Pemda Morotai Peringati Peristiwa Isra Mi’raj

i-malut.com, MOROTAI – Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1439 H/2018 M. bertempat di aula kantor Bupati Pulau Morotai. mengusung tema: Kita tingkatkan iman dan taqwa menuju Morotai yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur.

Hadir dalam dalam acara ini yakni Wakil Bupati Pulau Morotai, Sekda Pulau Morotai, para Kepala Dinas, Kepala Kemenag Pulau Morotai, para pimpinan forkompimda, tokoh masyarakat dan tokoh agama serta BKMT pulau morotai.

Sambutan awal disampaikan oleh kepala Kemenag pulau morotai, M Qubais Baba, S.Ag. menurutnya inti dari acara ini adalah tentang sholat, untuk itu dia mengajak agar selalu mengajar anak-anak kita untuk taat mendirikan sholat. karena disitulah mental dan moral anak-anak kita terbentuk.

Sambutan kedua disampaikan oleh Wakil Bupati Pulau Morotai. membuka sambutannya, Wabub menyentil perjuangan Kabupaten Pulau Morotai, untuk mengenang kepergian almarhum Lukman Badjak, mantan camat saat itu dan turut mendukung perjuangan masyarakat.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada almarhum Lukman Badjak, Pak Djon yang mewakili Kapolres dan seluruh masyarakat, karena atas perjuangan bersama hari kita nikmati hasilnya” jelas.

Wakil Bupati juga menyentil soal tema, “Morotai yang Baldatun Thaibatun Wa Rabbun Ghafur” adalah menuju morotai yang maju sejahtera dan makmur. tetapi kalau rakyatnya di jalimi bagaimana suatu negeri mau maju.

“Judi togel merajalela, kekuasaan yang semena mena, kesombongan, ini adalah bentuk kezaliman, untuk itu acara ini jangan hanya sebatas serimonial, tetapi input yang kita terima dari hikmah yang disampaikan dapat tertanam iman yang kuat pada diri kita”tegasnya.

tambahnya “fondasi pembangunan sala satunya adakah pembangunan keagamaan, ini yang selalu kita jaga bersama”

Selanjutnya masuk pada hikmah Isra Mi’raj yang di sampaikan oleh Al-Ustad Drs Muhammad Abdulah.

Dalam menyampaikan hikmah Isra Mi’raj, Ustat Muhammad menyampaikan, Peristiwa Isra Mi’raj terbagi dalam 2 peristiwa yang berbeda. Dalam Isra, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam “diberangkatkan” oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa. Lalu dalam Mi’raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini Beliau mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu.

Bagi umat Islam, peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang berharga, karena ketika inilah salat lima waktu diwajibkan, dan tidak ada Nabi lain yang mendapat perjalanan sampai ke Sidratul Muntaha seperti ini.

Menurut Ustad Muhammad Abdulah, dalam hikmahnya bila makna sholat kita bawa ke tempat kerja kita, apapun jabatan kita miliki, kita tidak akan sombong, kita tidak akan menjalimi orang lain, karena sholat mengajarkan kita menjadi taat.

Acara peringatan peristiwa Isra Mi’raj ini diahiri dengan pembacaan do’a oleh ketua MUI Kabupaten Pulau Morotai, Hi Arsad Haya.

Rep/Red : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Hadiri Giat Kementrian Agama, Ketum Sinode ke Morotai

Tobelo — Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Di Halmahera (GMIH), Pdt. Demianus Ice, usai mendampingi Kapolda Malut dalam kegiatan Vaksinasi Rabu kemarin di Uniera Tobelo, kini sempatkan waktu berkunjung...

KPPD Desa Gosoma, Minta Pemda Halut Bertanggung Jawab

Tobelo — Komunitas Pemuda Pemerhati Desa (KPPD) Gosoma Kecamatan Tobelo, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara (Halut), bertanggung jawab atas proses Pilkades yang berlangsung di desa setempat. Informasi disampaikan langsung...

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Pemda Morotai Peringati Peristiwa Isra Mi’raj

i-malut.com, MOROTAI – Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1439 H/2018 M. bertempat di aula kantor Bupati Pulau Morotai. mengusung tema: Kita tingkatkan iman dan taqwa menuju Morotai yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur.

Hadir dalam dalam acara ini yakni Wakil Bupati Pulau Morotai, Sekda Pulau Morotai, para Kepala Dinas, Kepala Kemenag Pulau Morotai, para pimpinan forkompimda, tokoh masyarakat dan tokoh agama serta BKMT pulau morotai.

Sambutan awal disampaikan oleh kepala Kemenag pulau morotai, M Qubais Baba, S.Ag. menurutnya inti dari acara ini adalah tentang sholat, untuk itu dia mengajak agar selalu mengajar anak-anak kita untuk taat mendirikan sholat. karena disitulah mental dan moral anak-anak kita terbentuk.

Sambutan kedua disampaikan oleh Wakil Bupati Pulau Morotai. membuka sambutannya, Wabub menyentil perjuangan Kabupaten Pulau Morotai, untuk mengenang kepergian almarhum Lukman Badjak, mantan camat saat itu dan turut mendukung perjuangan masyarakat.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada almarhum Lukman Badjak, Pak Djon yang mewakili Kapolres dan seluruh masyarakat, karena atas perjuangan bersama hari kita nikmati hasilnya” jelas.

Wakil Bupati juga menyentil soal tema, “Morotai yang Baldatun Thaibatun Wa Rabbun Ghafur” adalah menuju morotai yang maju sejahtera dan makmur. tetapi kalau rakyatnya di jalimi bagaimana suatu negeri mau maju.

“Judi togel merajalela, kekuasaan yang semena mena, kesombongan, ini adalah bentuk kezaliman, untuk itu acara ini jangan hanya sebatas serimonial, tetapi input yang kita terima dari hikmah yang disampaikan dapat tertanam iman yang kuat pada diri kita”tegasnya.

tambahnya “fondasi pembangunan sala satunya adakah pembangunan keagamaan, ini yang selalu kita jaga bersama”

Selanjutnya masuk pada hikmah Isra Mi’raj yang di sampaikan oleh Al-Ustad Drs Muhammad Abdulah.

Dalam menyampaikan hikmah Isra Mi’raj, Ustat Muhammad menyampaikan, Peristiwa Isra Mi’raj terbagi dalam 2 peristiwa yang berbeda. Dalam Isra, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam “diberangkatkan” oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa. Lalu dalam Mi’raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini Beliau mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu.

Bagi umat Islam, peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang berharga, karena ketika inilah salat lima waktu diwajibkan, dan tidak ada Nabi lain yang mendapat perjalanan sampai ke Sidratul Muntaha seperti ini.

Menurut Ustad Muhammad Abdulah, dalam hikmahnya bila makna sholat kita bawa ke tempat kerja kita, apapun jabatan kita miliki, kita tidak akan sombong, kita tidak akan menjalimi orang lain, karena sholat mengajarkan kita menjadi taat.

Acara peringatan peristiwa Isra Mi’raj ini diahiri dengan pembacaan do’a oleh ketua MUI Kabupaten Pulau Morotai, Hi Arsad Haya.

Rep/Red : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER