Tim PT SMI dan Bank Dunia Tinjau Lokasi Pastikan Kesiapan Pasar dan Jalan

i-malut.com, LABUHA – Menindaklanjuti pinjaman daerah oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), akhirnya, Kamis (05/04/18) Tim PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan Tim Bank Dunia yang diketuai oleh Ida Ayu Indira Dharmapatni, tiba di Halmahera Selatan dan langsung meninjau lokasi pasar Modern di Kecamatan Bacan Selatan serta lokasi pembangunan tiga ruas jalan dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Tujuan peninjauan ini dalam rangka mendukung misi Dana Pembangunan Infrastruktur Daerah atau support mission Regional Infrastructure Development Funds.

Tim PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan Tim Bank Dunia dalam melakukan pemantauan tersebut didampingi oleh Asisten III bidang Ekonomi Pembangunan Yusuf Taudin, Kasubag Perencanaan Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Iswan Sahdar, Kabid Fispra Bappelitbangda, serta Kepala Sekretariat Amdal Perumahan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim).

Saat diwawancarai, Yusuf Taudin mengatakan bahwa, kedatangan Tim PT SMI dan Bank Dunia adalah untuk meninjau langsung perkembangan persiapan dalam rencana pembangunan beberapa infrastruktur di Halsel diantaranya pembagunan pasar moderen, serta tiga ruas jalan.

“Mereka hadir disini dalam rangka meninjau sejauh mana kesiapan kita untuk pembangunan infrastruktur melalui pinjaman 150 milyar yang telah diberikan kepada Pemda Halsel “. Katanya

Dirinya menambahkan, tujuan pemantauan yang dilakukan adalah untuk melihat kelayakan lokasi pembangunan pasar moderen serta lokasi tiga ruas jalan dan TPA sebagai tempat pembuangan Akhir.

Yusuf berharap setelah pasar tradisional ini dibangun dapat menunjang sektor perekonomian masyarakat dan juga menjadi salah satu obyek wisata guna mendorong daya tarik wisatawan lokal.

Pada kesempatan yang sama Ahmad Iskandar selaku Tim Leader Divisi Pembiayaan Daerah PT SMI berharap agar proyek ini sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan secepatnya akan dilaksanakan.

Rep/Red : (Bur)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Tim PT SMI dan Bank Dunia Tinjau Lokasi Pastikan Kesiapan Pasar dan Jalan

i-malut.com, LABUHA – Menindaklanjuti pinjaman daerah oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), akhirnya, Kamis (05/04/18) Tim PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan Tim Bank Dunia yang diketuai oleh Ida Ayu Indira Dharmapatni, tiba di Halmahera Selatan dan langsung meninjau lokasi pasar Modern di Kecamatan Bacan Selatan serta lokasi pembangunan tiga ruas jalan dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Tujuan peninjauan ini dalam rangka mendukung misi Dana Pembangunan Infrastruktur Daerah atau support mission Regional Infrastructure Development Funds.

Tim PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan Tim Bank Dunia dalam melakukan pemantauan tersebut didampingi oleh Asisten III bidang Ekonomi Pembangunan Yusuf Taudin, Kasubag Perencanaan Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Iswan Sahdar, Kabid Fispra Bappelitbangda, serta Kepala Sekretariat Amdal Perumahan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim).

Saat diwawancarai, Yusuf Taudin mengatakan bahwa, kedatangan Tim PT SMI dan Bank Dunia adalah untuk meninjau langsung perkembangan persiapan dalam rencana pembangunan beberapa infrastruktur di Halsel diantaranya pembagunan pasar moderen, serta tiga ruas jalan.

“Mereka hadir disini dalam rangka meninjau sejauh mana kesiapan kita untuk pembangunan infrastruktur melalui pinjaman 150 milyar yang telah diberikan kepada Pemda Halsel “. Katanya

Dirinya menambahkan, tujuan pemantauan yang dilakukan adalah untuk melihat kelayakan lokasi pembangunan pasar moderen serta lokasi tiga ruas jalan dan TPA sebagai tempat pembuangan Akhir.

Yusuf berharap setelah pasar tradisional ini dibangun dapat menunjang sektor perekonomian masyarakat dan juga menjadi salah satu obyek wisata guna mendorong daya tarik wisatawan lokal.

Pada kesempatan yang sama Ahmad Iskandar selaku Tim Leader Divisi Pembiayaan Daerah PT SMI berharap agar proyek ini sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan secepatnya akan dilaksanakan.

Rep/Red : (Bur)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER