BPS Halsel Gelar Sosialisasi Survei Penyusunan Disagregasi PMTB 2018

i-malut.com, LABUHA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menggelar sosialisasi Survei Penyusunan Disagregasi Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) 2018 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bupati. Rabu, (4/4/18)

Hadir dalam kegiatan ini, Asisten I Bidang Pemerintahan Amirudin Dukomalamo, Asisten II Chairudin A. Rahman, Asisten III Yusuf Taudin, Staf Ahli, Kepala BPS Muhammad Rismat, SE.M.Si, Kepala Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT), Pimpinan SKPD serta Peserta Sosialisasi.

Dalam sambutan Bupati Halsel yang disampaikan oleh Amirudin Dukomalamo selaku Asisten I, bahwa pembangunan ekonomi merupakan salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan, maka indikator-indikator pembangunan ekonomi seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi dan tingkat pengangguran wajib diselidiki secara berkala sehingga perlunya peran dari BPS sebagai penyedia data menjadi sangat penting

Lanjut Amiruddin, dalam rangka mendukung program nasional, maka pada tahun 2018, BPS akan melaksanakan survei disagregasi PMTB dengan responden Dinas atau instansi, rumah tangga, lembaga yang melayani rumah tangga dan perusahaan.

“Pemerintah berupaya akan terus meningkatkan iklim investasi agar daya saing usaha tinggi dan tenaga kerja terserap dengan baik, demikian juga dengan pengembangan pariwisata di Indonesia khususnya Halsel”, Pungkasnya

Pada kesempatan yang sama Muhammad Rismat selaku Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa tujuan dari sosialisasi survei penyusunan disagregasi PMTB adalah untuk mengetahui data investasi yang dilakukan oleh pemerintah baik swasta maupun perusahaan dan industri.

Dirinya berharap, setiap sampel baik dari pemerintah maupun swasta dan aparat desa dapat memberikan data yang sebenarnya, karena ini merupakan data yang sangat penting untuk melihat investasi yang ada di setiap daerah.

Perlu diketahui bahwa survei disagregasi PMTB merupakan sumber data strategi untuk mengidentifikasi dan mempetakan potensi investasi fisik yang dimiliki, sehingga data disagregasi PMTB ini adalah bekal untuk pemerintah dalam pengembangan dunia usaha, pariwisata serta merumuskan kebijakan-kebijakan yang tepat.

Rep/Red : (Bur)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

BPS Halsel Gelar Sosialisasi Survei Penyusunan Disagregasi PMTB 2018

i-malut.com, LABUHA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menggelar sosialisasi Survei Penyusunan Disagregasi Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) 2018 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bupati. Rabu, (4/4/18)

Hadir dalam kegiatan ini, Asisten I Bidang Pemerintahan Amirudin Dukomalamo, Asisten II Chairudin A. Rahman, Asisten III Yusuf Taudin, Staf Ahli, Kepala BPS Muhammad Rismat, SE.M.Si, Kepala Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT), Pimpinan SKPD serta Peserta Sosialisasi.

Dalam sambutan Bupati Halsel yang disampaikan oleh Amirudin Dukomalamo selaku Asisten I, bahwa pembangunan ekonomi merupakan salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan, maka indikator-indikator pembangunan ekonomi seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi dan tingkat pengangguran wajib diselidiki secara berkala sehingga perlunya peran dari BPS sebagai penyedia data menjadi sangat penting

Lanjut Amiruddin, dalam rangka mendukung program nasional, maka pada tahun 2018, BPS akan melaksanakan survei disagregasi PMTB dengan responden Dinas atau instansi, rumah tangga, lembaga yang melayani rumah tangga dan perusahaan.

“Pemerintah berupaya akan terus meningkatkan iklim investasi agar daya saing usaha tinggi dan tenaga kerja terserap dengan baik, demikian juga dengan pengembangan pariwisata di Indonesia khususnya Halsel”, Pungkasnya

Pada kesempatan yang sama Muhammad Rismat selaku Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa tujuan dari sosialisasi survei penyusunan disagregasi PMTB adalah untuk mengetahui data investasi yang dilakukan oleh pemerintah baik swasta maupun perusahaan dan industri.

Dirinya berharap, setiap sampel baik dari pemerintah maupun swasta dan aparat desa dapat memberikan data yang sebenarnya, karena ini merupakan data yang sangat penting untuk melihat investasi yang ada di setiap daerah.

Perlu diketahui bahwa survei disagregasi PMTB merupakan sumber data strategi untuk mengidentifikasi dan mempetakan potensi investasi fisik yang dimiliki, sehingga data disagregasi PMTB ini adalah bekal untuk pemerintah dalam pengembangan dunia usaha, pariwisata serta merumuskan kebijakan-kebijakan yang tepat.

Rep/Red : (Bur)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER