Bupati Halsel Hadiri Musyawara Cabang II Persakmi Kabupaten Halsel

i-malut.com, LABUHA – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Bahrain Kasuba, hadiri acara Musyawara Cabang II, Perhimpunan Sarjana dan Profesionalis Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). Sabtu,(14/0418) kemarin.

Musyawarah ini digelar di Canga Matau Kawasan Hutan Kota. Acara ini dihadiri oleh, Ketua Umum Pengurus Persakmi Pusat Prof Dr. Ridwan Amirudin, Ketua Pengurus Persakmi Provinsi Maluku Utara Abdul Majid Dano, Ketua Pengurus Persakmi Kabupaten Halsel, Chaeral Toloa, Pimpinan SKPD, Seluruh Kepala Puskesmas di Halsel, Pengurus dan Anggota Persekmi Halsel.

Dalam sambutannya, Bupati Bahrain Kasuba menyampaikan bahwa, MusyawaraH ini sangat strategis untuk pembangunan di bidang kesehatan yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan. Dia juga memberikan aprisiasi dibidang kesehatan karena saat ini bidang Kesehatan telah mengembangkan suatu prestasi yang sangat luar biasa dan ini tidak akan berakhir sampa disini karena akan terus dipertahankan.

Lanjut Bupati, saat ini pemerintah juga sedang gencar memberantas penyakit Stunting, agar wabah-wabah penyakit ini tidak ada lagi di Kabupaten Halmahaera Selatan.

“Saya selaku pelindung akan tetap memperhatikan dan melindungi semua program-program dibidang Kesehatan,” jelas Bupati

Mantan Ketua DPRD dua Periode di Kabupaten Halsel ini juga menegaskan, untuk tahun 2021 Halsel bebas dari Malaria dan Stunting.

Sebelumnya, ketua Persakmi Kabupaten Halsel, Chaeril Toloa berharap kepada Pengurus Persakmi Halsel agar dapat menjadi rekan penting dalam menaungi dan menggiring pembangunan di bidang kesehatan, baik secara nasional maupun regional untuk wilayah yang ada di Halsel. Kemudian diharapkan kepada para Sarjana Kesehatan, harus bisa menjadi mitra yang baik dengan masyarakat agar dapat mendorong pembangunan dalam bidang kesehatan yang ada di Halsel, karena keberhasilan pembangunan di negara ini harus dibangun dan diimplementasikan secara bersama-sama oleh seluruh element.

“Diharapkan semua element sarjana kesehatan harus bergandeng tangan dan bahu-membahu agar kesehatan di negara ini dapat terimplementasikan”, harapnya.

Pada kesempatan yang sama pula, Ketua Persakmi Provinsi Maluku Utara, Abdul Majid Dano mengucapkan terimah kasih karena Kabupaten Halmahera Selatan sudah dua kali menyelanggarakan Musyawara ini. Dirinya juga mengatakan bahwa, Kabupaten Halmahera Selatan merupakan  kabupaten yang pertama kalinya membentuk pengurus Persakmi dari 10 Kabupaten Kota yang ada Provinsi Maluku Utara.

“Kami dari Provinsi memberikan apresasi kepada pengurus Persakmi Halsel, karena ini merupakan suatu kebanggan tersendiri karena dapat membantu kami,”kata Abdul.

Abdul juga mengatakan bahwa, Persakmi tidak bisa berdiri sendiri, perlu ada kerja sama dengan pemerintah daerah. sehinggga Persakmi Provinsi maupun Kabupaten akan membantu pemerintah daerah dibidang kesehatan.

“Kami berharap di Negara ini, khususnya di daerah-daerah, agar organisasi-organisasi Kesehatan bisa berada dalam suatu wadah yang besar untuk bisa bekerja sama dengan baik dan harmonis untuk mengembangkan kesehatan di negeri ini, “harap Ketua Persekmi Malut.

Sementara itu, Ketua Persakmi Pusat dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini Persakmi sudah berdiri di 32 Provinsi yang ada di Indonesia, dan hampir setiap tahunnya pihaknya selalu melakukan kunjungan diwilayah-wilayah untuk dapat melihat dan melakukan pembinaan, serta membentuk penggurus Persakmi baru dan melihat program-program yang telah dikerjakan.

Ia juga menyampaikan bahwa program yang telah diprioritaskan dan diluncurkan pada saat ini adalah mengembangkan satu desa satu Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM), untuk dapat mengawal program-Program UKM. Kemudian pada saat ini menurutnya telah terjadi beberapa kendala-Kendala dan berbagai cakupan yang menyangkut UKM, olehnya itu Pihak Kementrian Kesehatan bersama semua pihak kesehatan telah menggagas sebuah layanan baru yang disebut Layanan Balai Kesehatan (LBK).

“Semoga UKM ini juga dapat berjalan diseluruh Kabupaten Kota,” harapnya.

Perlu diketahui Perhimpunan Sarjana dan Profisionalis Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) adalah tempat berkumpulnya teman-teman yang telah mencicipi ilmu Kesehatan Masyarakat pada jenjang pendidikan S1.

Rep/Red : (Bur)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Bupati Halsel Hadiri Musyawara Cabang II Persakmi Kabupaten Halsel

i-malut.com, LABUHA – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Bahrain Kasuba, hadiri acara Musyawara Cabang II, Perhimpunan Sarjana dan Profesionalis Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). Sabtu,(14/0418) kemarin.

Musyawarah ini digelar di Canga Matau Kawasan Hutan Kota. Acara ini dihadiri oleh, Ketua Umum Pengurus Persakmi Pusat Prof Dr. Ridwan Amirudin, Ketua Pengurus Persakmi Provinsi Maluku Utara Abdul Majid Dano, Ketua Pengurus Persakmi Kabupaten Halsel, Chaeral Toloa, Pimpinan SKPD, Seluruh Kepala Puskesmas di Halsel, Pengurus dan Anggota Persekmi Halsel.

Dalam sambutannya, Bupati Bahrain Kasuba menyampaikan bahwa, MusyawaraH ini sangat strategis untuk pembangunan di bidang kesehatan yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan. Dia juga memberikan aprisiasi dibidang kesehatan karena saat ini bidang Kesehatan telah mengembangkan suatu prestasi yang sangat luar biasa dan ini tidak akan berakhir sampa disini karena akan terus dipertahankan.

Lanjut Bupati, saat ini pemerintah juga sedang gencar memberantas penyakit Stunting, agar wabah-wabah penyakit ini tidak ada lagi di Kabupaten Halmahaera Selatan.

“Saya selaku pelindung akan tetap memperhatikan dan melindungi semua program-program dibidang Kesehatan,” jelas Bupati

Mantan Ketua DPRD dua Periode di Kabupaten Halsel ini juga menegaskan, untuk tahun 2021 Halsel bebas dari Malaria dan Stunting.

Sebelumnya, ketua Persakmi Kabupaten Halsel, Chaeril Toloa berharap kepada Pengurus Persakmi Halsel agar dapat menjadi rekan penting dalam menaungi dan menggiring pembangunan di bidang kesehatan, baik secara nasional maupun regional untuk wilayah yang ada di Halsel. Kemudian diharapkan kepada para Sarjana Kesehatan, harus bisa menjadi mitra yang baik dengan masyarakat agar dapat mendorong pembangunan dalam bidang kesehatan yang ada di Halsel, karena keberhasilan pembangunan di negara ini harus dibangun dan diimplementasikan secara bersama-sama oleh seluruh element.

“Diharapkan semua element sarjana kesehatan harus bergandeng tangan dan bahu-membahu agar kesehatan di negara ini dapat terimplementasikan”, harapnya.

Pada kesempatan yang sama pula, Ketua Persakmi Provinsi Maluku Utara, Abdul Majid Dano mengucapkan terimah kasih karena Kabupaten Halmahera Selatan sudah dua kali menyelanggarakan Musyawara ini. Dirinya juga mengatakan bahwa, Kabupaten Halmahera Selatan merupakan  kabupaten yang pertama kalinya membentuk pengurus Persakmi dari 10 Kabupaten Kota yang ada Provinsi Maluku Utara.

“Kami dari Provinsi memberikan apresasi kepada pengurus Persakmi Halsel, karena ini merupakan suatu kebanggan tersendiri karena dapat membantu kami,”kata Abdul.

Abdul juga mengatakan bahwa, Persakmi tidak bisa berdiri sendiri, perlu ada kerja sama dengan pemerintah daerah. sehinggga Persakmi Provinsi maupun Kabupaten akan membantu pemerintah daerah dibidang kesehatan.

“Kami berharap di Negara ini, khususnya di daerah-daerah, agar organisasi-organisasi Kesehatan bisa berada dalam suatu wadah yang besar untuk bisa bekerja sama dengan baik dan harmonis untuk mengembangkan kesehatan di negeri ini, “harap Ketua Persekmi Malut.

Sementara itu, Ketua Persakmi Pusat dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini Persakmi sudah berdiri di 32 Provinsi yang ada di Indonesia, dan hampir setiap tahunnya pihaknya selalu melakukan kunjungan diwilayah-wilayah untuk dapat melihat dan melakukan pembinaan, serta membentuk penggurus Persakmi baru dan melihat program-program yang telah dikerjakan.

Ia juga menyampaikan bahwa program yang telah diprioritaskan dan diluncurkan pada saat ini adalah mengembangkan satu desa satu Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM), untuk dapat mengawal program-Program UKM. Kemudian pada saat ini menurutnya telah terjadi beberapa kendala-Kendala dan berbagai cakupan yang menyangkut UKM, olehnya itu Pihak Kementrian Kesehatan bersama semua pihak kesehatan telah menggagas sebuah layanan baru yang disebut Layanan Balai Kesehatan (LBK).

“Semoga UKM ini juga dapat berjalan diseluruh Kabupaten Kota,” harapnya.

Perlu diketahui Perhimpunan Sarjana dan Profisionalis Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) adalah tempat berkumpulnya teman-teman yang telah mencicipi ilmu Kesehatan Masyarakat pada jenjang pendidikan S1.

Rep/Red : (Bur)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER