Kepsek SMA Kristen...

Tobelo -- Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH), pada Sabtu (12/6)...

TERPOPULER

Beri Sinyal Tidak Ada Dendam Politik, Bupati: Siapa...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik memiliki kebiasaan melakukkan Inspeksi Mendadak (Sidak) di kantor Dinas/Badan, kantor desa,...

Ningsih jadikan TSK Pimpin Dinas Pendidikan Kepsul

Sanana -- Entah apa yang ada dibenak Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus (FAM) menjadikan seorang Tersangka (TSK-red) pada suatu...