Bupati Halsel Keluarkan Dua Instruksi Bidang Kesehatan

i-malut.com, LABUHA – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Bahrain Kasuba, terus berupaya meningkatkan program Kesehatan masyarakat sehingga terbebas dari segala macam penyakit.

Olehnya itu, Bupati Halsel mengeluarkan Instruksi Bupati Nomor 1 Tahun 2018 tentang Pembentukan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) dan Instruksi Bupati Nomor 2 Tahun 2018 tentang Gerakan Donor Darah, serta Program Imunisasi,  yang dibacakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Halsel, Ahmad Rajak, pada saat Peringatan Hari Malaria Sedunia, yang digelar di Aula Kantor Bupati, Rabu, (25/04/18).

Kepala Dinas Kesehatan Halsel, Ahmad Rajak pada saat membacakan Instruksi Bupati tersebut, menyampaikan dalam rangka mengoptimalkan upaya Penyakit Tidak Menular (PTM), khusunya kegiatan deteksi dini/Skrining Faktor Resiko PTM di SKPD, melalui Posbindu. Posbindu PTM di SKPD adalah kegiatan monitoring dan deteksi dini  faktor resiko PTM terintegrasi serta ganguan akibat kerja, yang dikelola oleh tempat kerja melalui pembinaan terpadu kepada staf di Instansi unit kerja.

Selanjutnya untuk Instruksi Bupati terkait Gerakan Donor Darah, Ahmad Rajak menambahkan dalam rangka penyembuhkan penyakit dan pemulihan, ketersediaan darah sangat dibutuhkan, sehingga mudah diakses serta bisa terjangkau oleh Masyarakat Halsel dalam hal pelayanan darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha, karena RSUD sering mengalami kekosongan stok, maka dibutuhkan peningkatan donor darah untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Pada kesempatan yang sama Bupati Halsel menghimbau untuk Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) agar dapat dibentuk di setiap SKPD.

“ASN dan PTT dapat dipantau Kesehatannya serta faktor risikonya sedini mungkin sehingga dapat lebih awal dilakukan pencegahan sebelum timbulnya penyakit tidak menular seperti Diabetes, Hipertensi, Jantung dan sebagainya”. ujarnya

Disamping itu, Bahrain juga mengatakan bahwa, semua ASN dan Masyarakat dapat menjalankan gerakan membantu sesama melalui donor darah secara rutin setiap tiga bulan sekali.

“Donor darah sesungguhnya sangat menyehatkan dan dapat mencegah penyakit jantung, “ungkap Bupati.

Sementara itu tentang instruksi imunisasi, orang nomor satu di Halsel ini menekankan pentingnya imunisasi bagi anak-anak yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan. Dirinya berharap pada bulan Agustus hingga September nanti semua anak usia 9 bulan sampai 15 tahun akan di Imunisasi Campak dan Rubella.

“Mari Kita suarakan gerakan Imunisasi ini agar anak kita berkembang lebih sehat dan cerdas bebas dari penyakit”, harap Bahrain.

Rep/Red : (Bur)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

Babinsa Fuata ikut Sosialisasikan Filariasis ke Warga Desa

Sanana -- Baru-baru ini Bintara Pemuda Desa (Babinsa), di Desa Fuata-Kec. Sulabesi Selatan, Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Serda. Yusran Fataruba ikut mensosialisasikan penyakit Kaki Gajah (Filariasis) kepada Masyarakat Desa,...

Akhirnya Pemprov Malut Hentikan Proses Produksi Dilokasi Smelter...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), ditanggapi serius oleh Pemprov melalui Dinas Tenaga...

KASN sebut mutasi massal pejabat di Sula sebagai...

Sanana -- Komisi Aparatur Sipil Negara atau KASN akhirnya angkat bicara terkait mutasi massal yang dilakukan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM). Sumardi, S.E., M.Si asisten Komisioner KASN...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Bupati Halsel Keluarkan Dua Instruksi Bidang Kesehatan

i-malut.com, LABUHA – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Bahrain Kasuba, terus berupaya meningkatkan program Kesehatan masyarakat sehingga terbebas dari segala macam penyakit.

Olehnya itu, Bupati Halsel mengeluarkan Instruksi Bupati Nomor 1 Tahun 2018 tentang Pembentukan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) dan Instruksi Bupati Nomor 2 Tahun 2018 tentang Gerakan Donor Darah, serta Program Imunisasi,  yang dibacakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Halsel, Ahmad Rajak, pada saat Peringatan Hari Malaria Sedunia, yang digelar di Aula Kantor Bupati, Rabu, (25/04/18).

Kepala Dinas Kesehatan Halsel, Ahmad Rajak pada saat membacakan Instruksi Bupati tersebut, menyampaikan dalam rangka mengoptimalkan upaya Penyakit Tidak Menular (PTM), khusunya kegiatan deteksi dini/Skrining Faktor Resiko PTM di SKPD, melalui Posbindu. Posbindu PTM di SKPD adalah kegiatan monitoring dan deteksi dini  faktor resiko PTM terintegrasi serta ganguan akibat kerja, yang dikelola oleh tempat kerja melalui pembinaan terpadu kepada staf di Instansi unit kerja.

Selanjutnya untuk Instruksi Bupati terkait Gerakan Donor Darah, Ahmad Rajak menambahkan dalam rangka penyembuhkan penyakit dan pemulihan, ketersediaan darah sangat dibutuhkan, sehingga mudah diakses serta bisa terjangkau oleh Masyarakat Halsel dalam hal pelayanan darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha, karena RSUD sering mengalami kekosongan stok, maka dibutuhkan peningkatan donor darah untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Pada kesempatan yang sama Bupati Halsel menghimbau untuk Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) agar dapat dibentuk di setiap SKPD.

“ASN dan PTT dapat dipantau Kesehatannya serta faktor risikonya sedini mungkin sehingga dapat lebih awal dilakukan pencegahan sebelum timbulnya penyakit tidak menular seperti Diabetes, Hipertensi, Jantung dan sebagainya”. ujarnya

Disamping itu, Bahrain juga mengatakan bahwa, semua ASN dan Masyarakat dapat menjalankan gerakan membantu sesama melalui donor darah secara rutin setiap tiga bulan sekali.

“Donor darah sesungguhnya sangat menyehatkan dan dapat mencegah penyakit jantung, “ungkap Bupati.

Sementara itu tentang instruksi imunisasi, orang nomor satu di Halsel ini menekankan pentingnya imunisasi bagi anak-anak yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan. Dirinya berharap pada bulan Agustus hingga September nanti semua anak usia 9 bulan sampai 15 tahun akan di Imunisasi Campak dan Rubella.

“Mari Kita suarakan gerakan Imunisasi ini agar anak kita berkembang lebih sehat dan cerdas bebas dari penyakit”, harap Bahrain.

Rep/Red : (Bur)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER