BPJS Pulau Morotai, Satu-Satunya di Malut yang Mendapat Predikat Universal Healt Care dari WHO

i-malut.com, MOROTAI – Bupati Kabupaten Pulau Morotai, Benny Laos, melakukan terobosan luar biasa, dalam menjemput program pemerintah pusat di bidang kesehatan yakni memberikan jaminan sosial terhadap masyarakatnya di Morotai.

Bupati yang baru dilantik kurang lebih sepuluh bulan lalu, bergerak cepat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan gratis lewat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Keseriusan Bupati ini dibuktikan lewat Dinas Kesehatan Pulau Morotai untuk melakukan penjaringan peserta BPJS kesehatan secara maksimal. Langkah ini pun berbuah manis, karena program BPJS yang baru diluncurkan pada bulan desember tahun 2017 lalu, tapi telah berhasil menjaring dengan persentase sangat besar.

“Kita baru luncurkan program BPJS ini di bulan desember tahun lalu, tapi pada bulan april tahun ini kita sudah capai 97,8% dari jumlah penduduk morotai sekitar 72 ribu orang lebih” jelas Kadis Kesehatan Pulau Morotai, Victor Palimbong, diruang kerjanya, Rabu (18/4/2018).

Dia juga menambahkan “targetnya pada bulan mei kita sudah capai 100 %”

Lanjut victor, untuk menunjang program BPJS ini, Pemda Morotai lewat Dinas Kesehatan menganggarkan dana pendamping lewat APBD 2018 sebesar 1 milyar.

“Tujuan dari biaya pendamping ini adalah untuk membiayai pasien yang di rujuk ke luar Pulau Morotai, selain itu pendamping atau pengantar pasien juga kita biayai pakai dana ini, dan ini sudah berjalan karena anggaran ini kita pasang di DPA RSUD”. ungkapnya.

Ketika disinggung cukup atau tidak anggaran pendamping untuk pelayanan saat ini, Kadis Kesehatan yang enerjik ini mengatakan cukup.

“Untuk anggaran pendamping saat ini cukup, namun anggaran akan mengikuti jumlah peserta BPJS, ketika kita capai 100% nanti otomatis anggaran pendampingnya akan kita naikkan. pada perubahan anggaran tahun ini kita usulkan untuk di naikkan 3 milyar” ujar Victor

Untuk itu Victor berharap, dengan adanya program ini, masyarakat Morotai dapat mempergunakannya sebaik mungkin. Kata Dia, Kesempatan berobat gratis ini harus betul-betul dimanfaatkan, karena pemegang BPJS ini dimanapun dia berada bisa digunakan untuk berobat.

“Jadikan BPJS ini ibarat suami, istri atau anak anda agar kemana saja anda pergi anda tidak perna meninggalkannya”. celoteh victor, mengakhiri komentarnya

Rep/Red : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

BPJS Pulau Morotai, Satu-Satunya di Malut yang Mendapat Predikat Universal Healt Care dari WHO

i-malut.com, MOROTAI – Bupati Kabupaten Pulau Morotai, Benny Laos, melakukan terobosan luar biasa, dalam menjemput program pemerintah pusat di bidang kesehatan yakni memberikan jaminan sosial terhadap masyarakatnya di Morotai.

Bupati yang baru dilantik kurang lebih sepuluh bulan lalu, bergerak cepat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan gratis lewat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Keseriusan Bupati ini dibuktikan lewat Dinas Kesehatan Pulau Morotai untuk melakukan penjaringan peserta BPJS kesehatan secara maksimal. Langkah ini pun berbuah manis, karena program BPJS yang baru diluncurkan pada bulan desember tahun 2017 lalu, tapi telah berhasil menjaring dengan persentase sangat besar.

“Kita baru luncurkan program BPJS ini di bulan desember tahun lalu, tapi pada bulan april tahun ini kita sudah capai 97,8% dari jumlah penduduk morotai sekitar 72 ribu orang lebih” jelas Kadis Kesehatan Pulau Morotai, Victor Palimbong, diruang kerjanya, Rabu (18/4/2018).

Dia juga menambahkan “targetnya pada bulan mei kita sudah capai 100 %”

Lanjut victor, untuk menunjang program BPJS ini, Pemda Morotai lewat Dinas Kesehatan menganggarkan dana pendamping lewat APBD 2018 sebesar 1 milyar.

“Tujuan dari biaya pendamping ini adalah untuk membiayai pasien yang di rujuk ke luar Pulau Morotai, selain itu pendamping atau pengantar pasien juga kita biayai pakai dana ini, dan ini sudah berjalan karena anggaran ini kita pasang di DPA RSUD”. ungkapnya.

Ketika disinggung cukup atau tidak anggaran pendamping untuk pelayanan saat ini, Kadis Kesehatan yang enerjik ini mengatakan cukup.

“Untuk anggaran pendamping saat ini cukup, namun anggaran akan mengikuti jumlah peserta BPJS, ketika kita capai 100% nanti otomatis anggaran pendampingnya akan kita naikkan. pada perubahan anggaran tahun ini kita usulkan untuk di naikkan 3 milyar” ujar Victor

Untuk itu Victor berharap, dengan adanya program ini, masyarakat Morotai dapat mempergunakannya sebaik mungkin. Kata Dia, Kesempatan berobat gratis ini harus betul-betul dimanfaatkan, karena pemegang BPJS ini dimanapun dia berada bisa digunakan untuk berobat.

“Jadikan BPJS ini ibarat suami, istri atau anak anda agar kemana saja anda pergi anda tidak perna meninggalkannya”. celoteh victor, mengakhiri komentarnya

Rep/Red : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER