FANDI : Pemberhentian Ketua DPD PAN Pulau Morotai, Membuat PAN Semakin Terpuruk di Morotai

i-malut.com, MOROTAI – Pemberhentian ketua DPD PAN Kab. Pulau Morotai, Umi A Hasan, oleh ketua DPW PAN Provinsi Maluku Utara, Majid Husen, melalui SK Nomor : PAN/27/A/kpts/K-S/004/III/2018, tertanggal 31/03/18, mendapat sorotan tajam dan kecaman dari berbagai kalangan baik dari DPC PAN Pulau morotai dan Dewan Pimpinan Rantingnya, yang mengancam akan mengundurkan diri dari kepengurusan dan caleg PAN.

Kali ini Kecaman datang dari Fandi A Hi Latief, Akademisi Universitas Pasific (UNIPAS) Pulau Morotai yang juga sebagai Ketua Bidang Pengembangan Organisasi DPD PAN Kabupaten Pulau Morotai. menurut Akademisi muda ini, bahwa pemberhentian ketua DPD PAN Kab. Pulau Morotai, Umi A Hasan, tidak sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang diataur dalam AD/ART partai.

“Saya heran dengan keputusan yang diambil oleh DPW PAN terhadap ibu Umi, karena selama ini beliau menjadi ketua DPD PAN di Morotai, kinerja beliau sangat terukur, progresif, bersahaja dan membesarkan nama partai di Morotai, lah kenapa harus dipecat.” imbuhnya, Senin (9/4/2018) melalui massengger.

Lanjut Fandi, bahwa sebenarnya sebelum di non aktifkan dari ketua, harusnya ada tim supervisi DPW PAN untuk melakukan evaluasi kepemimpinan ibu Umi, jangan langsung pecat saja.

“Setahu saya ada mekanisme dan prosedur dalam pergantian ketua, yang terurai dalam Platform partai, kok kenapa sepihak?” jelasnya penuh tanya.

Untuk itu, kata Dia, secara otomatis Ketua DPW PAN Provinsi Maluku Utara saat ini, tidak menghargai kerja-kerja dari Ketua DPD PAN Pulau Morotai.

“Sangat disayangkan dengan masalah kecil, ketua DPW PAN Provinsi Maluku Utara, Majid Husen, bukannya merangkul dan menyelesaikan masalah, malah kader-kader potensial harus digeser, lantaran polemik di DPW PAN Provinsi, kalau seperti ini ketuanya kapan PAN bisa besar di Maluku Utara umumnya dan khusuanya di Pulau Morotai” cetus Fandi penuh kesal.

Rep/Red : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Drupadi BMI Malut Desak Polda Malut Usut Tuntas...

Ternate -- Drupadi Bintang Muda Indonesia (BIM) Maluku Utara (Malut), desak Polda Malut untuk segera mengusut tuntas kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh salah satu oknum Polisi berpangkat Briptu pada...

Dampingi Luhut Resmi Pabrik Bahan Baku Batrai, Bupati...

Labuha -- Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), ikut mendampingi Menteri Koordinator bidang kemaritiman, Luhut Bizar Pandjaitan, dalam peresmian Pabrik bahan baku baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia yang memproduksi...

Lagi, Jembatan Pitago Bailengit Rusak

Tobelo -- Sangat memprihatinkan, jembatan Wailamo yang menghubungkan Desa Pitago dan Desa Bailengit Kecamatan Kao Barat Kabupaten Halmahera Utara, lagi-lagi kembali rusak. Padahal, jembatan tersebut belum lama ini telah...

Dinas P3A Malut Bakal Kawal Kasus Pemerkosaan di...

Sofifi -- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Maluku Utara (Malut) akan mengawal kasus pemerkosaan terhadap korban yang masih dibawah umur, yang diduga dilakukan oknum Polisi di...

Kembali marak, Babinsa Waiman ingatkan warga terkait Bahaya...

Sanana, Perang terhadap Corona Virus Disease atau Covid-19 belum selesai, bahkan kini ada varian baru terkait virus ini. Untuk itu Pemerintah Indonesia, mulai dari Pusat maupun Daerah kembali mengingatkan...

Bergerak Cepat, DPD BMI Malut Mengakar Hingga ke-Pelosok...

Ternate -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bintang Muda Indonesian (BMI) Maluku Utara, gencar melakukan sosialisasi serta konsolidasi dan verifikasi faktual, guna membentuk DPC Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku Utara (Malut). Hal ini...

Besok, Disdik Kota Ternate Lounching Sekolah Insklusif di...

Ternate - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ternate pada Rabu 23 Juni 2021 besok akan Lounching Sekolah Insklusif, bertempat SD Negeri 6 Kota Ternate, Kelurahan Kampung Makasar Barat, Kota Ternate...

Sambut kedatangan Mendagri Tito Karnavian, APMS pasang baliho...

Sanana -- Aliansi Peduli Masyarakat Sula atau APMS kepada media ini memberikan penjelasan terkait Sikap Bupati Sula memutasi dan merotasi 57 jabatan termasuk menon-jobkan Sekda Kepulauan Sula, sebagai perbuatan...

Babinsa Sekom Pelopori Giat Bhakti, ajak Warga dan...

Sanana -- Kelompok Masyarakat Desa yang mempunyai paradigma maju dan berpikir positif adalah suatu kekuatan dan aset untuk membangun sebuah Desa, ditambah lagi dengan Kelompok Mahasiswa dalam satuan tugas...

BERITA UTAMA

Dampingi Luhut Resmi Pabrik Bahan Baku Batrai, Bupati...

Labuha -- Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), ikut mendampingi Menteri Koordinator bidang kemaritiman, Luhut Bizar Pandjaitan, dalam peresmian Pabrik...

Maslan Jabat PLH Sekda Halsel, Helmi Dikabarkan Sakit

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), mengangkat Maslan Hi. Hasan,SH,M.Si, Kepala Bagian (Kabag) organisasi sebagai Asisten Perekonomian dan...

ARTIKEL TERKAIT

FANDI : Pemberhentian Ketua DPD PAN Pulau Morotai, Membuat PAN Semakin Terpuruk di Morotai

i-malut.com, MOROTAI – Pemberhentian ketua DPD PAN Kab. Pulau Morotai, Umi A Hasan, oleh ketua DPW PAN Provinsi Maluku Utara, Majid Husen, melalui SK Nomor : PAN/27/A/kpts/K-S/004/III/2018, tertanggal 31/03/18, mendapat sorotan tajam dan kecaman dari berbagai kalangan baik dari DPC PAN Pulau morotai dan Dewan Pimpinan Rantingnya, yang mengancam akan mengundurkan diri dari kepengurusan dan caleg PAN.

Kali ini Kecaman datang dari Fandi A Hi Latief, Akademisi Universitas Pasific (UNIPAS) Pulau Morotai yang juga sebagai Ketua Bidang Pengembangan Organisasi DPD PAN Kabupaten Pulau Morotai. menurut Akademisi muda ini, bahwa pemberhentian ketua DPD PAN Kab. Pulau Morotai, Umi A Hasan, tidak sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang diataur dalam AD/ART partai.

“Saya heran dengan keputusan yang diambil oleh DPW PAN terhadap ibu Umi, karena selama ini beliau menjadi ketua DPD PAN di Morotai, kinerja beliau sangat terukur, progresif, bersahaja dan membesarkan nama partai di Morotai, lah kenapa harus dipecat.” imbuhnya, Senin (9/4/2018) melalui massengger.

Lanjut Fandi, bahwa sebenarnya sebelum di non aktifkan dari ketua, harusnya ada tim supervisi DPW PAN untuk melakukan evaluasi kepemimpinan ibu Umi, jangan langsung pecat saja.

“Setahu saya ada mekanisme dan prosedur dalam pergantian ketua, yang terurai dalam Platform partai, kok kenapa sepihak?” jelasnya penuh tanya.

Untuk itu, kata Dia, secara otomatis Ketua DPW PAN Provinsi Maluku Utara saat ini, tidak menghargai kerja-kerja dari Ketua DPD PAN Pulau Morotai.

“Sangat disayangkan dengan masalah kecil, ketua DPW PAN Provinsi Maluku Utara, Majid Husen, bukannya merangkul dan menyelesaikan masalah, malah kader-kader potensial harus digeser, lantaran polemik di DPW PAN Provinsi, kalau seperti ini ketuanya kapan PAN bisa besar di Maluku Utara umumnya dan khusuanya di Pulau Morotai” cetus Fandi penuh kesal.

Rep/Red : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER