Hari Terakhir Ujian Praktek, SD Peteley Pilih Tarian Lalayon Sebagai Ketrampilan Budaya

i-malut.com, MABA – Sekolah Dasar (SD) Inpres Peteley Gelar Ujian Praktek (UP) Hari Terakhir dengan mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan (SBK) yang diikuti oleh 20 Siswa. Sabtu (21/4/2018).

Kepala Sekolah (Kepsek) SD Inpres Peteley Nurhayati Abd Latif kepada i-malut.com  mengatakan bahwa, Ujian yang berlangsung sejak hari Rabu tanggal 18 kemarin hingga saat ini berjalan aman dan tidak terkendala baik itu pada tahapan persiapan hingga pelaksanaan.

“Ujian Praktek ini di mulai dari hari Rabu dan terakhir hari ini aman-aman saja dan sampai saat ini belum ada kendala mulai dari tahap persiapan sampai pada pelaksanaan” tukasnya

Dengan melihat bakat dan minat siswa pada pelaksanaan UP tersebut, pihaknya memilih tarian Lalayon sebagai keterampilan budaya yang akan dipraktekkan oleh para siswa karena menurutnya banyak para Siswa yang memiliki bakat dan minat di bidang tersebut.

“Kami memilih tarian Lalayon sebagai keterampilan budaya karena anak-anak banyak punya bakat dan keahlian dalam hal menari Lalayon” ujarnya

Lanjut Ati sapaan Nurhayati Abd Latif, keterampilam Budaya Khususnya Tarian Lalayon ini juga suda di muat dalam kurikulum Sekolah sehingga setiap tahunnya pada pelaksanaan UP, pihak sekolah selalu menggelar tarian tersebut.

“Lalayon ini sudah ada di Kurikulum sekolah dan tiap tahun pada UP kita adakan keterampilan yang serupa”. katanya

Lebih Lanjut kata Dia, dalam pelaksanaan UP tersebut khususnya mata pelajaran SBK, tarian Lalayon juga mendapat dukungan dan respon yang baik dari orang Tua Murid sehingga siswa juga punya semangat pada hari terakhir pelaksana UP dan hasilnya seperti yang harapkan.

“Baik orang Tua maupun Siswa merespon dengan baik dan anak-anak juga bersemangat mau bekerja sama sehingga pada hari terakhir ini semua berjalan sebagai mana yang di rencanakan”. jelasnya

Dengan demikian pihaknya berharap agar pada pelaksanaan Ujian Sekolah (US) dan Ujian Nasiona (UN) dapat berjalan lancar seperti pada pelaksanaan UP.

“Harapannya jangan hanya sukses di ujian praktek tapi sampai pada ujian Nasional nanti dan lancar”. tutupnya

Terpisah salah satu orang tua wali, Nurjia Hi Rajab, ketika di wawancarai wartawan mengatakan “kami dari orang tua sangat senang kalau anak-anak bisa menari lalayon karena selain sebagai keterampilan untuk nilai para siswa juga sebagai upaya untuk memperkenalkan Budaya Kita pada anak-anak”. ucapnya.

Foto bersama para guru, orang tua wali dan siswa siswi SD Inpres Peteley (21/4/2018)

Rep/Red : (All)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Hari Terakhir Ujian Praktek, SD Peteley Pilih Tarian Lalayon Sebagai Ketrampilan Budaya

i-malut.com, MABA – Sekolah Dasar (SD) Inpres Peteley Gelar Ujian Praktek (UP) Hari Terakhir dengan mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan (SBK) yang diikuti oleh 20 Siswa. Sabtu (21/4/2018).

Kepala Sekolah (Kepsek) SD Inpres Peteley Nurhayati Abd Latif kepada i-malut.com  mengatakan bahwa, Ujian yang berlangsung sejak hari Rabu tanggal 18 kemarin hingga saat ini berjalan aman dan tidak terkendala baik itu pada tahapan persiapan hingga pelaksanaan.

“Ujian Praktek ini di mulai dari hari Rabu dan terakhir hari ini aman-aman saja dan sampai saat ini belum ada kendala mulai dari tahap persiapan sampai pada pelaksanaan” tukasnya

Dengan melihat bakat dan minat siswa pada pelaksanaan UP tersebut, pihaknya memilih tarian Lalayon sebagai keterampilan budaya yang akan dipraktekkan oleh para siswa karena menurutnya banyak para Siswa yang memiliki bakat dan minat di bidang tersebut.

“Kami memilih tarian Lalayon sebagai keterampilan budaya karena anak-anak banyak punya bakat dan keahlian dalam hal menari Lalayon” ujarnya

Lanjut Ati sapaan Nurhayati Abd Latif, keterampilam Budaya Khususnya Tarian Lalayon ini juga suda di muat dalam kurikulum Sekolah sehingga setiap tahunnya pada pelaksanaan UP, pihak sekolah selalu menggelar tarian tersebut.

“Lalayon ini sudah ada di Kurikulum sekolah dan tiap tahun pada UP kita adakan keterampilan yang serupa”. katanya

Lebih Lanjut kata Dia, dalam pelaksanaan UP tersebut khususnya mata pelajaran SBK, tarian Lalayon juga mendapat dukungan dan respon yang baik dari orang Tua Murid sehingga siswa juga punya semangat pada hari terakhir pelaksana UP dan hasilnya seperti yang harapkan.

“Baik orang Tua maupun Siswa merespon dengan baik dan anak-anak juga bersemangat mau bekerja sama sehingga pada hari terakhir ini semua berjalan sebagai mana yang di rencanakan”. jelasnya

Dengan demikian pihaknya berharap agar pada pelaksanaan Ujian Sekolah (US) dan Ujian Nasiona (UN) dapat berjalan lancar seperti pada pelaksanaan UP.

“Harapannya jangan hanya sukses di ujian praktek tapi sampai pada ujian Nasional nanti dan lancar”. tutupnya

Terpisah salah satu orang tua wali, Nurjia Hi Rajab, ketika di wawancarai wartawan mengatakan “kami dari orang tua sangat senang kalau anak-anak bisa menari lalayon karena selain sebagai keterampilan untuk nilai para siswa juga sebagai upaya untuk memperkenalkan Budaya Kita pada anak-anak”. ucapnya.

Foto bersama para guru, orang tua wali dan siswa siswi SD Inpres Peteley (21/4/2018)

Rep/Red : (All)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER