Pemangkasan Anggaran MTQ oleh Bupati, Disoal Sekertaris OTDA ICMI Pulau Morotai

i-malut.com, MOROTAI – Dipangkasnya anggaran MTQ ditinggat Kecamatan, mendapat tanggapan miring dari sekertaris OTDA ICMI Kabupaten Pulau Morotai,  Ir. Irfan Hi Abdurahman.

Menurut sekertaris OTDA ICMI Pulau Morotai, saat dimintai tanggapannya lewat WhatsApp, Selasa (03/4/2018) malam mengatakan bahwa, apa yang dilakukan Bupati Pulau Morotai terkait dengan pemangkasan anggaran seleksi peserta MtQ di tingkat Kecamatan, merupakan sebuah ironi yang cukup mengiris nuraninya.

“Pemerintahan ini keterlaluan, dengan alasan efisensi anggaran kegiatan sekelas MTQ harus dipangkas anggaranya, apakah ini yang dimaksud dengan merubah kebisaan lama?. Jika itu yang dimaksud maka saya cukup optimis daerah ini bukan berkembang ke arah yang lebih baik tapi daerah ini akan semakin dekat dengan kehancuran”. tegasnya.

Karena menurut Irfan,Hakekat pembangunan bukan terletak pada tingginya gedung pencakar langit, tapi hakekat pembangunan adalah memanusiakan manusia, agar hidupnya lebih bermoral karena dipandu oleh nilai relgiutas.

Lanjut Irfan, Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ), dapat dikatakan sebagai ajang kegiatan rutin yang memiliki nilai cukup berarti bagi kita umat islam.

“Sebagai remaja masjid saya merasa tersingung dengan perlakukan Bupati seperti ini” semburnya.

Bupati perlu tahu, kata irfan, bahwa Musabaqoh ini memiliki dimensi sosial, karena MTQ akan memunculkan suatu citra bahwa islam memiliki suatu keistimewaan yang patut dibanggakan berkaitan dengan kitab suci yang dimiliki.

“Karena didalam hal ini Islam mempunyai solidaritas yang exist di mana even besar ini diselenggarakan dari level terendah hingga ke level lebih tinggi” jelasnya.

Sehingga dia merasa aneh bila ada pemangkasan anggaran oleh Bupati.

“Saya merasa aneh jika saat ini seleksi MTQ ditingkat Kecamatan di tunda karena soal tidak ada anggaran. Padahal seharusnya merubah kebiasan lama mestinya Bupati menambah anggaran bukan malah mengurangi” harapnya.

Irfan juga menyarankan, kalau pemerintahan sebelumnya seleksi MTQ hanya di ditingkatkan Kecamatan dan Kabupaten, harusnya dipemerintahan Benny Laos, jangkaun MTQ diperluas hingga ke tingkat Desa bahkan sempai ke tingkat RT dan RW, jika begitu baru dapat kita dikatakan merubah kebiasaan lama.

“Kalau memangkas anggaran, rubah kebisaan lama apa-apaan ini.” cetus irfan akhiri komentarnya.

Rep/Red (Lilo)

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Babinsa: Hujan lebat dan Angin kencang mengakibatkan Pohon...

Sanana -- Musim penghujan yang kadang disertai angin kencang membuat beberapa daerah di Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) mengalami Pohon Tumbang, terkadang Pohon Tumbang melintang ditengah jalan, yang mengakibatkan gangguan...

Pelaku Pengrusakan Toko Indoraya akhirnya menyesal dan minta...

Sanana -- Pelaku pengrusakan Toko Indoraya pada Desember 2020, Mukaram Umasugi akhirnya menyesal dan minta maaf atas perbuatannya. Permohonan maaf ini disampaikan kepada Ko Aliong dan Isteri, Ko Hartono...

Pembangunan Pertashop Picu Retaknya Hubungan Antar Warga Jambula 

Ternate -- Pembanguan Pertamina Shop (Pertashop) yang berlokasi di Kelurahan Jambula, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate menyisahkan pro dan kontra ditengah-tengah warga masyarakat, alhasil kondisi tersebut memicu retaknya hubungan...

YPK GMIH Angkat Tommy Sebagai Kepsek SMA Kristen...

Tobelo -- Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH), pada Sabtu (12/6) tadi, resmi mengangkat Tommy S Pangi sebagai Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Kristen Nehemia Galela. Jabatan...

Kekuasaan

Aspek normatif, atau kritik-nilai analisis keputusan terlihat ketika kita menyadari bahwa pengetahuan yang relevan dengan keputusan mencakup antara dinamika "tujuan" dan "cara" yang sifatnya Valuatif. (Duncan MacRay, Jr "The...

Siap Tabuh Genderang Perang, jika Bupati membawa Dendam

Sanana -- Mantan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda), Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Arif Umasugi yang juga merupakan ASN Senior di Pemda Sula, menyebut perbuatan pencopotan...

Dukung Program Pemerintah Soal Literasi Digital, Dit Intelkam...

Ternate –– Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intekam) Polda Maluku Utara gelar kegiatan Coffee Morning dengan tema, "Literasi Digital Solution Smart Island Dan Smart Goverment Provinsi Maluku Utara", bertempat...

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sungguh,...

Kodim 1510/Sula-Koramil 03/Sanana menjadi Pelaksana Program Serbuan Vaksin...

Sanana -- Komandan Rayon Militer (Danramil) 03/Sanana-Kodim 1510/Sula, Kapten. Abdul Malik Fudji, baru-baru ini menggelar rapat Koordinasi terkait pelaksanaan Program Serbuan Vaksin bagi Masyarakat, yang menjadi Program TNI-AD. Rapat yang...

BERITA UTAMA

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

Apakah Bupati dan Dirjen Otda Bermain Mata, terkait...

Sanana -- Mutasi massal yang dilakukan oleh Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsih Mus (FAM) Kepada 57 Pejabat Eselon...

Beri Sinyal Tidak Ada Dendam Politik, Bupati: Siapa...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik memiliki kebiasaan melakukkan Inspeksi Mendadak (Sidak) di kantor Dinas/Badan, kantor desa,...

ARTIKEL TERKAIT

Pemangkasan Anggaran MTQ oleh Bupati, Disoal Sekertaris OTDA ICMI Pulau Morotai

-

i-malut.com, MOROTAI – Dipangkasnya anggaran MTQ ditinggat Kecamatan, mendapat tanggapan miring dari sekertaris OTDA ICMI Kabupaten Pulau Morotai,  Ir. Irfan Hi Abdurahman.

Menurut sekertaris OTDA ICMI Pulau Morotai, saat dimintai tanggapannya lewat WhatsApp, Selasa (03/4/2018) malam mengatakan bahwa, apa yang dilakukan Bupati Pulau Morotai terkait dengan pemangkasan anggaran seleksi peserta MtQ di tingkat Kecamatan, merupakan sebuah ironi yang cukup mengiris nuraninya.

“Pemerintahan ini keterlaluan, dengan alasan efisensi anggaran kegiatan sekelas MTQ harus dipangkas anggaranya, apakah ini yang dimaksud dengan merubah kebisaan lama?. Jika itu yang dimaksud maka saya cukup optimis daerah ini bukan berkembang ke arah yang lebih baik tapi daerah ini akan semakin dekat dengan kehancuran”. tegasnya.

Karena menurut Irfan,Hakekat pembangunan bukan terletak pada tingginya gedung pencakar langit, tapi hakekat pembangunan adalah memanusiakan manusia, agar hidupnya lebih bermoral karena dipandu oleh nilai relgiutas.

Lanjut Irfan, Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ), dapat dikatakan sebagai ajang kegiatan rutin yang memiliki nilai cukup berarti bagi kita umat islam.

“Sebagai remaja masjid saya merasa tersingung dengan perlakukan Bupati seperti ini” semburnya.

Bupati perlu tahu, kata irfan, bahwa Musabaqoh ini memiliki dimensi sosial, karena MTQ akan memunculkan suatu citra bahwa islam memiliki suatu keistimewaan yang patut dibanggakan berkaitan dengan kitab suci yang dimiliki.

“Karena didalam hal ini Islam mempunyai solidaritas yang exist di mana even besar ini diselenggarakan dari level terendah hingga ke level lebih tinggi” jelasnya.

Sehingga dia merasa aneh bila ada pemangkasan anggaran oleh Bupati.

“Saya merasa aneh jika saat ini seleksi MTQ ditingkat Kecamatan di tunda karena soal tidak ada anggaran. Padahal seharusnya merubah kebiasan lama mestinya Bupati menambah anggaran bukan malah mengurangi” harapnya.

Irfan juga menyarankan, kalau pemerintahan sebelumnya seleksi MTQ hanya di ditingkatkan Kecamatan dan Kabupaten, harusnya dipemerintahan Benny Laos, jangkaun MTQ diperluas hingga ke tingkat Desa bahkan sempai ke tingkat RT dan RW, jika begitu baru dapat kita dikatakan merubah kebiasaan lama.

“Kalau memangkas anggaran, rubah kebisaan lama apa-apaan ini.” cetus irfan akhiri komentarnya.

Rep/Red (Lilo)

BERITA LAINNYA

Ketua KNPI Sula ingatkan Bupati terpilih soal Visi...

Sanana -- Resmi menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), setelah dilantik pada Jumat...

Gaji Guru dan PTT Disdik Kota Ternate Cair,...

Ternate -- Gaji Guru dan PTT Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ternate telah mencairkan. Hal tersebut...

Dukung 100 Hari Kerja Wali Kota Ternate, Lurah...

Ternate -- Kelurahan Makasar Barat, Kecamatan Kota Ternate Tengah, Selasa (08/06) tadi menggelar rapat merespon...

Bagi Sekolah yang belum masukan LPJ, Disdik tegaskan...

Ternate -- Kepala Sub Bagian (Kasubag) Keuangan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ternate Irnawati Imam meminta...

PDAM Tegaskan Pihak X-Walikota Ternate Secepatnya Lunasi Tunggakan...

Ternate -- Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Ternate telah memutuskan pelayanan air bersih dilingkup instansi...

Pembangunan Pertashop Picu Retaknya Hubungan Antar Warga Jambula 

Ternate -- Pembanguan Pertamina Shop (Pertashop) yang berlokasi di Kelurahan Jambula, Kecamatan Pulau Ternate, Kota...

TERPOPULER

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

Beri Sinyal Tidak Ada Dendam Politik, Bupati: Siapa...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik memiliki kebiasaan melakukkan Inspeksi Mendadak (Sidak) di kantor Dinas/Badan, kantor desa,...