Screening Calon Anggota BPD Desa Pangeo Syarat Kepentingan

i-malut.com, MOROTAI – Screening atau penyaringan calon anggota BPD desa Pangeo, Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai diduga kuat ada permainan kotor atau praktek kong kalikong didalamnya.

Sikon mencolok ini membuat tokoh masyarakat Desa Pangeo, Kasri Piga, menyoal kinerja dari Panitia Seleksi.

Lewat WA, Kasri menghubungi i-malut.com, Rabu (25/4/2018). Menurutnya, diduga kuat ada permainan Camat Morotai Utara dan Sekcam bersama Pansel dalam seleksi ini.

“Karena saat screening tanggal 12 april di Kec Morotai Jaya, yang hadir ikut screening calon anggota BPD untuk desa Pangeo 7 orang, dari 9 orang yang terdaftar sebagai calon anggota BPD dan Camat Morja, Madelu, sudah mengumumkn saat screening berlansung, bahwa yang tidak hadir pada screening tanggal 12 nanti langsung dinyatakan gugur” urainya.

Anehnya tambah Kasri, Kamarudin yang hadir mengikuti screening justru diumumkan tidak lulus seleksi. sementara ada dua orang yang tidak hadir justru lulus seleksi.

“Ini adalah bentuk permainan yang sangat tidak wajar dan memalukan” sembur Kasri.

Bentuk kecurangan yang dipraktikkan ini memicu kemarahan masyarakat yang mendukung Kamarudin Martora, sehingga melakukan protes ke kantor Desa dan Camat.

Sebagai tokoh masyarakat, Kasri mengecam dan menolak keras hasil screening yang penuh KKN yang diputuskan Camat Morja bersama Tim screening tersebut.

“Diduga kuat ada permainan Camat (tim skrening kecamatan) bersama oknum panitia penjaringn calon BPD Desa Pangeo, karena itu indenpendensi Camat Morja selaku kepala pemerintahan kecamatan dipertanyakan” tegas Kasri.

Rep/Red (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Hadiri Giat Kementrian Agama, Ketum Sinode ke Morotai

Tobelo — Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Di Halmahera (GMIH), Pdt. Demianus Ice, usai mendampingi Kapolda Malut dalam kegiatan Vaksinasi Rabu kemarin di Uniera Tobelo, kini sempatkan waktu berkunjung...

KPPD Desa Gosoma, Minta Pemda Halut Bertanggung Jawab

Tobelo — Komunitas Pemuda Pemerhati Desa (KPPD) Gosoma Kecamatan Tobelo, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara (Halut), bertanggung jawab atas proses Pilkades yang berlangsung di desa setempat. Informasi disampaikan langsung...

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Screening Calon Anggota BPD Desa Pangeo Syarat Kepentingan

i-malut.com, MOROTAI – Screening atau penyaringan calon anggota BPD desa Pangeo, Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai diduga kuat ada permainan kotor atau praktek kong kalikong didalamnya.

Sikon mencolok ini membuat tokoh masyarakat Desa Pangeo, Kasri Piga, menyoal kinerja dari Panitia Seleksi.

Lewat WA, Kasri menghubungi i-malut.com, Rabu (25/4/2018). Menurutnya, diduga kuat ada permainan Camat Morotai Utara dan Sekcam bersama Pansel dalam seleksi ini.

“Karena saat screening tanggal 12 april di Kec Morotai Jaya, yang hadir ikut screening calon anggota BPD untuk desa Pangeo 7 orang, dari 9 orang yang terdaftar sebagai calon anggota BPD dan Camat Morja, Madelu, sudah mengumumkn saat screening berlansung, bahwa yang tidak hadir pada screening tanggal 12 nanti langsung dinyatakan gugur” urainya.

Anehnya tambah Kasri, Kamarudin yang hadir mengikuti screening justru diumumkan tidak lulus seleksi. sementara ada dua orang yang tidak hadir justru lulus seleksi.

“Ini adalah bentuk permainan yang sangat tidak wajar dan memalukan” sembur Kasri.

Bentuk kecurangan yang dipraktikkan ini memicu kemarahan masyarakat yang mendukung Kamarudin Martora, sehingga melakukan protes ke kantor Desa dan Camat.

Sebagai tokoh masyarakat, Kasri mengecam dan menolak keras hasil screening yang penuh KKN yang diputuskan Camat Morja bersama Tim screening tersebut.

“Diduga kuat ada permainan Camat (tim skrening kecamatan) bersama oknum panitia penjaringn calon BPD Desa Pangeo, karena itu indenpendensi Camat Morja selaku kepala pemerintahan kecamatan dipertanyakan” tegas Kasri.

Rep/Red (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER