Calon Peserta Diklat Bela Negara Periksa Kesehatan

i-malut.com, TOBELO – Badan Kesbang Linmas Pemkab Halut bekerja sama dengan Kodim 1508/Tobelo, Sabtu 14/04/2018 kemarin, melaksanakan apel pengecekan dan Pemeriksaan Kesehatan calon Peserta Diklat Pembina Kader Bela Negara (Belneg) angkatan ke – 3 Kab. Halut tahun 2018, bertempat di Makoramil 1508-02/Galela, Desa Togawa, Kecamatan Galela Selatan, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara.

Untuk diketahui, Bela negara dapat diwujudkan melalui penguatan karakter diri dalam berkepribadian, berbudaya serta menjunjung tinggi rasa cinta kepada tanah air. Karena itu semangat bela negara jangan diartikan sebagai gerakan wajib militer atau militerisasi, akan tetap lebih kepada upaya membangun sikap anak negeri untuk menyadari hak dan kewajibannya bagi negara.

Dalam kegiatan tersebut, dilaksanakan Pengecekan calon Peserta serta Pemeriksaan Kesehatan oleh Tim Detasemen Kesehatan Wilayah 16.04.01 Rumkit TK 16.07.01 Ternate Pos Kes Tobelo.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kaban Kesbang Linmas Pemkab Halut Drs. Wenas Rompis, Pasi Ops Dim 1508/Tbl Kapten Arh Mohamad Ali, Camat Galsel Bpk Idhan Noh,S. Ag serta para Kades.

“terima kasih kepada adik-adik sekalian yang sudah memberanikan diri ikut menjadi peserta Belneg ini”. ucap Pasi Ops Dim 1508/Tobelo Kapten Arh Mohamad Ali

“Kegiatan Diklat akan dibuka pada hari Senin tangga 16 April 2018”, ujarnya.

Sementara Kaban Kesbang Linmas Pemkab Halut Drs. Wenas Rompis mengatakan, pembukaan kegiatan Diklat ini akan di laksanakan pada hari Senin tanggal 16 April 2018 sampai dengan hari Sabtu tanggal 21 April 2018,

“Untuk itu saya harapkan peserta Diklat sekalian dapat mempersiapkan diri dengan baik, sehingga dapat mengikuti kegiatan dengan maksimal”, ungkapnya.

Komendan Kodim 1508/Tobelo Letkol Kav Tri Sugiarto mengatakan, sebagai Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang baik, maka tentunya harus mengerti akan hak dan kewajiban sebagai warga negara. Dalam upaya pembelaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dicintai dari setiap ancaman baik yang datang dari luar maupun dari dalam negeri sebagaimana yang terdapat dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Perlu diingatkan kembali bahwa berdasarkan konstitusi, dikatakan bahwa setiap Warga Negara Indonesia yang bertempat tinggal di wilayah administrasi negara, organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi maupun seluruh lapisan masyarakat mempunyai kewajiban dan hak yang sama dalam usaha pembelaan negara. Dengan demikian diyakini bahwa tanpa adanya kesadaran yang tumbuh dari dalam hati nurani maka jiwa Nasionalisme dan rasa Kebangsaan serta kepedulian dalam usaha pembelaan negara tidak akan pernah ada”, kata Dandim.

Rep/Red : (Roby)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Hadiri Giat Kementrian Agama, Ketum Sinode ke Morotai

Tobelo — Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Di Halmahera (GMIH), Pdt. Demianus Ice, usai mendampingi Kapolda Malut dalam kegiatan Vaksinasi Rabu kemarin di Uniera Tobelo, kini sempatkan waktu berkunjung...

KPPD Desa Gosoma, Minta Pemda Halut Bertanggung Jawab

Tobelo — Komunitas Pemuda Pemerhati Desa (KPPD) Gosoma Kecamatan Tobelo, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara (Halut), bertanggung jawab atas proses Pilkades yang berlangsung di desa setempat. Informasi disampaikan langsung...

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Calon Peserta Diklat Bela Negara Periksa Kesehatan

i-malut.com, TOBELO – Badan Kesbang Linmas Pemkab Halut bekerja sama dengan Kodim 1508/Tobelo, Sabtu 14/04/2018 kemarin, melaksanakan apel pengecekan dan Pemeriksaan Kesehatan calon Peserta Diklat Pembina Kader Bela Negara (Belneg) angkatan ke – 3 Kab. Halut tahun 2018, bertempat di Makoramil 1508-02/Galela, Desa Togawa, Kecamatan Galela Selatan, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara.

Untuk diketahui, Bela negara dapat diwujudkan melalui penguatan karakter diri dalam berkepribadian, berbudaya serta menjunjung tinggi rasa cinta kepada tanah air. Karena itu semangat bela negara jangan diartikan sebagai gerakan wajib militer atau militerisasi, akan tetap lebih kepada upaya membangun sikap anak negeri untuk menyadari hak dan kewajibannya bagi negara.

Dalam kegiatan tersebut, dilaksanakan Pengecekan calon Peserta serta Pemeriksaan Kesehatan oleh Tim Detasemen Kesehatan Wilayah 16.04.01 Rumkit TK 16.07.01 Ternate Pos Kes Tobelo.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kaban Kesbang Linmas Pemkab Halut Drs. Wenas Rompis, Pasi Ops Dim 1508/Tbl Kapten Arh Mohamad Ali, Camat Galsel Bpk Idhan Noh,S. Ag serta para Kades.

“terima kasih kepada adik-adik sekalian yang sudah memberanikan diri ikut menjadi peserta Belneg ini”. ucap Pasi Ops Dim 1508/Tobelo Kapten Arh Mohamad Ali

“Kegiatan Diklat akan dibuka pada hari Senin tangga 16 April 2018”, ujarnya.

Sementara Kaban Kesbang Linmas Pemkab Halut Drs. Wenas Rompis mengatakan, pembukaan kegiatan Diklat ini akan di laksanakan pada hari Senin tanggal 16 April 2018 sampai dengan hari Sabtu tanggal 21 April 2018,

“Untuk itu saya harapkan peserta Diklat sekalian dapat mempersiapkan diri dengan baik, sehingga dapat mengikuti kegiatan dengan maksimal”, ungkapnya.

Komendan Kodim 1508/Tobelo Letkol Kav Tri Sugiarto mengatakan, sebagai Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang baik, maka tentunya harus mengerti akan hak dan kewajiban sebagai warga negara. Dalam upaya pembelaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dicintai dari setiap ancaman baik yang datang dari luar maupun dari dalam negeri sebagaimana yang terdapat dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Perlu diingatkan kembali bahwa berdasarkan konstitusi, dikatakan bahwa setiap Warga Negara Indonesia yang bertempat tinggal di wilayah administrasi negara, organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi maupun seluruh lapisan masyarakat mempunyai kewajiban dan hak yang sama dalam usaha pembelaan negara. Dengan demikian diyakini bahwa tanpa adanya kesadaran yang tumbuh dari dalam hati nurani maka jiwa Nasionalisme dan rasa Kebangsaan serta kepedulian dalam usaha pembelaan negara tidak akan pernah ada”, kata Dandim.

Rep/Red : (Roby)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER